you're reading...
Accounting Information System

TUGAS SIA II (PEMBAYARAN SECARA ELEKTRONIK)

Buatlah penelitian mengenai berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, cyber cash, kartu kredit,  EFT dan lain-lain. Buatlah laporan singkat, minimal 4 halaman 1.5 spasi A4 mengenai keunggulan dan kelemahan setiap metode pembayaran elektronik. Berikan contoh implementasinya dalam perusahaan.

Tugas SIA II dikumpulkan tanggal 24 May 2011 maksimal pukul 14.00 WIB untuk semua kelas A,B,C di meja saya atau bisa langsung diposting di web ini di menu leave a comment untuk mengurangi biaya print.

TTD

Yuniarti Hidayah SP, SE., M.Bus

Accounting Dept, 1st Floor FE UIN Malang

About these ads

About yuniartihidayah

Monash University, Australia, PPAK UB Interests: Listening to music, reading, traveling, eating delicious food, and networking

Discussion

28 thoughts on “TUGAS SIA II (PEMBAYARAN SECARA ELEKTRONIK)

  1. NAMA : AHMAD FAKHRUDDIN
    NIM : 09520048

    TUGAS SIA II
    Buatlah penelitian mengenai berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, cyber cash, kartu kredit, EFT dan lain-lain. Buatlah laporan singkat, minimal 4 halaman 1.5 spasi A4 mengenai keunggulan dan kelemahan setiap metode pembayaran elektronik. Berikan contoh implementasinya dalam perusahaan.

    JAWABAN.

    1. Smart Card
    Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya Master Card atau Visa networks).
     Keunggulan smart card, antara lain:
    kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
     Keterbatasan smartcard saat ini adalah
    dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
     Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
     Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    2. Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
     Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
     Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    3. ATM (bahasa indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris: Automated Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.
     Keunggulan ATM :
    1. mempermudah transaksi
    2. Dapat mengambil uang tunai 24 jam
     Kelemahan :
    1. jika mesin ATM rusak dapat menghambat pengambilan uang
    2. Di kenai biaya atau pajak limit pengambilan.

    4. Electronic Fund Transfer (EFT)
    Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
     Kenggulan : Kelebihan teknik pembayaran EFT ini tentu saja memudahkan publisher dalam mengontrol payment history dari account na masing – masing. Sebelumnya Publisher terlebih dahulu, mengisi Data Bank yang dijadikan sebagai tujuan transfer dana
    Dengan EFT sistem ini, akan mempeercepat update data History Payment pada account AdSense, kira -kira selang beberapa hari setelah Dana ditransfer Google, History Payment pun akan diupdate.

     Contoh implementasi dalam perusahaan
    FinChannel Perdesaan ditandatangani
    PT. Finnet Indonesia (FINANET) adalah anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang sistem pembayaran elektronik. FINNAET didirikan oleh TELKOM dalam bentuk Joint Venture Company antara anak perusahaan TELKOM yaitu PT. Multimedia Nusantara (METRA) dengan PT. Mekar Prana Indah (MPI) yang sahamnya dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia (YKBI) Adapun komposisi kepemilikan antara METRA dan MPI adalah masing-masing 60% dan 40%
    Pendirian FINNET adalah langkah nyata TELKOM dalam rangka menangkap peluang pasar dalammenyediakan Layanan Sistem Pembayaran Secara Elektronik dengan menyediakanLayanan Solusi Terpadu Sistem Pembayaran Elektronik untuk Perbankan atau semuaSektor yang Berkaitan dengan Transaksi Finansial Elektronik
    Perusahaan afiliasi TelkomGroup, PT Finnet Indonesia meluncurkan produk baru layanan e-money dengan nama Mobile Cash (MC) dengan tagline “Easy Transaction in Your Hand” dan layanan FinChannel dengan tagline “One Stop Payment”. Fin@net merupakan perusahaan yang bergerak sebagai penyelenggara pembayaran secara elektronik atau electronic payment provider.
    Walden mengungkapkan sebagai electronic payment provider, Fin@net memiliki beberapa values yang terus menerus menjadi prinsip kualitas layanan yang diberikan seluruh elemen perusahaan kepada pelanggan. Values tersebut adalah Secure, Accurate, (Quick) Response, Available dan Helpful, disingkat SARAH.
    MC merupakan layanan e-money yang dapat dinikmati oleh semua pengguna telepon seluler dari berbagai operator untuk melakukan berbagai transaksi elektronik secara mudah dan aman serta dapat dilakukan kapan, dimana dan oleh siapa saja.
    Sedangkan FinChannel adalah Outlet One Stop Payment yang membuka kesempatan dan penawaran kepada siapapun untuk memperoleh tambahan pendapatan berupa fee based income bagi siapapun yang ingin bergabung. Selain dapat melayani berbagai transaksi diatas, FinChannel juga menyediakan layanan Cash In (isi saldo MC) dan Cash Out (tarik tunai dana MC).
    FinChannel di desa
    Program desa berdering yang dicanangkan pemerintah telah terealisasi 79 persen apada akhir tahun 2010. Dari sasaran 33.180 desa yang mendapatkan layanan telekomunikasi melalui program universal service obligation (USO), yang sudah berdering sebanyak 26.025 desa. ”Diharapkan pada Juni 2011 nanti program desa berdering sudah bisa diselesaikan semua,” tutur Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Muhammad Budi Setiawan saat Refleksi Akhir Tahun Kominfo 2010 di Jakarta,
    Dalam rangka mendukung Program Pemerintah USO dengan target seluruh desa di Indonesia dapat mengakses internet, maka Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara memandang perlunya peningkatan pemanfaatan program tersebut.
    ”Kalo bisa diakses Internet, sementara masyarakat desa tidak memanfaatkan dengan maksimal buat apa. Oleh karenanya RPDN mencoba menginisiasi peningkatan pemanfaatan program USO lebih maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, disamping pembelajaran dan penyadaran pentingnya internet bagi warga desa” demikian disampaikan Suryokoco Adiprawiro dan sisepakati oleh Dirut PT Finnet Indonesia Weldan R. Bakara.
    Dengan program FinChannel yang dimiliki oleh PT Finnet Indonesia, maka diharapkan di desa desa yang telah terakses internet dapat mengembangkan Badan Usaha Milik Desa dengan bisnis pertamanya membuka FinChannel.
    ”Saya percaya RPDN mampu membantu mengembangkan jaringan FinChannel, dan dengan target menembus 5.000 desa dengan 25.000 finChannel dalam satu semester, ini akan mampu diselesaikan oleh RPDN yang telah memiliki akses di beberapa propinsi di Indonesia” kata Walden sesaat selesai menandatangai Surat Kerjasama Mitra antara PP RPDN dengan PT Finnet Indonesia.

    Posted by ahmad fakhruddin | May 23, 2011, 10:09 am
  2. Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Setelah mengamati kelebihan dan kelemahan dari kartu kredit, diharapkan kita sebagai konsumen dapat meniliti dengan seksama sebelum mengambil keputusan untuk memiliki kartu kredit. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kartu kredit yang ditawarkan malah memberikan petaka di kemudian hari. Diharapkan juga agar konsumen dapat lebih bijak dalam memakai fungsi dari kartu kredit itu sendiri

    Posted by Moh.Mohlis romadhan | May 23, 2011, 1:00 pm
  3. Dewasa ini, dengan kemajuan dan kecanggihan tekhnologi, kita dimudahkan dalam segala hal. Bahkan untuk melakukan pembayaran dari transaksi, dapat dengan cara elektronik. Salah satu pembayaran elektronik yaitu dengan kartu kredit. Bahkan kartu kredit sudah menjadi salah satu gaya hidup untuk memenuhi kebutuhan, salah satunya adalah dengan cara memanjakan para konsumen dalam melakukan transaksi.
    Dengan semua kemudahan, kadang kita kurang hati-hati yang sebaliknya menjadi beban bagi pemakainya. Selain posotif, kartu kredit juga memiliki sisi negative. Dengan beberapa kelebihan dan kelemahannya, diantaranya adalah:
     Kelebihan dan keuntungan menggunakan kartu kredit:
    a) Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susuah-susah membawa uang tunai.
    b) Karrtu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien.
    c) Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran rutin sehingga memepermudah kita dalam mengelola keungan dalam keluarga.
    d) Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran. Misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e) Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bias membahayakan keselamatan.
    f) Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bias untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g) Kartu kredit tertentu member servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian ataupun kerusakan barang yang di beli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank saat transaksi)
    h) Pemilik kartu kredit internasional mempermudah perjalanan ke luar negeri.
    i) Pada bank tertentu, konsumen bias memeliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa identik dengan nomor idetiti dab pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identity dan pinnya.
    j) Bias melakukan transaksi lewat internet (hati-hati memilih website).
    k) Bias belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3% tergantung bank yang bersangkutan.
    l) Bisa melakukan transaksi bisnis di internet ( e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    m) Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    n) Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bias dilakukan dengan mencicil atau membayar minimum dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    o) Tingkat keamanan yang cukup tinggi, jadi bila kartu kredit hilang/di copet, maka bias segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    p) Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan dating (grace period).
    q) Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    r) Anda tak akan dikenakan bunga jika membayar utang Anda sampai lunas di bawah grace period (sebelum jatuh tempo) dalam waktu 25-30 hari.
    s) Menyederhanakan pencatatan karena perusahaan kartu kredit akan mengirimkan laporan ke rekening Anda.
    t) Kenyamanan dan dapat digunakan saat tidak memiliki dana tunai untuk keperluan mendadak.
    u) Resikonya lebih rendah dibandingkan dengan membawa uang tunai.
    v) Dapat digunakan di seluruh dunia karena pihak bank penerbit bekerja sama dengan jaringan keuangan internasional yang diakui di seluruh dunia.
    w) Manfaat luas karena saat ini pihak bank penerbit sudah bekerja sama dengan beberapa merchant untuk memberikan diskon khusus dengan kartu kredit.
    x) Sebagai alat bantu untuk memenuhi segala pembayaran tepat waktu apabila kamu punya kewajiban membayar tagihan/cicilan tiap bulan.
    y) Cepat apabila butuh uang cash.
    z) Sebagai alat yang mudah di gunakan untuk pembelian dimana Mall atau di internet.

     Kelemahan dan kerugian menggunakan kartu kredit:
    a) Anda cenderung berbelanja lebih banyak dengan kartu kredit sehingga kecenderungan konsumerisme lebih tinggi.
    b) Suku bunga tinggi. Anda harus membayar bunga yang tinggi untuk balance yang belum juga terbayarkan.
    c) Kartu bias dibobol orang lain yang tidak jujur. Semisal bila penjual tidak jujur, maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    d) Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila dipenjual tidak jujur, ia akan menerima pembayran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    e) Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bias mamakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah presentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    f) Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetic tidak terlalu baik keamanannya.
    g) Pembayaran pertahun yang cukkup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    h) Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank seenaknya member rata-rata harian nilai pertukaran uang.
    i) Di Indonesia, jika berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak bank, bias jadi perabotan rumah tangga pun akan di bawa pada saat penagihan.
    j) Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarnya skitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    k) Beban administrative dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    l) Pemakai melebihi dari limit yang ada dapat menambah beban utang dan bunga (bunga berbunga)
    m) Menambah beban utang apabila membayar dengan mencicil.
    n) Beban uatang lebih besar dari pada kemampuan membayar.

    Implementasi Penggunaan Kartu Kredit
    Perbankan Indonesia dalam Penggunaan Kartu Kredit
    Di Indonesia perbankan semakin gencar menyalurkan kredit berkonsumsi, yang salah satunya yaitu dengan memanfaatkan penggunaan kartu kredit. Dan dengan tawaran kemudahan dan mendapat fasilitas yang ditawarkan dengan gaya hidup yang konsumtif.
    Penggunaan kartu kredit ini juga terekamdalam hasil survei Kompas mengenai penggunaan kartu kredit, awal pekan ini. Satu dari lima responden yang berdomisili di Ibu Kota memiliki kartu kredit. Kepemilikannya pun terkadang lebih dari satu kartu.
    Sebagian besar pengguna kartu kredit adalah rang yang berdomosili di kota. Dan mereka mengaku bahwa pemanfaatan kartu kredit lebih banyak digunakan untuk konsumsi, makan di restoran dan keperluan belanja sehari-hari. Dan mereka menggunakan untuk membeli barang-barang elektronik dan untuk kenyamanan hidup.
    Hanya sebagian kecil saja yang menggunakan untuk penarikan tunai. Selebihnya, seperti telah disebutkan diatas, mereka menggunakan kemudahan dari kartu kredit adalah untuk membelanjakan dan manggunakan untuk barang-barang konsumtif dan keperluan sehari-hari yang kaitannya dengan kenyamanan hidup mereka. Dan ini juga dimanfaatkan oleh para perusahaan kartu kredit untuk menjalin koneksi dengan pusat-pusat perbelanjaan dan juga tempat-tempat yang memudahkan para pemilik kartu kredit untuk menggunakan jasa dari kartu tersebut.
    Dan selain itu, ditambah lagi dengan embel-embel mendapatkan poin bonus dan juga belanja dengan hemat, banyak dari para pemilik kartu mengaku karena tergiur dengan iming-iming bias belanja dengan harga terjangkau walupun dengan kartu kredit, yang ujung-ujungnya mereka harus membayar tagihan yang menggunung, karena terbuai dengan iming-iming.

    Posted by Muawanah - 09520037 | May 23, 2011, 2:37 pm
  4. PEMBAYARAN SECARA ELEKTRONIK
    a. Smart-Card
    Smart card adalah sebuah kartu yang telah dipendam sirkuit terpadu. Meskipun banyak kegunaannnya, namun ada dua pembagian dasar dari kartu ini, yaitu kartu memori dan kartu dengan mikroprosesor.
    Kartu ini adalah komputer pribadi yang dapat disimpan di dalam dompet. Saat ini hanya ada beberapa aplikasi kartu pintar ini, namun dari berbagai ahli menyebutkan tingginya potensi dari kartu ini.
    Kartu pintar ini sebenarnya adalah sebuah kunci yang dimasukkan ke sebuah station kerja, telepon kartum ATM, atau titik masuk lainnya, untuk mendapatkan layanan berbasis teknologi informasi. Memori kartu pintar ini dapat menyimpan informasi profil, neraca yang sudah diperbaharui, dan fungsi pengamanan perusahaan.

    Keuntungan menggunakan smartcard :
    1. Lebih handal daripada kartu magnetik (kartu magnetik)
    Kehandalan dari smartcard disebabkan oleh proteksi terhadap keamanan data yang disimpan. Keamanannya tidak hanya tergantung pada chip, namun juga keseluruhan system termasuk aplikasi serta proses pembuatan dari smartcard itu sendiri. Chip menjamin keamanan data yang disimpan di dalam smartcard disebabkan adanya mekanisme enkripsi sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.
    2. Lebih banyak menyimpan informasi daripada kartu magnetic
    Kapasitas memori dari smartcard lebih besar dibanding kartu magnetik. Kartu magnetic hanya memiliki memori sebesar 140 byte yang hanya cukup untuk menyimpan kode PIN dan data untuk login ke dalam server-based system. Oleh karena itu, transaksi lebih banyak dilakukan secara on-line.
    3. Lebih sulit untuk ditiru daripada kartu magnetic
    Kartu magnetik mempunyai pita magnetik pada permukaaannya. Peng-copy-an terhadap kartu magnetik dilakukan dengan meng-copy pita magnetik tersebut ke kartu lain. Pada smartcard peng-copy-an terhadap kartu sulit dilakukan, ini disebabkan karena setiap kartu memiliki nomor seri yang unik, tidak ada 2 buah kartu yang memiliki nomor seri yang sama. Jika pengaman dari kartu dilakukan dengan menghitung hash dari nomor seri kartu, maka peng-copy-an kartu tidak mungkin dilakukan. Selain itu juga disebabkan karena proteksi terhadap data dengan menggunakan secret code, sehingga data tidak dapat dibaca tanpa mengetahui secret code-nya.
    4. Dapat digunakan kembali
    Setelah nilai yang tertulis di dalam smartcard, misalnya jumlah pulsa/uang habis, smartcard dapat di’isi’ ulang dengan menuliskan nilai tertentu ke dalamnya. Ini bisa dilakukan selama kondisi smartcard masih baik, misalnya tidak terdapat kerusakan pada chip. Berbeda dengan kartu magnetik, setelah nilai yang ada di dalamnya habis, maka kartu tersebut tidak dapat digunakan kembali.
    5. Dapat melakukan banyak fungsi di berbagai area industry
    Walapun kartu magnetik telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor, misalnya sector perbankan dan sektor telekomunikasi, tetapi fungsi yang dapat dilakukan terbatas atau disebut single function.
    SIM card pada layanan GSM. SIM selain sebagai kartu telepon dengan sistem Pre-paid juga akan dikembangkan layanan untuk kredit, jadi semacam ATM pribadi. Di samping itu smartcard telah
    dimanfaatkan di sektor lain, seperti sektor keuangan, transportasi, dan kesehatan
    6. Selalu mengalami evolusi (sesuai dengan perkembangan chip computer.
    Smartcard mempunyai standar mikroprosesor 8-bit, namun saat ini mulai dikembangkan mikroprosesor 32-bit yang mempunyai keuntungan, yaitu memungkinkan melakukan pemrograman dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi dan meningkatkan kekuatan komputasi untuk fungsi matematika yang kompleks yang tidak mungkin dilakukan pada mikroprosesor 8-bit .

    kelemahan menggunakan smart card :
    1. Dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    2. Saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.

    Smart-card biasanya digunakan dalam kegiatan pembayaran jalan tol pada waktu pembayarannya. Ini dilakukan dengan tujuan mengurangi lama waktu dalam pembayaran tol. Dan kegiatan dilakukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang transportasi seperti halnya PT. Jasa Marga.

    b. Kartu Kredit
    Kartu kredit adalah sarana untuk berbelanja yang memungkinkan penundaan pembayaran atas pembelian barang atau jasa.
    Bagi kebanyakan orang penggunaan kartu kredit adalah kebutuhan yang penting. Kita sebagai objek pelaku harus lebih bisa bijak dalam menggunakan kartu kredit sesuai dengan kebutuhan juga disiplin dalam pembayarannya.
    Secara umum beberapa keuntungan dari penggunaan kartu kredit adalah :
    • Dapat digunakan disaat genting seperti untuk jaminan atau pembayaran rumah sakit saat malam hari
    • Sebagai alat pembayaran praktis yaitu kita tidak harus membawa uang banyak saat akan berbelanja
    • Sebagai alat penundaan pembayaran
    • Bisa mengkonsolidasikan seluruh tagihan, misalnya telepon, listrik, TV Kabel, sehingga kita nggak perlu inget tanggal jatuh tempo masing-masing, cukup ingat satu tanggal tagihan kartu kredit saja
    • Sebagai kartu diskon, karena saat ini semakin banyak penerbit kartu kredit yang menawarkan paket-paket diskon untuk food, fashion, electronic Dll
    • Adanya privilege seperti akses ke lounge jika sedang berpergian dengan menggunakan pesawat udara
    kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    • Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.

    • Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.

    • Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.

    • Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.

    • Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    Penerapan dalam penggunaan kartu kredit ini biasanya dilakukan oleh para nasabah perbankan di Indonesia baik itu syariah maupun konvensional. Para nasabah biasanya menggunakan kartu kredit ini dalam berbagai hal semisalnya, pada saat pembayaran di kasir, waktu mengambil uang di atm atau bahkan menransfer uang kepada nasabah lain lewat kartu ini.

    c. Electronic Funds Transfer (EFT)
    Electronic Funds Transfer (EFT) adalah suatu sistem transfer uang dari satu rekening bank langsung ke lain tanpa ada uang kertas berpindah tangan. EFT merupakan metode pembayaran yang cepat, aman, dan ramah lingkungan, serta disarankan oleh Google. Kami berupaya keras untuk menyediakannya di sebanyak mungkin lokasi.
    Manfaat EFT antara lain mengurangi biaya administrasi, peningkatan efisiensi, pembukuan disederhanakan, dan keamanan yang lebih besar. Namun, jumlah perusahaan yang mengirim dan menerima tagihan melalui Internet masih relatif kecil.
    TDE paling banyak digunakan adalah Direct Deposit, di mana gaji disimpan langsung ke rekening bank karyawan, meskipun EFT mengacu pada setiap transfer dana yang dimulai melalui terminal elektronik, termasuk kartu kredit, ATM, Fedwire dan point-of -penjualan (POS) transaksi. Hal ini digunakan untuk kedua transfer kredit, seperti pembayaran gaji, dan untuk transfer debet, seperti pembayaran hipotek.

    Posted by Rizal Pratama Anandita (09520017) | May 23, 2011, 6:22 pm
  5. Nama : Mujahid Akbar
    Kelas : C
    TUGAS SIA II

    Buatlah penelitian mengenai berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, cyber cash, kartu kredit, EFT dan lain-lain. Buatlah laporan singkat, minimal 4 halaman 1.5 spasi A4 mengenai keunggulan dan kelemahan setiap metode pembayaran elektronik. Berikan contoh implementasinya dalam perusahaan.
    JAWABAN :
    Saat ini banyak orang memilih bertransaksi menggunakan metode pembayaran secara elektronik dari pada secara manual atau berintraksi langsung antar pembeli dan penjual, hal ini dikarenakan perkembangan dan kemajuan tekhnologi yang semakin pesat, terutama transaksi di dunia maya. Pembayaran secara elektronik sering juga disebut dengan E-commerce, banyak orang menggunakannya karena kemudahan yang ditawarkannya. Namun masalah utama dalam E-Commerce sampai saat ini adalah keamanan dalam bertransaksi. Seperti diketahui bahwa selama ini pihak pembelilah yang paling dirugikan apabila terjadi pembobolan terhadap sebuah situs E-Commerce, sehingga untuk beberapa kalangan masih enggan bertransaksi melalui internet. Adapun beberapa alat-alat pembayaran elektronik yang sering digunakan, antara lain :
    1. Smart Cards
    Smartcard memiliki kemampuan untuk memproses dan menyimpan data yang diinputkan secara aman, dengan algoritma kriptografi data yang disimpan akan dienkripsi agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga akan mempersulit pemalsuan smartcard, selain itu kapasitas memorinya lebih besar daripada kartu magnetis biasa
    - Kelebihan Smart Card
    kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari. Adapun kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolany
    - Kelemahan Smart Card
    Smart card saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak. Smart card, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    2. ATM (Automated Teller Machine)
    ATM adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.
    - Kelebihan ATM
    a. Mempermudah Transaksi
    b. Dapat melakukan pengambilan uang tunai selama 24 jam
    c. Enteng dan dapat dibawa kemana-mana
    - Kelemahan ATM
    a. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    b. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    c. Jika mesin ATM rusak dapat menghambat pengambilan uang

    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    - Kelebihan Kartu Kredit
    a. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    b. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    c. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    d. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    f. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    h. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    i. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    j. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website)
    k. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    l. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    m. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    n. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    o. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    p. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    q. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    - Kelemahan Kartu Kredit
    a. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    b. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    c. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    d. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    e. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    f. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    g. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    4. Electronic Fund Transfer (EFT)
    EFT merupakan Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
    - Kelebihan EFT
    a. Kelebihan teknik pembayaran EFT ini tentu saja memudahkan publisher dalam mengontrol payment history dari accountnya masing – masing. Sebelumnya Publisher terlebih dahulu, mengisi Data Bank yang dijadikan sebagai tujuan transfer dana. Dengan EFT sistem ini, akan mempercepat update data History Payment pada account AdSense, kira-kira selang beberapa hari setelah Dana ditransfer Google, History Payment pun akan diupdate.
    - Kelemahan EFT
    EFT, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    Contoh Aplikasi Dalam Perusahaan :
    PT. Astra Otoparts Tbk. (AOP), perusahaan penyedia komponen otomotif dari Grup Astra, yang pertengahan Oktober 1999 juga telah meluncurkan fasilitas E-commerce via internet. Sebagai fasilitas online, AOP Connect dibuat agar para pelanggan AOP di seluruh dunia yang jumlahnya kini 150-an perusahaan bisa mengakses informasi mengenai status dan posisi barang yang dipesan, semacam fasilitas E-commerce B-to-B (business-to-business) yang bersifat realtime. Sejak AOP Connect diresmikan telah diakses sekitar 50 ribu kali dari para pelanggannya di 50-an negara.
    Perbedaan paling mendasar layanan AOP Connect dibanding pola konvensional adalah kemudahan pelanggan secara langsung dan seketika memperoleh informasi yang mereka butuhkan. Pertama; mengenai status barang pesanan, serta berbagai informasi terkait seperti kesiapan barang di pabrik, di gudang, atau sedang dikapalkan. Kedua; informasi rinci mengenai tipe, jumlah yang diproses, yang dikapalkan, dan yang baru diproduksi di bulan mendatang (carry over order), sehingga pelanggan bisa segera tahu berapa jumlah barang yang akan diterima. Ketiga, informasi rinci mengenai nama dan tanggal kedatangan kapal, serta nomor B/L, sehingga memudahkan pihak pelanggan mengontak local agent mempersiapkan kedatangan barang.
    Pelanggan aktif, diberikan Customer ID. Apabila melakukan deal pemesanan barang dengan AOP, diberikan pula PFI Number (nomor transaksi/proforma invoice). Dengan memasukkan nomor kode pada situs AOP, maka pelanggan memasuki halaman yang menjelaskan berapa jumlah unit barang yang sedang dalam proses, dan berapa yang dikapalkan (plus tanggal pengapalannya). Dengan meng-klik Detail PFI, pelanggan bisa memeriksa daftar pesanannya (Order list). Sementara itu, kalau tabel Shipping diklik, muncul informasi detail mengenai invoice description, stuffing description, bill of lading, nama kapal, pelabuhan bongkar dan muat (loading port & discharge port), serta perkiraan tanggal keberangkatan/kedatangan kapal sehingga pelanggan dapat memperkirakan kapan waktu tepatnya mengurus barang-barang pesanan di pelabuhan dan tidak perlu menunggu dengan ketidakpastian.

    Posted by Mujahid Akbar | May 23, 2011, 11:50 pm
  6. 1. EFT (Elektronics Fund Transfer)
    E-Payment adalah pembayaran elektronik melalui sms , atau online srvice seperti
    internet online banking.
    Aplikasi Penggunaan E-Payment
    Penggunaan jaringan elektronik untuk berdagang sudah di mulai sejak awal 1970-an
    dalam sektor finansial. Beberapa aplikasi pertamanya terlibat dalam sistem EFT (Elektronics Fund Transfer).1 EFT adalah merupakan perpindahan uang antara institusi finanasial melalui jaringan komunikasi. Untuk mendukung fasilitas e-payment, menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga perbankan terkemuka di Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri,BNI, BRI, Bank Ekonomi, Bank Lippo, Bank Niaga, Bank Permata, BII dan lain-lain.
    Dengan jaringan perbankan yang begitu luas, transaksi pembelian dan pembayarantiket dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, sesuai dengan kebutuhan dan waktuyang dimiliki.
    Manfaat Penggunaan E-Payment pada perusahaan
    Dalam pengimplementasiannya, e-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya:
    · Meningkatkan efisiensi pembayaran
    · Meningkatkan customer loyality
    · Memberikan keamanan bertransakasi yang lebih dibandingkan cash
    · Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu
    · Memberikan kemudahan pembyaran dan perluasan media pembayaran
    Implementasi dan Pengaruh Penggunaan E-Payment Terhadap Perusahaan
    Pengaruh e-payment pada perusahaan sangat berpengaruh sekali terhadap pelayanankepada konsumennya dibandingkan dengan pembayaran melaui jalur tradisional.Dengan nilai jalur e-payment perusahaan dapat memberikan layanan kepada konsumen yang ingin melakukan melakukan pembayaran dalam pembelian yang mudah. Cara ini lebih mudah dilakukan dengan beragam fasilitas online payment. Dengan fasilitas ini urusan transaksi bisa diselesaikan hanya melalui telepon genggam, begitu sederhana. Perusahaan dapat dengan mudah dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan
    dalam bertransaksi.
    Kelebihan Penggunaan E-Payment
    E-Payment memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan, yaitu:
    · Lebih cepat atau nyaman dalam melkukan transaksi pembayaran
    · Pilihan produk layanan dapat terus ditingkatkan
    · Lebih efektif dan efisien waktu
    · Memberikan keamanan dalam bertransaksi
    2. Smart Card
    Saat ini banyak orang memilih bertransaksi menggunakan E-Commerce dikarenakan kemudahan yang ditawarkannya. Namun masalah utama dalam E-Commerce sampai saat ini adalah keamanan dalam bertransaksi. Seperti diketahui bahwa selama ini pihak pembelilah yang paling dirugikan apabila terjadi pembobolan terhadap sebuah situs E-Commerce, sehingga untuk beberapa kalangan masih enggan bertransaksi melalui internet. Oleh karena itu kini dikembangkan smart card, yaitu kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller.
    Smartcard memiliki kemampuan untuk memproses dan menyimpan data yang diinputkan secara aman, dengan algoritma kriptografi data yang disimpan akan dienkripsi agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga akan mempersulit pemalsuan smartcard, selain itu kapasitas memorinya lebih besar daripada kartu magnetis biasa.
    Smart terdiri dari beberapa jenis :
    1. Memory cards, jenis ini berfungsi untuk menyimpan data, tidak memiliki processor atau sistem keamanan yang canggih hanya memiliki perlindungan fisik.
    2. Memory protected cards, jenis ini mempunyai sistem keamanan yang lebih canggih daripada memory cards, misalnya adanya password untuk mengakses smartcard.
     3. Microprocessor cards, jenis ini memiliki processor sehingga dapat melakukan komputasi walaupun terbatas,misalnya mengorganisasikan file yang dilindungi password.
    4. Java cards, jenis ini dilengkapi Java Virtual Machine sehingga dapat berbagai program dimasukkan kedalamnya.
    5. Public key cards, jenis ini mendukung public key cryptography (kriptografi asimetris) jadi proses enkripsi/dekripsi dapat dilakukan secara internal dan dapat menyimpan key.
    Untuk membaca/menggunakan smartcard maka, smartcard dimasukkan ke dalam perangkat penerima smartcard, yaitu CAD (CardAcceptance Device) lalu dihubungkan dengan komputer. Istilah lain dari CAD adalah terminal, reader dan IFD (interface device/perangkat antarmuka), dimana semuanya berfungsi untuk menyediakan power ke smartcard dan membangun hubungan pertukaran data.
    Penggunaan smartcard pada transaksi E-Commerce yang dilakukan perusahaan adalah sebagai berikut:
    Pada saat pembeli melakukan tranksaksi di sebuah situs E-Commerce, ia akan menyerahkan kartu kreditnya kepada penjual(Virtual Point of Sale). Penyerahan kartu kredit tidak dilakukan secara fisik, tetapi melalui smartcard (Virtual/Physical Smart Card). Melalui smartcard pembeli akan mengirimkan informasi tentang kartu kredit yang dibutuhkan oleh penjual, lalu selanjutnya akan dilakukan otorisasi oleh bank (Virtual Acquirer/Payment Gateway) terhadap informasi yang diperoleh penjual, kemudian penjual akan mengirimkan jumlah tranksasi yang dilakukan pembeli kepada bank. Dan oleh pihak bank akan dikeluarkan tagihan bagi kartu kredit pembeli yang kemudian dibayarkan ke pihak penjual. Saat mengiriman informasi kartu kredit dengan smartcard kemanannya sudah terjamin, sebab smart card yang digunakan sudah memiliki Certification Authority (CA) atau pengabsahan digital tertentu, dimana CA ini nantinya akan memeriksa sertifikat digital dimana private key “direkatkan” yang gunanya untuk mendeskripsikan informasi kartu kredit yang dikirimkan pembeli.
    Bahkan kini untuk mempermudah transaksi smart card untuk E-Commerce telah tersedia dalam bentuk software yaitu Virtual Smart Card. Dengan virtual smartcard, pembeli tidak perlu mengetikkan nomor kreditnya setiap kali melakukan transaksi, namun hanya tinggal menjalankan software ini, dengan menekan satu tombol tertentu saja.
    Keunggulan smart card, antara lain:
    kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan,antara lain:
    Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
     Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
     Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
     kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
     Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan:
    Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
     Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
     Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Implementasi Penggunaan Kartu Kredit pada Penbayaran Transaksi
    suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening.
    Perusahaan yang menerapkan system pembayaran transaksi menggunakan kartu kredit, memudahkan konsumen untuk mendapatkan atau membeli sesuatu yang konsumen inginkan dengan pembayaran transaksi yang mudah dan cepat.
    1. CyberCash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa bank pendukung.
    CyberCash adalah sebuah cara pembayaran yang ditujukan terutama untuk transaksi pembayaran barang-barang yang berharga murah (micropayments) di internet, karena kartu kredit tidak dapat digunakan untuk transaksi yang nilainya di bawah minimum pembelian. Dalam skenario CyberCash konsumen diberi sebuah dompet elektronik yang disebut wallet. Wallet tersebut dipasang pada komputer konsumen dan dijalankan browser pada saat konsumen berbelanja. Sebelum digunakan konsumen harus mengisi wallet-nya terlebih dahulu dengan kartu kredit atau dengan uang elektronik yang diedarkan CyberCash yang diberi nama CyberCoin. Wallet ini terhubung secara elektronik dengan informasi kartu kredit konsumen. Pada sisi pedagang digunakan perangkat lunak Secure Merchant Payment System (SMPS) yang disediakan oleh CyberCash. Perangkat lunak ini berfungsi menghubungkan antara Pedagang dengan CyberCash. Sebelum menggunakan CyberCash Pedagang harus mendaftar terlebih dahulu kepada CyberCash.
    Kelebihan CyberCash:
    Memudahkan pembayaran transaksi barang-barang yang berharga murah (micropayments) di internet, karena kartu kredit tidak dapat digunakan untuk transaksi yang nilainya di bawah minimum pembelian. Ini memudahkan konsumen untuk melakukan pembayaran produk yang dipasarkan diinternet, seperti: aneka macam foto, berita, jurnal, artikel, hasil riset, lagu dan sebagainya. Selain itu, juga memudahkan pembayaran pay-per-view, misalnya untuk video-on-demand.
    Kelemahan CyberCash:
    Tidak bisa digunakan pada pembayaran transaksi yang berharga mahal. Karena CyberCard hanya berlaku atau digunakan pada transaksi berharga murah.
    Implementasi penggunaan CyberCard pada perusahaan:
    Memudahkan perusahaan dalam memasarkan produk diinternet dan memudahkan konsumen untuk membeli dan melakukan pembayaran pada produk yang bernilai murah melalui internet.

    Posted by DINKHA NUSROTUL AMALIA - 09520061 | May 24, 2011, 2:07 am
  7. Metode Pembayaran Secara Elektronik
    1. Smart-cards
    Smart Card merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data, media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Banyak perusahaan menyediakan berbagai solusi smart card dan terutama bekerja untuk memberikan solusi untuk katering cashless dalam Pendidikan – sekolah, perguruan tinggi, universitas dan bisnis, dan juga untuk memberikan solusi loyalitas turn-key untuk semua sektor bisnis, termasuk retail, salon & kecantikan dan industri restoran dan hotel.

    Keunggulan:
    - Pemakaian smartcard hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja, yaitu pada saat transaksi, uangnya didebet langsung dari account di bank. Untuk pembayaran di internet, user harus memiliki ‘smart card reader’. Dalam pemakaiannya, alat khusus ini disambungkan ke port serial di komputer.
    - Smart Card memiliki beberapa kelebihan dalam hal kehandalan, kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan. Kartu pintar ini cukup mudah untuk diprogram, sehingga memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    - Smartcard memiliki kemampuan untuk memproses dan menyimpan data yang diinputkan secara aman, dengan algoritma kriptografi data yang disimpan akan dienkripsi agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga akan mempersulit pemalsuan smartcard, selain itu kapasitas memorinya lebih besar daripada kartu magnetis biasa.
    - Smart card sudah memiliki Certification Authority (CA) atau pengabsahan digital tertentu, dimana CA ini nantinya akan memeriksa sertifikat digital dimana private key “direkatkan” yang gunanya untuk mendeskripsikan informasi kartu kredit yang dikirimkan pembeli.
    - Kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Kelemahan:
    - Smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masih belum dikenal oleh masyarakat luas.
    - Mudah di pindah tangankan.

    2. Cyber cash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    CyberCash’s Secure Internet Kartu Kredit Service memberikan nyata, waktu solusi aman untuk merchant processing pembayaran kartu kredit melalui Internet.

    Keunggulan:
    Konsumen:
    - Aman, swasta dan mudah digunakan. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
    - Dapat menggunakan Visa, MasterCard, american Express atau Discover. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
    - On-line pembayaran.
    - Menyediakan layanan untuk prosesor kartu kredit – seperti: FDC, GPS, NOVA, CheckFree dan Wells.
    - Murah untuk mengintegrasikan: karena CyberCash Kartu Kredit Service bekerja sama dengan lebih dari 80% dari bank dagang yang ada, pedagang yang paling dapat melanjutkan perbankan yang ditetapkan dan prosedur pemrosesan order.
    - Solusi Lengkap: kepada mereka yang memiliki sumber beberapa pesanan dan memerlukan sumber tunggal untuk pemrosesan pembayaran, CyberCash menawarkan fleksibilitas. Perangkat lunak ini andal menangani pembelian, retur, kredit, void dan fungsi-fungsi administratif lainnya.
    Merchant:
    - Real-time otorisasi dan penyelesaian
    - Menerima pembayaran langsung dan aman
    - Tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
    - Buka 24 jam sehari
    - Tersedia di ribuan Bank
    Kelemahan:
    - Dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit adalah sebuah kartu yang memungkinkan Anda untuk meminjam sejumlah dana demi membeli sesuatu barang atau jasa. Terdapat sebuah nilai batas penggunaan untuk berapa besar dana yang bisa Anda belanjakan, batas penggunaan dana itu disebut nilai batas kredit (credit limit). Pada setiap periode akhir bulan, Anda bisa melunasi seluruh jumlah pinjaman Anda atau hanya membayar cicilan minimum yang menjadi tanggung jawab Anda.” (Proff. Phil Edwards).
    Untuk melakukan pembayaran kartu kredit sebaiknya pada masa tenggang setelah dicetaknya tagihan dan sebelum jatuh tempo.

    Keunggulan:
    - Praktis dan nyaman
    - Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.
    - Kartu kredit memungkinkan Anda untuk membeli barang atau jasa tanpa harus membawa sejumlah uang secara tunai.
    - Setiap transaksi pembelian atau pengeluaran dana akan selalu tercatat dengan baik.
    - Anda bisa memesan suatu barang melalui surat (mail-order) dan kemudian dibayar dengan menggunakan kartu kredit.
    - Kartu kredit memungkinkan Anda membeli barang berharga mahal dengan cara mencicil setiap bulannya.
    - Pada suatu kasus tertentu, Anda bisa menangguhkan pembayaran terhadap suatu barang yang sudah Anda beli bila Anda meragukan keamanan pembayaran yang akan Anda lakukan.
    - Memiliki kartu kredit berarti Anda tidak perlu merasa khawatir bepergian dan berbelanja ke luar negeri tanpa membawa mata uang lokal.
    - Dengan memiliki kartu kredit akan memudahkan Anda untuk pembayaran tagihan bulanan atau pun tagihan pajak secara otomatis.
    - Pembayaran menggunakan kartu kredit adalah cara paling populer dan paling mudah untuk melakukan pembayaran terhadap barang-barang dan jasa yang ditawarkan secara online di internet.
    - Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    - Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    - kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    - Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    - Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    - Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    - Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    - Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    - Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    - Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    - Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    - Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    - Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    - Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    - Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.

    Kelemahan:
    - Dapat disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah
    - penyalahgunaan teknologi untuk kejahatan, mengingat transaksi elektronik umumnya mengandalkan teknologi internet, maka kasus-kasus kejahatan internet secara langsung berhubungan dengan kerentanan transaksi dan pembayaran elektronik yang dilakukan melalui internet ini.
    - Muncul tindak penipuan atau penyalahgunaan kartu kredit (credit card fraud).
    - Pemalsuan kartu kredit dengan berbagai tehnik terbaru.
    - Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    - Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    - Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    - Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    - Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    - Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    - Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    - Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    - Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.

    4. EFT
    Uang elektronik (atau uang digital) adalah uang yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik. Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer (seperti internet dan sistem penyimpanan harga digital. Electronic Funds Transfer (EFT) adalah sebuah contoh uang elektronik.

    Keunggulan:
    Kebanyakan uang di dunia sekarang ini adalah elektronik, dan uang tunai mulai semakin berkurang penggunaannya. Dengan perkenalan internet, bank online, kartu debit, dan pembayaran online, dan bisnis internet, uang kertas menjadi sebuah barang masa lalu.
    Bank-bank sekarang menawarkan jasa di mana “customer” dapat mentransfer dana, saham yang dibeli, menyumbang ke rencana pensiun mereka (seperti RRSP Kanada) dan menawarkan berbagai variasi jasa lainnya tanpa harus menggunakan uang tunai atau cek. Pelanggan tidak harus menunggu barisan, dan ini menciptakan linkungan yang bebas-repot.
    Kartu debit dan pembayaran online membuat transfer dana secara langsung dari seorang individu ke account bisnis, tanpa uang kertas. Ini memberikan kepraktisan yang besar bagi banyak orang dan juga bisnis.
    Kelemahan:
    - Transaksi dengan EFT system dapat dipengaruhi oleh berbagai cara yang tidak sah.
    - Dana dapat dipindahkan secara instan tanpa adanya penelitian ulang oleh petugas terhadap transaksi-transaksi individual.

    Posted by kholilatul hidayati (09520079) | May 24, 2011, 2:11 am
  8. A. SMARTS – CARDS
    Smart card sering disebut sebagai chip card atau integrated circuit (IC)ca rd . Definisi chip card sendiri yaitu kategori umum yang mencakup smart card dan memory card. Smart card adalah plastic card yang mengandungmemory chipdan microprocessor. Kartu ini bisa menambah, menghapus, mengubah informasi yang terkandung. Keunggulannya adalah smart card tidak perlu mengakses database di server karena sudah ada sebagian terkandung di kartu. Sedangkan memory card dipasangi memory silicon tanpa microprocessor. Fungsi dasar suatu smart card adalah untuk mengidentifikasi card holder ke sistem komputer.
    Secara umum ada 3 jenis kartu SMARTCARD yang ada didunia, yaitu :
    • Memory Card, ini adalah jenis pertama yang dikenal orang dan digunakan
    pertama kali untuk kartu telepon. Jenis kartu ini meyimpan data yang telah
    di-preload oleh manufakturnya, kemudian mesin pembaca akan
    mengurangi isi variabel yang disimpannya.
    • Microprosessor Card, kartu jenis ini dapat diprogram dengan bebas untuk
    keperluan apa saja. Hal ini dimungkinkan dengan adanya mikroprosesor
    dalam chip. Keterbatasaannya ada pada ukuran ROM yang dimiliki dan
    fungsi aritmatika yang masih sederhana.
    • Contactless Card, kartu jenis ini mentransfer data tanpa ada kontak elektrik
    antara kartu dan terminalnya. Dapat berupa memory card atau microprocessor card.
    a. 1. Keunggulan dari smart card
    1. Lebih handal daripada kartu magnetik (kartu magnetik) Kehandalan dari smartcard disebabkan oleh proteksi terhadap keamanan data yang disimpan. Keamanannya tidak hanya tergantung pada chip, namun juga keseluruhan system termasuk aplikasi serta proses pembuatan dari smartcard itu sendiri. Chip menjamin keamanan data yang disimpan di dalam smartcard disebabkan adanya mekanisme enkripsi sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang. Untuk membuat aplikasi smartcard juga perlu rancangan security terhadap aplikasi itu sendiri, misalnya aplikasi dibuat agar hanya pihak yang berwenang yang dapat menggunakan smartcard dan aplikasi yang ada di dalamnya. Selain keamanan chip dan aplikasi, keamanan terhadap proses pembuatan smartcard, terutama pembuatan Mikroprosesor juga perlu dipertimbangkan. Kebanyakan dari perusahaan pembuatchip menyembunyikan detail dari rangkaian mikroprosesor, tidak terkecuali pada customer-nya.Dalam hal ini ada 3 fase, yaitu designed-in security, kontrol terhadap informasi dan proses pembuatan dan pemasaran [PAMI98]. Designed-in security meliputi perancangan dari chip mikroprosesor. Kontrol terhadap informasi meliputi bagaimana informasi yang rahasia disimpan. Sedangkan proses pembuatan dan pemasaran lebih banyak memperhatikan aspek keamanan dari chip tersebut, misalnya tempat penyimpanan yang aman.
    2. Lebih banyak menyimpan informasi daripada kartu magnetik.Kapasitas memori dari smartcard lebih besar dibanding kartu magnetik. Kartu magnetik hanya memiliki memori sebesar 140 byte [ARCL97] yang hanya cukup untuk menyimpan kode PIN dan data untuk login ke dalam server-based system. Oleh karena itu, transaksi lebih banyak dilakukan secara on-line. Sedangkan smartcard mempunyai ukuran memory bermacam-macam, misalnya dari 1 Kbyte (CP1 dari ASE(Alladin Smartcard Environment)), 2 Kbyte (CC1 dari ASE(Alladin Smartcard Environment)), 22 Kbyte (JavaCard) dan 31 Kbyte(MSC0402 dari Motorola). Selain berisi informasi, smartcard juga berisi sistem operasi yang mengendalikan seluruh proses yang terjadi di smartcard.
    3. Lebih sulit untuk ditiru daripada kartu magnetik. Kartu magnetik mempunyai pita magnetik pada permukaaannya. Peng-copy-an terhadap kartu magnetik dilakukan dengan meng-copy pita magnetik tersebut ke kartu lain. Pada smartcard peng-copy-an terhadap kartu sulit dilakukan, ini disebabkan karena setiap kartu memiliki nomor seri yang unik, tidak ada 2 buah kartu yang memiliki nomor seri yang sama. Jika pengaman dari kartu dilakukan dengan menghitung hash dari nomor seri kartu, maka peng-copy-an kartu tidak mungkin dilakukan. Selain itu juga disebabkan karena proteksi terhadap data dengan menggunakan secret code, sehingga data tidak dapat dibaca tanpa mengetahui secret code-nya.
    4. Dapat digunakan kembali. Setelah nilai yang tertulis di dalam smartcard, misalnya jumlah pulsa/uang habis,smartcard dapat di’isi’ ulang dengan menuliskan nilai tertentu ke dalamnya. Ini bisa dilakukan selama kondisi smartcard masih baik, misalnya tidak terdapat kerusakan pada chip. Berbeda dengan kartu magnetik, setelah nilai yang ada di dalamnya habis, maka kartu tersebut tidak dapat digunakan kembali.
    5. Dapat melakukan banyak fungsi di berbagai area industri.
    6. Selalu mengalami evolusi (sesuai dengan perkembangan chip komputer dan memori).
    7. kemudahan mengakses data
    8. keamanan menyimpanan data
    9. perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    10. bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    a. 2. Kelemahan dari smart card
    1. Keterbatasan smart card saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    2. saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masih belum dikenal oleh masyarakat luas.
    a. 3. Contoh aplikasi smart card
    Aplikasi smart card yang sering digunakan dalam perusahaan yaitu absensi para karyawan, dengan adanya alat tersebut maka akan mempermudah perusahaa dalam melihat kinerja karyawan tersebut.
    B. KARTU KREDIT
    Mengingat transaksi elektronik umumnya dilakukan dengan menggunakan pembayaran melalui kartu kredit sebagai aktivasi atau otentifikasi transaksi, maka tentu saja kejahatan teknologi internet berhubungan pula dengan sistem pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, sehingga muncullah apa yang dinamakan dengan tindak penipuan atau penyalahgunaan kartu kredit (credit card fraud).
    b. 1. Keunggulan dari kartu kredit
    1. 1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.

    b. 2. Kelemahan dari kartu kredit
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    b. 3. Contoh aplikasi kartu kredit
    Aplikasi dari kartu kredit adalah fasilitas yang diberikan Bank kepada nasabah dengan menggunakan ATM sebagai suatu kartu kredit.

    Posted by SIGIT AHMAT HARIANTO (09520011) | May 24, 2011, 2:14 am
  9. SMART-CARD
    Smart card adalah suatu sistem penyimpanan data elektronik, mungkin disertai kemampuan komputasi (microprocessor card), yang dibuat menjadi berupa kartu plastik seukuran kartu kredit. Smart card pertama kali digunakan sebagai alat pembayaran telepon umum pada tahun 1984. Smart card ditempatkan dalam sebuah reader yang membuat suatu koneksi galvanic ke permukaan smart card menggunakan spring kontak. Melalui permukaan kontak itu pulalah smart card diberikan catu daya dan sinyal clock. Data dipindahkan dengan antarmuka serial bidireksional (port I/O).
    Smart Card merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data, media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Smart Card memiliki beberapa keunggulan dalam hal kehandalan, kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan. Kartu pintar ini cukup mudah untuk diprogram, sehingga memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    Keunggulan lainnya kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    Kelemahan bagi smart card yang diakses dengan kontak adalah tingkat seringnya kontak antara smart card dengan reader dapat mengakibatkan korosi dan menempelnya kotoran.
    Smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masih belum dikenal oleh masyarakat luas.
    Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    CYBER CASH
    CyberCash [Cybe 97] adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa bank pendukung.
    CyberCash menggunakan sebuah perangkat lunak yang harus didownload (disebut wallet, yang dalam bahasa Indonesia berarti dompet) ke dalam hard disk konsumen terlebih dahulu. Wallet tersebut nanti akan dijalankan browser saat konsumen melakukan transaksi. Wallet tersebut dapat didownload tidak saja dari CyberCash, namun juga dari CompuServe, CheckFree dan beberapa situs lainnya. Meskipun ada sedikit perbedaan, namun semuanya kompatibel dengan skenario transaksi CyberCash.
    Seperti dalam kenyataan sehari – hari, sebelum melakukan transaksi, konsumen harus mengisi dompet dengan alat pembayaran, baik dengan kartu kredit atau uang. Demikian pula wallet. Wallet itu harus diisi kartu kredit dulu. Dalam skenario CyberCash, informasi kartu kredit dipertalikan secara elektronik dengan wallet.
    Selain itu, konsumen juga dapat mengisi wallet-nya dengan uang elektronik yang diedarkan CyberCash dengan istilah CyberCoin. Konsumen dapat membeli sejumlah CyberCoin dengan menggunakan kartu kredit, atau menggunakan rekening bank yang telah dimiliki sebelumnya pada sebuah bank yang ikut berpartisipasi dalam skenario transaksi CyberCash. Rekening bank konsumen tersebut harus dipertalikan dahulu dengan program wallet yang digunakan konsumen yang bersangkutan, sehingga setiap kali konsumen menggunakan wallet, program wallet tadi sudah tahu rekening bank siapa yang digunakan. Sejumlah uang yang sama dengan CyberCoin yang dibeli, akan didebit dari rekening bank sang konsumen.
    Pedagang dalam skenario SPI menggunakan perangkat lunak Secure Merchant Payment System (SMPS) yang disediakan CyberCash. Perangkat lunak ini seolah – oleh bertindak sebagai point-of-sale (POS) pedagang, yang menghubungkan konsumen dengan CyberCash. Pedagang, seperti halnya konsumen, juga harus mendaftarkan diri lebih dahulu ke CyberCash.

    KARTU KREDIT
    Pada dasarnya Kartu kredit itu bisa dilihat sebagai dua hal:
    a. alat pembayaran
    b. fasilitas utang
    Keungulan:
    1. Bisa dibayar belakangan (artinya beli hari ini, bayar belakangan, maksimal 45 hari)
    2. Bisa jadi jalan keluar saat butuh uang mendadak, misalnya masuk rumah sakit malamhari
    3. Alat pembayaran, nggak perlu bawa uang tunai dalam jumlah besar.
    4. Bisa mengkonsolidasikan seluruh tagihan, misalnya telepon, listrik, TV Kabel, sehingga kita nggak perlu inget tanggal jatuh tempo masing-masing, cukup ingat satu tanggal tagihan kartu kredit saja.
    5. Anda tak akan dikenakan bunga jika membayar utang Anda sampai lunas di bawah grace period (sebelum jatuh tempo) dalam waktu 25-30 hari.
    6. Menyederhanakan pencatatan karena perusahaan kartu kredit akan mengirimkan laporan ke rekening Anda.
    7. Resikonya lebih rendah dibandingkan dengan membawa uang tunai.
    8. Dapat digunakan di seluruh dunia karena pihak bank penerbit bekerja sama dengan jaringan keuangan internasional yang diakui di seluruh dunia.
    9. Manfaat luas karena saat ini pihak bank penerbit sudah bekerja sama dengan beberapa merchant untuk memberikan diskon khusus dengan kartu kredit.
    Kelemahan
    1. Bunganya besar, kalo kita nggak bayar seluruh tagihan, maka bunga akan dihitung berdasarkan besarnya tagihan awal. misalnya kita ada tagihan 5 juta, kita bayar 4,9 juta (sisa 100 ribu) maka bunga yang dikenakan berdasarkan pembelanjaan yang 5 juta, bukan yang seratus ribu.
    2. Anda cenderung berbelanja lebih banyak dengan kartu kredit sehingga kecenderungan konsumerisme lebih tinggi.
    EFT
    Istilah “electronic fund transfer” secara umum mengacu kepada transaksi yang dilakukan melalui electronic terminal, telepon, computer, atau magnetic tape yang menginstruksikan lembaga keuangan untuk mengkredit atau mendebet rekening nasabah. Termasuk pula dalam pengertian EFT ini semua transaksi kartu debet baik dengan electronic terminal maupun tidak.
    EFT diartikan sebagai segala jenis transfer – selain transaksi melalui cek, draft, atau instrumensejenis – yang dilakukan melalui terminal, instrumen telepon, atau komputer, atau magnetic tape, untuk memberikan arahan, instruksi/perintah,atau memberikan wewenang kepada institusi keuangan (bank, credit union)untuk melakukan pendebetan ataupengkreditan terhadap suatu rekening. Termasuk di dalam pengertian ini adalah: point of sale transfers, transaksi ATM (automated teller machine), penarikan atau penyetoran uang secara langsung, dan transfer melalui telepon.
    Kelebihan teknik pembayaran EFT ini tentu saja memudahkan publisher dalam mengontrol payment history dari account-nya masing-masing. Sebelumnya Publisher terlebih dahulu, mengisi Data Bank yang dijadikan sebagai tujuan transfer dana AdSense na..
    Dengan EFT sistem ini, akan mempeercepat update data History Payment pada account AdSense, kira-kira selang beberapa hari setelah Dana ditransfer Google, History Payment pun akan diupdate.
    Keunggulan lainnya ialah:
    Berbelanja online langsung dari komputer.
    Menyimpan dana secara praktis dan efisien
    Melakukan pembayaran dari pribadi ke pribadi atau pribadi ke perusahaan dan sebaliknya.
    Melakukan transaksi e-commerce
    Pembayaran Payroll karyawan
    Membayar tagihan
    Menyumbang (donasi) untuk kegiatan amal
    Spekulasi / trading atau mengikuti program investasi di Internet.
    Sarana pembayaran program MLM

    Posted by DINI AINIL MURNI (09520069) | May 24, 2011, 2:21 am
  10. Aulia Sandra Ozha (09520076)
    Pembayaran Secara Elektronik
    • Smart Card
    Kartu Smart dapat digunakan untuk identifikasi, otentikasi, penyimpanan data dan pengolahan aplikasi. Sistem pembayaran tol berlangganan menggunakan smart card. kartu Smart juga dapat menyimpan informasi seperti: indentitas murid di sebuah perguruan tinggi, sekolah atau universitas, atau karyawan / personil yang bekerja untuk sebuah organisasi atau perusahaan.
    Juga sebagai kartu ID, kartu pintar juga dapat digunakan untuk membayar barang-barang seperti: bensin, angkutan umum, saham ritel umum, makan di restoran dan minuman di sebuah bar. Juga un-seperti strip magnetik pada kartu kredit, kenangan smartcard tidak datang dalam kontak dengan pembaca mereka dan karena itu tidak aus dari berlebihan seperti strip magnetik lakukan. Pengguna dapat memuat Smartcard dengan nilai tunai (kredit) untuk membayar barang atau jasa: dikenal sebagai dompet elektronik. Atau mereka dapat mengumpulkan poin agar dapat menerima diskon: dikenal sebagai kartu loyalitas.
    Semua dalam semua kartu pintar memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan kartu magnetik:
    Greater kehandalan ialah pengurangan perusakan dan pemalsuan karena
    mekanisme keamanan yang tinggi. Kapasitas penyimpanan meningkat hingga 100 kali. Smartcard adalah multi-fungsional. Kehidupan kerja diantisipasi smartcard adalah sepuluh tahun dibandingkan dengan kartu strip magnetik di tiga.
    Smart Card dalam sepuluh tahun ke depan lima hingga akan menjadi
    standar industri dalam kartu debit dan kredit. Sebagai bank jalan utama tinggi dan rumah-rumah keuangan sekarang berinvestasi dalam perubahan ke teknologi kartu cerdas.
    • Cyber Cash
    CyberCash’s Secure Internet Kartu Kredit Service memberikan nyata, waktu solusi aman untuk merchant processing pembayaran kartu kredit melalui Internet. The Credit Card Service lets any consumer with a valid credit card buy from any CyberCash enabled merchant. Kartu Kredit Service memungkinkan setiap konsumen dengan kartu kredit yang valid membeli dari CyberCash diaktifkan setiap pedagang.
    Dirancang untuk mengintegrasikan sepenuhnya dengan ada sistem pemrosesan transaksi yang digunakan oleh bank dan lembaga keuangan lainnya, layanan ini menyediakan dan seketika otentikasi otomatis, memungkinkan pemrosesan order untuk melintasi Internet 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
    Konsumen Manfaat:
    • Safe, private and easy to use. Aman, swasta dan mudah digunakan. Protected by the highest allowed levels of Internet encryption with assured authentication. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
    • Use existing Visa, MasterCard, American Express or Discover. Gunakan ada Visa, MasterCard, American Express atau Discover. No special credit cards are necessary. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
    • Complete on-line payments Lengkap on-line pembayaran
    Merchant Manfaat:
    • Real-time authorization and settlement Real-time, otorisasi dan penyelesaian
    • Receive payments instantly and secure, Menerima pembayaran langsung dan aman
    • No need to maintain expensive phone or fax operations, tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
    • Open 24 hours a day, buka 24 jam sehari
    • Credit Card
    Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, pembayaran kartu kredit minimum adalah sebesar 10 persen dari besarnya jumlah tagihan Anda.
    Aturan tersebut memang mengundang banyak reaksi keras dari para nasabah. Padahal Bank Indonesia mengeluarkan aturan itu dibuat justru untuk memacu orang agar segera dapat menyelesaikan utangnya dan tidak terlena dengan pembayaran minimum yang akhirnya akan menjadi beban yang menumpuk.
    Nah yang harus kita cari solusinya adalah bagaimana menyiasati aturan itu? Mumpung ini di awal tahun, yang identik dengan rencana-rencana baru, maka di bawah ini saya akan coba kasih 5 hal yang harus Anda lakukan untuk menghadapi peraturan baru tersebut.
    1. Bayar Dulu, Jangan Ditunda
    Ada kebiasaan keliru yang kerap kita lakukan dalam membayar kartu kredit. Dana diambil setelah semua kebutuhan atau keinginan terpenuhi. Itu juga kalau masih sisa. Tentu ini enggak benar. Kalau memang mau bayar, ya jangan ditunda-tunda. Misalnya, Anda gajian tanggal 25. Ya bayar tagihan Anda segera setelah gajian, meski jatuh tempo pembayaran, misalnya masih tanggal 10 dan Anda belum mendapat rincian tagihan. Sebaiknya, Anda tetap segera bayar. Soal berapa besarnya, kan, bisa dikira-kira. Jadi tak ada alasan untuk menunda.
    2. Tetapkan Berapa Yang Bersedia Anda Bayar Sebelum Anda Benar-benar Memakai Kartunya.
    Ini adalah salah satu cara untuk mengatur pengeluaran Anda. Katakan saja bulan lalu tagihan Anda nol. Lalu, Anda belanja di sejumlah toko, di mana total tagihan Anda untuk bulan ini adalah Rp 250 ribu. Nah, setelah Anda melakukan pembayaran sebesar Rp 250 ribu untuk tagihan itu, coba tetapkan berapa nilai yang akan Anda bayarkan untuk bulan depan. Seleksi Penggunaan Dengan Bijak.

    • EFT (ELECTRONIC FUND TRANSFER)
    Electronic Fund Transfer Act (15 USC1693 et seq), bermaksud untuk memberikan ketentuan dasar bagi hak, kewajiban, dan tanggung jawab pihakpihak di dalam penyelenggaraan sistem electronic fund transfer (EFT).

    Tujuan utama dari UU ini adalah memberikan perlindungan terhadap hak konsumen/nasabah individu (individual consumer). Hal-hal yang diatur di dalam undang-undang tersebut antara lain:syarat dan kondisi transfer, penyelesaian dalam hal terjadi error, tanggung jawab nasabah, tanggung jawab lembaga keuangan, penerbitan kartu atau alat akses lainnya, penangguhan tangggung jawab, kewajiban menggunakan transfer elektronik, tanggung jawab pidana, sanksi administrasi, dsb.

    Didalam UU ini, EFT diartikan sebagai segala jenis transfer – selain transaksi
    melalui cek, draft, atau instrument sejenis – yang dilakukan melalui terminal, instrumen telepon, atau komputer, atau magnetic tape, untuk memberikan arahan, instruksi/perintah, atau memberikan wewenang kepada institusi keuangan (bank, credit union) untuk melakukan pendebetan atau pengkreditan terhadap suatu rekening.

    Termasuk di dalam pengertian ini adalah: point of sale transfers, transaksi ATM (automated teller machine), penarikan atau penyetoran uang secara langsung, dan transfer melalui telepon.

    Posted by aulia sandra ozha | May 24, 2011, 2:41 am
  11. SMART CARD

    Implementasi Smart Card Pada Absensi
    1. Pengertian Smart Card

    Smart Card adalah media penyimpan data dalam satu kartu yang merupakan pengembangan dari kartu magnetik dan mempunyai ukuran serupa dengan kartu pembayaran plastik masa kini. Beberapa jenis Smart Card masa kini memiliki chip Microprocessor serta Memory didalamnya sehingga Smart Card itu sendiri mampu menjalankan berbagai aplikasi seperti memproses

    data, melakukan proteksi terhadap data, serta melakukan proses otentifikasi.

    2. Contact Smart Card
    Contact smart card memiliki chip kecil keemasan pada kartu, saat dibaca oleh reader, chip tersebut melakukan kontak dengan konektor yang dapat membaca informasi dari chip, dan dapat menuliskan informasi kembali kedalam chip.Pada contact smart card, beberapa standard ISO telah dikeluarkan untuk mendefinisikan bentuk fisik, posisi, karakteristik, protokol, format perintah yang dikirim dan respon yang dikembalikan, ketahanan kartu, hingga fungsinya. Kartu ini sendiri tidak memiliki baterai sebagai sumber tenaga, karena energi yang dibutuhkan akan dihasilkan oleh card reader, yang digunakan sebagai media komunikasi antara smart card dan host (misalnya komputer). Aplikasi yang melakukan proses dapat Anda letakkan pada host / komputer, bersamaan dengan database atau tools yang diperlukan oleh aplikasi.

    3. Cara kerja Smart Card Secara Umum
    PT Teknologi adalah layanan system proses menyimpan data absensi karyawan dengan menggunakan teknologi contact smart card berbasis smart card. Kelebihannya, memudahkan proses penyimpanan data absesnsi karyawan secara strutktur, dan memudahkan proses absensi secara cepat, dan mengurangi terjadinya kesalahan pada data absensi karyawan. Cara penggunaanya cukup mudah, kartu tinggal di sentuhkan pada reader Electronic Data Capture (EDC) dan dalam 3 detik proses data absensi telah selesai dan tersimpan.

    4. Cara Kerja Smart Card pada Absensi
    Cara Kerja smart card dalam kehadiran (absensi) seperti pada Gambar No 3. Aplikasi POS yang terhubung dengan EDC seperti pada Gambar No 2 Cara kerja dari aplikasi POS yang terhubung dengan EDC digambarkan pada Gambar di bawah ini sebagai berikut ;

    5. Implementasi Smart Card
    Untuk mudahnya, anggap Anda ingin membuat sebuah aplikasi absensi karyawan dengan menggunakan smart card, tentu saja Anda dapat membuat aplikasi yang tidak menggunakan media kartu, kartu hanyalah kemasan untuk tag atau chipnya.Tetapi untuk mudahnya kita akan berasumsi menggunakan kartu sebagai kemasannya.Untuk itu, setiap karyawan memiliki sebuah smart card agar dapat melakukan absensi. Sebuah card reader yang terhubung dengan sebuah komputer akan digunakan untuk membaca smart card tersebut, dan aplikasi Anda pada komputer tersebut akan melakukan proses pendataan yang diperlukan. Dari sisi hardware, Anda harus mengenal atau menentukan spesifikasinya, misalnya frekuensi yang digunakan (jika merupakan contactless atau RFID card), karakteristik dan kapasitas memory yang digunakan didalam chip, dan spesifikasi readernya. Dari sisi software, yang Anda butuhkan adalah interface yang mengirimkan output, dan diterima sebagai input pada aplikasi Anda. Interface ini dapat berupa API (Application Programming Interface), yang sering merupakan bagian dari SDK (Software Development Kit) yang disediakan oleh vendor hardware.Sedangkan “mantra” atau bahasa pemrograman yang Anda gunakan, adalah bahasa pemrograman favorit Anda, tentu saja jika Anda menggunakan SDK dari vendor, pastikan bahasa pemrograman yang Anda gunakan didukung oleh SDK tersebut. Agar aplikasi Anda dapat berkomunikasi dengan card reader dan memperoleh input darinya, aplikasi Anda harus terlebih dahulu mengenali card reader, untuk itu diperlukan proses inisiasi dengan card reader. Jika proses inisiasi telah berjalan, tugas berikut aplikasi Anda adalah menangkap data yang diberikan oleh card reader saat sebuah smart card terbaca. Jika sebuah smart card terdeteksi, Anda mungkin perlu melakukan beberapa validasi data yang diijinkan masuk dalam aplikasi. Mungkin Anda juga perlu mengambil beberapa informasi yang terdapat didalam smart card, mungkin berupa nomor induk karyawan atau informasi lainnya. Informasi disimpan didalam memory smart card berdasarkan blok-blok yang telah telah ditentukan. Jika diperlukan, aplikasi Anda dapat menuliskan kembali informasi pada lokasi blok memory tertentu pada smart card. Hingga langkah ini, beberapa perintah dasar yang harus Anda miliki berkaitan dengan hardware, adalah perintah-perintah:
    1. Inisiasi card reader,
    2. Validasi/Autentifikasi smart card,
    3. Membaca informasi dari smart card,
    4. Menulis informasi pada smart card.
    Agar terdapat batas yang jelas, Anda perlu membuat suatu modul (mungkin Anda perlu memberikannya nama, misalnya modul Smart) yang mengakomodir kebutuhan hingga tahap ini. Perintah-perintah programming yang digunakan bisa jadi berbeda jika Anda menggunakan API atau SDK yang berbeda, tetapi fungsi dasarnya tetap sama. Selebihnya diluar modul Smart diatas, adalah aplikasi database yang umum, menyimpan dan memroses data, melakukan perhitungan yang diperlukan, menampilkan laporan, dan lain sebagainya.

    Gambar 5 [Implementasi Smart Card]

    Jika suatu saat Anda membuat aplikasi lain yang menggunakan smart card, Anda dapat menggunakan kembali (re-use) modul Smart diatas, dan berkonsentrasi pada proses bisnis di aplikasi dan database. Informasi didalam smart card, mungkin memiliki format tertentu, misalnya tertulis dalam karakter hexadecimal, untuk itu seperangkat library atau function konversi perlu Anda siapkan. ntuk mendukung keamanan, ada baiknya Anda melakukan enkripsi pada informasi penting yang ingin disimpan pada smart card. ari sebuah aplikasi sederhana, bukan tidak mungkin berkembang menjadi aplikasi yang lebih rumit seperti contoh-contoh yang telah dijelaskan diatas. Dalam hal ini, segala kemungkinan yang dapat dipikirkan untuk menjadi celah keamanan sistem harus diantisipasi dengan baik.
    `
    6.Keunggulan dan Kelebihan smart card, antara lain:
    • Kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    • Smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    7. Keterbatasan dan Kekurangan smart card, antara lain :
    • Smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    • Smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.

    CYBERCASH

    1.Pengertian
    Sebuah web pemrosesan pembayaran layanan dari CyberCash, Inc, Oakland, CA yang memungkinkan merchant untuk memproses kartu kredit dan memulai transfer langsung dari rekening cek pelanggan. Merchant transaksi dikirim ke server CyberCash yang mengakses jaringan kartu kredit dan Automated Clearing House (ACH). Selain proses pembayaran yang back-end, CyberCash juga menyediakan layanan dompet InstaBuy digital yang mengisi formulir di situs belanja online.
    CyberCash [Cybe 97] adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa bank pendukung.
    2.Sejarah
    CyberCash Inc pembayaran layanan internet untuk perdagangan elektronik , berkantor pusat di Reston, Virginia. Perusahaan ini didirikan pada Agustus 1994 oleh Daniel C. Lynch (yang menjabat sebagai ketua) dan William N. Melton (yang menjabat sebagai presiden dan CEO, dan kemudian ketua). Perusahaan yang awalnya disediakan “CyberCoin” perangkat lunak dompet elektronik untuk konsumen dan menyediakan software untuk merchant untuk menerima pembayaran, tapi kemudian ditinggalkan uang elektronik dan menawarkan bentuk-bentuk pembayaran terikat pada kartu kredit .
    Pada tahun 1995 , perusahaan yang diusulkan RFC 1898 , CyberCash Kartu Kredit Protocol Version 0.8. Perseroan menjadi perusahaan publik pada 19 Februari 1996 dengan simbol “CYCH” dan sahamnya naik 79% pada hari pertama perdagangan. Pada bulan Januari 2000, seorang hacker remaja Rusia dijuluki “Maxus” mengumumkan ia telah retak aplikasi ICVerify CyberCash’s, perusahaan menyangkal ini.
    Perusahaan mengajukan Bab 11 kebangkrutan pada 11 Maret 2001 dan aset perusahaan dan nama diakuisisi oleh VeriSign beberapa bulan kemudian.
    3.Implementasi CyberCash
    Perangkat Lunak
    CyberCash menggunakan sebuah perangkat lunak yang harus di-download (disebut wallet, yang dalam bahasa Indonesia berarti dompet) ke dalam hard disk konsumen terlebih dahulu. Wallet tersebut nanti akan dijalankan oleh browser saat konsumen melakukan transakasi. Wallet tersebut dapat di-download tidak saja dari CyberCash, namun juga dari CompuServe, CheckFree dan beberapa situs lainnya. Meskipun ada sedikit perbedaan, namun semuanya kompatibel dengan skenario transaksi CyberCash. Seperti dalam kenyataan sehari-hari, sebelum melakukan transaksi, konsumen harus mengisi dompet dengan alat pembayaran, baik itu dengan kartu kredit atau uang. Demikian pula dengan wallet. Wallet itu harus diisi kartu kredit dulu. Dalam scenario CyberCash, informasi kartu kredit dipertalikan secara elektronik dengan wallet.
    4.Kelebihan Cyber Cash :

    KARTU KREDIT

    1.Pengertian

    Kartu kredit adalah sarana untuk berbelanja yang memungkinkan penundaan pembayaran atas pembelian barang atau jasa.
    • Definisinya Secara Bahasa
    Kata bithaqah (kartu) secara bahasa digunakan untuk po-tongan kertas kecil atau dari bahan lain, diatasnya ditulis penjelasan yang berkaitan dengan potongan kertas itu. Sementara kata i’timan secara bahasa artinya adalah kondisi aman dan saling percaya. Dalam kebiasaan dalam dunia usaha artinya semacam pinjaman, yakni yang berasal dari kepercayaan terhadap peminjam dan sikap amanahnya serta kejujurannya. Oleh sebab itu ia memberikan dana itu dalam bentuk pinjaman untuk dibayar secara tertunda.
    • Definisi Kartu Kredit Secara Terminologis
    Kartu kredit yaitu kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank dan sejenisnya yang dapat digunakan oleh pembawanya untuk membeli segala keperluan dan barang-barang serta pelayanan tertentu secara hutang. Kalau kita terjemahkan kata ‘kredit giro’ ini secara langsung artinya adalah kartu pinjaman. Atau kartu yang memberikan kesempatan kepada pembawanya untuk mendapatkan pinjaman.
    2.Kelebihan Kartu Kredit :
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.

    3.Kelemahan kartu kredit :
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.

    4.Implementasi kartu kredit
    Penggantian Kartu Kredit Nasabahnya dengan kartu kredit yang berteknologi Chip oleh Bank. Hal ini dilaksanakan Sesuai Ketentuan Bank Indonesia yang termuat di dalam Surat Edaran No. 11/10/DASP tanggal 13 April 2009 perihal penyelenggaraan Kegiatan Alat Bayar dengan menggunakan Kartu, maka pertanggal 01 Januari 2010 seluruh Transaksi Menggunakan Kartu Kredit hanya bisa dilakukan oleh pemegang Kartu Kredit yang berteknologi Chip. Tujuan dari diberlakukannya ketentuan tersebut adalah untuk lebih meningkatkan keamanan transaksi nasabah Bank karena kartu yang berteknologi chip mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi dalam melindungi data-data nasabah.
    Disamping kartu berteknologi chip, dikenal pula kartu dengan teknologi Magnetic Stripe. Kartu ini yang selama ini telah dipakai oleh sebagian besar Bank di Indonesia.
    Perbedaan mendasar antara kartu berteknologi Chip dan Berteknologi Magnetic Stripe (MS) adalah bahwa kartu dengan teknologi chip lebih unggul dalam hal keamanan menyimpan data nasabah, sedangkan kekurangannya adalah bahwa kartu dengan teknologi chip biayanya jauh lebih mahal dari kartu dengan teknologi Magnetic Stripe.Atas dasar keamana tersebut, di negara-negara maju kartu dengan teknologi Magnetic Stripe sudah lama ditinggalkan dunia perbankan dan beralih ke teknologi Chip.

    ELECTRONIC FUNDS TRANSFER (EFT) ATAU TRANSFER DANA ELEKTRONIK

    1.Pengertian
    Elektronik dana transfer atau EFT adalah pertukaran elektronik atau transfer uang dari satu account ke account lainnya, baik dalam lembaga keuangan tunggal atau di beberapa lembaga, melalui komputer yang berbasis sistem-.
    Istilah ini digunakan untuk sejumlah konsep yang berbeda:
    • Pemegang Kartu diprakarsai transaksi, dimana pemegang kartu yang membuat penggunaan kartu pembayaran
    • Direct deposit pembayaran gaji bagi perusahaan untuk karyawan, mungkin melalui biro jasa penggajian
    • debit langsung pembayaran, kadang-kadang disebut cek elektronik, untuk yang bisnis membebani konsumen rekening bank untuk pembayaran barang atau jasa
    • Elektronik tagihan pembayaran di perbankan online , yang mungkin disampaikan oleh EFT atau cek kertas
    • Transaksi yang melibatkan nilai yang disimpan dalam uang elektronik , mungkin dalam mata uang pribadi
    • Wire transfer melalui jaringan perbankan internasional (membawa biaya yang lebih tinggi di Amerika Utara)
    • Elektronik Manfaat Transfer
    Pada tahun 1978 Kongres AS mengesahkan Undang-Undang Transfer Dana Elektronik untuk menetapkan hak dan kewajiban konsumen serta tanggung jawab semua peserta dalam kegiatan EFT di Amerika Serikat.
    2.Kelebihan EFT :
    1. EFT aman, aman, efisien, dan lebih murah daripada pembayaran cek kertas dan koleksi.
    2. EFT mengurangi biaya administrasi, peningkatan efisiensi, pembukuan disederhanakan, dan keamanan yang lebih besar.
    3.Kelemahan EFT :
    a.Meningkatkan INDIVIDUALISME, seseorang dapat bertransaksi dan mendapatan barang/jasa yang diperlukan tanpa bertemu dengan siapapun.
    4.Implementasi EFT pada pembayaran gaji:
    Salah satu program EFT paling banyak digunakan adalah Direct Deposit, di mana gaji disimpan langsung ke rekening bank karyawan, meskipun EFT mengacu pada setiap transfer dana yang dimulai melalui terminal elektronik, termasuk kartu kredit, ATM, Fedwire dan point-of -penjualan (POS) transaksi. Hal ini digunakan untuk kedua transfer kredit, seperti pembayaran gaji, dan untuk transfer debet, seperti pembayaran hipotek.
    Transaksi diproses oleh bank melalui Automated Clearing House (ACH) jaringan, sistem aman transfer yang menghubungkan semua lembaga keuangan AS. Untuk pembayaran, dana akan ditransfer secara elektronik dari satu rekening bank ke bank perusahaan penagihan, biasanya kurang dari satu hari setelah tanggal pembayaran yang ditentukan.

    Posted by ZELVI RHIZQA PRAYUDASARI | May 24, 2011, 3:03 am
  12. Keunggulan dan Kekurangan Pembayaran Secara Elektronik
    A. SMART CARD
    Kartu Smart dapat digunakan untuk identifikasi, otentikasi, penyimpanan data dan pengolahan aplikasi. Sistem pembayaran tol berlangganan menggunakan smart card. Kartu Smart juga dapat menyimpan informasi seperti: indentitas murid di sebuah perguruan tinggi, sekolah atau universitas, atau karyawan / personil yang bekerja untuk sebuah organisasi atau perusahaan.
    Juga sebagai kartu ID, kartu pintar juga dapat digunakan untuk membayar barang-barang seperti: bensin, angkutan umum, saham ritel umum, makan di restoran dan minuman di sebuah bar. Juga un-seperti strip magnetik pada kartu kredit, kenangan smartcard tidak datang dalam kontak dengan pembaca mereka dan karena itu tidak aus dari berlebihan seperti strip magnetik lakukan. Pengguna dapat memuat Smartcard dengan nilai tunai (kredit) untuk membayar barang atau jasa: dikenal sebagai dompet elektronik. Atau mereka dapat mengumpulkan poin agar dapat menerima diskon: dikenal sebagai kartu loyalitas. Semua dalam semua kartu pintar memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan kartu magnetik:
    Greater kehandalan ialah pengurangan perusakan dan pemalsuan karena mekanisme keamanan yang tinggi. Kapasitas penyimpanan meningkat hingga 100 kali. Smartcard adalah multi-fungsional. Kehidupan kerja diantisipasi smartcard adalah sepuluh tahun dibandingkan dengan kartu strip magnetik di tiga.
    Smart Card dalam sepuluh tahun ke depan lima hingga akan menjadi standar industri dalam kartu debit dan kredit. Sebagai bank jalan utama tinggi dan rumah-rumah keuangan sekarang berinvestasi dalam perubahan ke teknologi kartu cerdas.

    B. CYBER CASH
    CyberCash’s Secure Internet Kartu Kredit Service memberikan nyata, waktu solusi aman untuk merchant processing pembayaran kartu kredit melalui Internet. The Credit Card Service lets any consumer with a valid credit card buy from any CyberCash enabled merchant. Kartu Kredit Service memungkinkan setiap konsumen dengan kartu kredit yang valid membeli dari CyberCash diaktifkan setiap pedagang.
    Dirancang untuk mengintegrasikan sepenuhnya dengan ada sistem pemrosesan transaksi yang digunakan oleh bank dan lembaga keuangan lainnya, layanan ini menyediakan dan seketika otentikasi otomatis, memungkinkan pemrosesan order untuk melintasi Internet 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
    Konsumen Manfaat:
     Safe, private and easy to use. Aman, swasta dan mudah digunakan. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
     Use existing Visa, MasterCard, American Express or Discover. Gunakan ada Visa, MasterCard, American Express atau Discover. No special credit cards are necessary. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
     Complete on-line payments Lengkap on-line pembayaran
    Merchant Manfaat:
     Real-time authorization and settlement Real-time, otorisasi dan penyelesaian
     Receive payments instantly and secure, Menerima pembayaran langsung dan aman
     No need to maintain expensive phone or fax operations, tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
     Open 24 hours a day, buka 24 jam sehari

    C. CREDIT CARD
    Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, pembayaran kartu kredit minimum adalah sebesar 10 persen dari besarnya jumlah tagihan Anda. Aturan tersebut memang mengundang banyak reaksi keras dari para nasabah. Padahal Bank Indonesia mengeluarkan aturan itu dibuat justru untuk memacu orang agar segera dapat menyelesaikan utangnya dan tidak terlena dengan pembayaran minimum yang akhirnya akan menjadi beban yang menumpuk.
    Untuk itu kita harus cari solusinya bagaimana menyiasati aturan itu? Mumpung ini di awal tahun, yang identik dengan rencana-rencana baru, maka di bawah ini ada 2 hal yang harus dilakukan untuk menghadapi peraturan baru tersebut.
    1. Bayar Dulu, Jangan Ditunda
    Ada kebiasaan keliru yang kerap kita lakukan dalam membayar kartu kredit. Dana diambil setelah semua kebutuhan atau keinginan terpenuhi. Itu juga kalau masih sisa. Tentu ini enggak benar. Kalau memang mau bayar, ya jangan ditunda-tunda. Misalnya, Anda gajian tanggal 25. Ya bayar tagihan Anda segera setelah gajian, meski jatuh tempo pembayaran, misalnya masih tanggal 10 dan Anda belum mendapat rincian tagihan. Sebaiknya, Anda tetap segera bayar. Soal berapa besarnya, kan, bisa dikira-kira. Jadi tak ada alasan untuk menunda.
    2. Tetapkan Berapa Yang Bersedia Anda Bayar Sebelum Anda Benar-benar Memakai Kartunya.
    Ini adalah salah satu cara untuk mengatur pengeluaran Anda. Katakan saja bulan lalu tagihan Anda nol. Lalu, Anda belanja di sejumlah toko, di mana total tagihan Anda untuk bulan ini adalah Rp 250 ribu. Nah, setelah Anda melakukan pembayaran sebesar Rp 250 ribu untuk tagihan itu, coba tetapkan berapa nilai yang akan Anda bayarkan untuk bulan depan. Seleksi Penggunaan Dengan Bijak.

    D. EFT (ELECTRONIC FUND TRANSFER)
    Electronic Fund Transfer Act (15 USC1693 et seq), bermaksud untuk memberikan ketentuan dasar bagi hak, kewajiban, dan tanggung jawab pihak-pihak di dalam penyelenggaraan sistem electronic fund transfer (EFT).

    Tujuan utama dari UU ini adalah memberikan perlindungan terhadap hak konsumen/nasabah individu (individual consumer). Hal-hal yang diatur di dalam undang-undang tersebut antara lain:syarat dan kondisi transfer, penyelesaian dalam hal terjadi error, tanggung jawab nasabah, tanggung jawab lembaga keuangan, penerbitan kartu atau alat akses lainnya, penangguhan tangggung jawab, kewajiban menggunakan transfer elektronik, tanggung jawab pidana, sanksi administrasi, dsb.

    Didalam UU ini, EFT diartikan sebagai segala jenis transfer – selain transaksi
    melalui cek, draft, atau instrument sejenis – yang dilakukan melalui terminal, instrumen telepon, atau komputer, atau magnetic tape, untuk memberikan arahan, instruksi/perintah, atau memberikan wewenang kepada institusi keuangan (bank, credit union) untuk melakukan pendebetan atau pengkreditan terhadap suatu rekening. Termasuk di dalam pengertian ini adalah: point of sale transfers, transaksi ATM (automated teller machine), penarikan atau penyetoran uang secara langsung, dan transfer melalui telepon.

    Posted by GUNTUR CANDRA PRADIKA MUKTI (09520062) /A | May 24, 2011, 3:26 am
  13. METODE PEMBAYARAN ELEKTRONIK
    SMART CARD, CYBERCASH, KARTU KREDIT DAN EFT
    Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Sistem Informasi Akuntansi
    yang dibimbing oleh Yuniarti Hidayah SP, SE., M.Bus

    Penyusun
    Reni Sagita Nova (09520063)

    JURUSAN AKUNTANSI
    FAKULTAS EKONOMI
    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MALIKI MALANG
    Mei 2011

    PEMBAHASAN

    Model Pembayaran Elektronik antara lain:
    I. SMART CARD
    Smart card, yaitu kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller. Smart Card merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data, media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Keunggulan Smart Card, antara lain:
    1. Smart card dapat diberi foto.
    2. Keamanan menggunakan password dan password dapat dienkripsi untuk meningkatkan keamanannya.
    3. Smart Card memiliki beberapa kelebihan dalam hal kehandalan, kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan. Kartu pintar ini cukup mudah untuk diprogram, sehingga memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    4. Kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    5. Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    Kelemahan Smart Card, antara lain:
    1. Keterbatasan smartcard dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    2. Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masih belum dikenal oleh masyarakat.
    3. Kelemahannya adalah karena banyaknya informasi yang dapat disimpan dalam smart card maka pencuri data sering mengincar smart card ini.

    Implenentasi Smart Card
    Kantaya
    Kantaya (kantor maya) adalah sebuah program aplikasi berbasis web yang di kembangkan untuk membantu otomatisasi kegiatan perkantoran. Dengan menggunakanprogran aplikasi ini seorang pegawai dapat mengatur agenda kegiatan, melihat agenda kegiatan pegawai lain, melakukan pemesanan fasilitas kantor, dll program kantaya belum dilengkapi dengan modul absen, sehingga belum bias memperlihatkan lokasi keberadaan seorang oegawai secara real time. Oleh karena itu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan smart card dengan program aplikasi Kantaya. Hasil aplikasi ini akan memungkinkan pegawai untuk melakukan absen dari computer manapun yang telah dilengkapi smart card reader serta program yang dapat menghubungkan ke kantaya. Sehingga pegawai yang berada di luar kantorpun tetap dapat melakukan absen. Dan kantaya dapat menampilkan data mengenai lokasi keberadaan pegawai secara lebih akurat.
    II. CyberCash
    CyberCash [Cybe 97] adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin.

    Keunggulan CyberCash, antara lain:

    1. Kunci privat disimpan di dalam hard disk milik konsumen dan diproteksi dengan password dari wallet.
    2. menjamin kerahasiaan konsumen, jadi tidak membocorkan informasi transaksi dan kartu kredit kepada pihak lain yang tidak perlu.
    3. pedagang juga harus mempercayai pencatatan informasi kartu kredit konsumen yang dilakukan oleh CyberCash, karena akan dibutuhkan saat penagihan oleh pedagang kepada aquirer. Pedagang tidak bisa berkolusi dengan CyberCash untuk membuat transaksi fiktif atas nama seorang konsumen, karena transaksi itu tidak sah kalau tidak ditandatangani dengan kunci privat milik konsumen.

    Kelemahan CyberCash, antara lain:
    1. Karena belum menggunakan sertifikat digital, maka tentunya saat pendaftaran konsumen secara on-line ke CyberCash, penyerang masih bisa mengganti kunci publik yang sedang dipertukarkan. Jika berhasil, penyerang akan mendapatkan informasi kartu kredit atau rekening bank. Saat pertukaran kunci publik antara konsumen dengan pedagang, juga dapat dilakukan serangan untuk menukar kunci-kunci yang sedang dipertukarkan. Jika berhasil, maka penyerang dapat mengganti data transaksi seperti alamat tujuan pengiriman barang. CyberCash kini sedang bekerjasama dengan VeriSign untuk menyediakan fasilitas sertifikat digital dalam skenario transaksinya.
    2. CyberCash tidak menerima detail transaksi, hanya sebagian data transaksi yang perlu saja.
    3. Informasi kartu kredit atau rekening bank milik konsumen tidak diketahui oleh pedagang, karena pedagang menerimanya dalam bentuk terenkripsi.

    III. KARTU KREDIT

    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Tidak perlu membayar semua tagihan sekarang juga. Dapat membayar belanjaan pada akhir bulan atau pada bulan berikutnya.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    3. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    5. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    6. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    7. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    8. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    9. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    10. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    11. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    12. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    13. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    14. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    15. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    16. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    17. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    18. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.

    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Orang akan cendrung untuk terjebak dalam utang. Banyak orang yang karena mereka bisa berbelanja lebih dulu, bayar belakangan berbelan ja sepuas-puasnya dan ketika menerima tagihan kartu kredit, mereka tidak bisa melunasi semuanya. Sisa utang yang belum mereka lunasi, tentu saja akan makin besar dan makin besar karena berbunga terus tiap bulan. Akhirnya, mereka terjebak dalam utang.
    3. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    4. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    5. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    6. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    7. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    8. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    9. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    10. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Saat ini ada dua pemain utama dalam Kartu Kredit, yaitu Visa dan MasterCard. Mereka menerbitkan sendiri kartu itu, tetapi melalui perantara (bank misalnya). Bagi pihak yang menerbitkan kartu kredit (misalnya bank anda) mereka akan mendapatkan tiga macam keuntungan :
    1. Biaya Tahunan (annual fee) yang anda bayarkan sebagai pemegang Kartu Kredit.
    2. Bunga yang anda bayar bila ternyata ada saldo utang yang belum anda bayar.
    3. Komisi (fee) yang diterima dari merchant (toko), supermarket atau apa pun itu yang menerima pembayaran dengan kartu kredit.
    Tidak semua kartu Visa dan MasterCard sama. Perbedaannya biasanya pada seberapa besar biaya tahunan yang harus anda bayarkan kepada bank dan seberapa besar suku bunganya bila anda memutuskan untuk tidak langsung melunasi tagihan anda. Karena suku bunganya berbeda-beda, tentunya anda sebagai konsumen memiliki kesempatan untuk memilih kartu dengan suku bunga yang lebih rendah. Biasanya bila beberapa kartu kredit dibanding-bandingkan, akan terlihat bahwa ada kartu yang menagih biaya tahunan lebih kecil (bahkan cendrung bebas biaya tahunan), tetapi memiliki suku bunga yang lebih tinggi.

    Implementasi kartu kredit antara lain:
    Strategi senantiasa berkaitan dengan keputusan “besar” yang dihadapi organisasi dalam melakukan bisnis, yakni suatu keputusan yang menentukan kegagalan atau kesuksesan organisasi. Mencari peningkatan penjualan dengan memperbaiki atau memodifikasi produk/jasa yang sudah ada. Umumnya dipakai bila perusahaan bersaing dalam industri dengan karakteristik perkembangan teknologi yang sangat cepat. Implementasinya yaitu bank bias membantu membuat kartu kredit.

    IV. Electronic Fund Transfer (EFT).

    Electronic Fund Transfer (EFT) adalah Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik. Pindahan uang atau dana oleh bank dari satu tempat ke tempat lain secara elektronik melalui kemudahan komputer dan sistem telekomunikasi, tanpa menggunakan wang tunai. Singkatan EFT.
    Kegiatan transfer dana dengan menggunakan sistem dan peralatan elektronik tersebut dikenal dengan istilah Electronic Funds Transfer ( EFT ). Sistem dan peralatan elektronik yang digunakan dalam transfer dana tersebut berupa telepon, computer, pita magnetis dan lainnya.
    Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas ( paper ) maka dalam Electronic Funds Transfer adalah transaksi pembayaran yang dilakukan tanpa menggunakan kertas ( paper ) atau warkat melainkan menggunakan media elektronik. Semua jenis transaksi yang ada dalam EFT tersebut sudah diterapkan dalam perbankan Indonesia dan yang paling banyak digunakan dalam masyarakat selain ATM ( Automated Teller Machine ) adalah kartu kredit. Salah satu ciri Electronic Funds Transfer pada salah satu system pembayaran adalah dengan menggunakan kartu plastik ( credit card, debit card maupun dengan menggunakan sarana ATM ).
    Perbankan elektronik disebut juga dengan system pemindahan uang atau dana secara elektonik yang umumnya disebut dengan electronic funds transfer ( EFT ). EFT merupakan penerapan teknologi computer pada perbankan terutama pada aspek pembayarannya dalam sistem perbankan.
    Menurut Sasrandjaja EFT adalah pengiriman uang yang dilakukan dengan mempergunakan teknologi komputer dan komunikasi. Munir Fuady berpendapat bahwa electronic funds transfer merupakan transfer dana dimana satu atau lebih bagian dalam transfer dana yang dahulu digunakan dengan warkat ( transfer secara fisik ) kemudian diganti dengan menggunakan media elektronik.
    Dapat disimpulkan bahwa EFT adalah suatu fasilitas pelayanan yang ada didalam bank yang dipergunakan untuk kepuasan nasabah dengan menggunakan media elektronik yang didukung oleh sistem pembayaran yang menggunakan sarana kartu plastic ( credit card, debit card maupun kartu ATM ). Dengan adanya kemudahan dan kenyaman yang ditawarkan oleh pihak perbankan khususnya pada produk kartu kredit membuat nasabah merasa aman dalam melakukan transaksi.

    Implementasi Electronic Funds Transfer antara lain:
    Termasuk di dalam pengertian ini adalah: point of sale transfers, transaksi ATM (automated teller machine), penarikan atau penyetoran uang secara langsung, dan transfer melalui telepon

    Posted by Reni Sagita Nova | May 24, 2011, 3:38 am
  14. 1. SMART CARD
    Keunggulan smart card antara lain:
    a. Multifungsi
    Dengan penerbitan smart card, yang memiliki kapasitas penyimpanan lebih besar, memungkinkan penyediaan beberapa layanan, dalam satu kartu, yang memungkinkan pelanggan cukup memiliki satu atau dua kartu saja. Smart card juga dapat diisi aplikasi dari jarak jauh di kemudian hari berdasarkan permintaan pelanggan.
    b. Menghambat Penyalahgunaan
    Kartu berbasis mikroprosesor yang dilengkapi penyimpanan memori yang aman jauh lebih sulit digandakan maupun disalahgunakan.
    c. Menawarkan Pengambilan Keputusan
    Karena smart card berbasis mikroprosesor, kartu tersebut mampu mengambil keputusan dengan mencocokkan peraturan yang telah terprogram di chip, tanpa harus on-line ke sistem induk. Hal ini menjadikan kartu tersebut lebih aman terutama di negara-negara yang memiliki infrastruktur komunikasi yang buruk.
    d. Pengendalian On-Line
    Penerbit dapat mengendalikan penggunaan smart card setelah diterbitkan. Sebagai contoh, nasabah mungkin memiliki resiko kredit yang tinggi sehingga penerbit mengirimkan perintah ke smart card untuk menghapus aplikasi kredit nasabah, yang berarti menghapus fasilitas kredit bagi nasabah tersebut. Hal ini memungkinkan penerbit mengelola resiko kredit dengan fleksibilitas dan pengendalian yang lebih besar dari yang pernah ada.
    e. Kemampuan pengolahan transaksi secara offline.
    Artinya tidak harus terkoneksi real time ke server atau pengolah pusat. Ini dimungkinkan karena seluruh data pada dasarnya telah ditanamkan di dalam chip, bukan hanya identitas tetapi juga termasuk besarnya saldo atau dana yang tersedia. Bahkan dimungkinkan melakukan transaksi langsung dari user ke user tanpa melalui bank. Sehingga kartu jenis ini dapat digunakan untuk beberapa fungsi sekaligus misalnya saja sebagai kartu ATM/debit dan juga sebagai kartu kredit dan voucher sekaligus, jadi praktis.
    f. Relatif lebih aman
    Smart card juga relatif lebih aman dibanding pendahulunya. Karena memiliki kemampuan processing sendiri selain sebagai memori, maka relatif lebih sulit digandakan dibandingkan jenis kartu magnetic stripe yang bersifat hanya sebagai memori saja. Perlu peralatan khusus untuk mencetak smart card yang harganya jauh lebih mahal dan oleh vendor hanya disediakan dalam jumlah terbatas.
    g. Handal dalam memory
    Smart Card memiliki beberapa kelebihan dalam hal kehandalan, kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan. Kartu pintar ini cukup mudah untuk diprogram, sehingga memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    h. Sangat menolong bagi pengguna jasa E-Commerce
    Bagi pembeli dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    i. Fleksibel
    Smart card memberi kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Kelemahan smart card antara lain:
    a. Memory
    Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    b. Harga mahal
    Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    c. Rawan ditembus sistem keamanannya
    Ini gawat karena data rahasia pelanggan di dalamnya bisa disalahgunakan oleh pihak yang berniatjahat. Kelemahan tersebut terungkap dari dua penelitian berbeda yang dilakukan di Amerika Serikat dan Inggris beberapa waktu lalu.

    2. CYBERCASH
    CyberCash adalah sebuah cara pembayaran yang ditujukan terutama untuk transaksi pembayaran barang-barang yang berharga murah (micropayments) di internet, karena kartu kredit tidak dapat digunakan untuk transaksi yang nilainya di bawah minimum pembelian. Dalam skenario CyberCash konsumen diberi sebuah dompet elektronik yang disebut wallet. Wallet tersebut dipasang pada komputer konsumen dan dijalankan browser pada saat konsumen berbelanja.
    Sebelum digunakan konsumen harus mengisi wallet-nya terlebih dahulu dengan kartu kredit atau dengan uang elektronik yang diedarkan CyberCash yang diberi nama CyberCoin. Wallet ini terhubung secara elektronik dengan informasi kartu kredit konsumen. Pada sisi pedagang digunakan perangkat lunak Secure Merchant Payment System (SMPS) yang disediakan oleh CyberCash. Perangkat lunak ini berfungsi menghubungkan antara Pedagang dengan CyberCash. Sebelum menggunakan CyberCash Pedagang harus mendaftar terlebih dahulu kepada CyberCash.
    Cybercash menyediakan fasilitas peer to peer payment antar account Cybercash.Apabila User ingin melakukan peer to peer payment yang dilakukan pertama kali adalah mendapatkan software yang akan melakukan koneksi CyberCash server, setelah itu user akan mendapatkan publik dan private key. Publik key didapatkan dari CyberCash server dan dapat digunakan untuk identifikasi accountnya sedangkan private key bersifat rahasia yang hanya diketahui oleh user yang bersangkutan. Setelah itu user dapat melakukan transaksi dengan user lain pada Cybercash dengan melakukan intruksi memindahkan uang ke rekening orang lain baik antar bank maupun bank yang sama yang berkerjasama dengan CyberCash.

    3. CREDIT CARD
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    a. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    b. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    c. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    d. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    f. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    h. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    i. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    j. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    k. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    l. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    m. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    n. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    o. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    p. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    q. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Kelemahan kartu kredit antara lain:
    a. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    b. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    c. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    d. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    e. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    f. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    g. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    h. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    i. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.

    4. EFT (Electronic Funds Transfer)
    Electronic funds transfer (EFT) adalah salah satu usaha untuk meningkatkan efesiensi aliran dana. Dengan Electronic funds transfer (EFT) dimungkinkan untk membayar gaji dengan lebih cepat yang langsung dimasukkan dalam rekening karyawan.
    Keunggulan EFT antara lain mempunyai manfaat untuk :
    a. Berbelanja online langsung dari komputer.
    b. Menyimpan dana secara praktis dan efisien
    c. Melakukan pembayaran dari pribadi ke pribadi atau pribadi ke perusahaan dan sebaliknya.
    d. Melakukan transaksi e-commerce
    e. Pembayaran Payroll karyawan
    f. Membayar tagihan
    g. Menyumbang (donasi) untuk kegiatan amal
    h. Spekulasi / trading atau mengikuti program investasi di Internet.
    i. Sarana pembayaran program MLM
    Electronic Funds Transfer Systems (EFTS) sudah menjadi metode utama yang melibatkan pembayaran dana dalam jumlah besar yang dilakukan lembaga keuangan dan nasabah bisnisnya. EFT didefinisikan sebagai pemindahan dana yang diawali dari terminal elektronik, instrument telpon, computer, atau magnetic tape untuk memesan, memerintahkan, atau memberikan kewenangan kepada lembaga keuangan untuk mendebet atau mengkredit rekening. Kemampuan lembaga keuangan untuk menyediakan jasa-jasa tersebut seiring dengan perkembangan teknologi computer dan teknologi komunikasi data.
    Dengan EFT pelanggan mengirimkan pembayaran (remittance) secara elektronik ke bank perusahaan, sehingga dana dari pelunasan piutang bisa dimanfaatkan secara lebih cepat.
    Penerapan e-commerce di PT.Telkom Indonesia
    Penyedia layanan e-Commerce di Indonesia baru mencapai 3% meski pengguna Internet diperkirakan telah mencapai sebanyak 31 juta orang dan 159 juta orang lainnya Internet berbasis nirkabel. Dengan masih sedikitnya pemain di e-Commerce maka portal e-Commerce Plasa.Com yang dikelola anak usaha Telkom PT Metranet diharapkan dapat turut menggairahkan e-commerce di Tanah Air.
    Portal e-commerce Plasa.com yang dikelola oleh anak perusahaan Telkom PT Metranet fokus pada penyelenggaraan tiga layanan, yaitu e-Commerce, Content dan Communication. Portel itu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar, mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam negeri serta meningkatkan enterpreneurship melalui penyediaan platform online shopping.
    Dalam menyediakan layanan konten, Plasa.com mengembangkan platform sebagai penghimpun konten (content agregator) serta memungkinkan pelanggan menikmati beragam konten, termasuk konten hiburan. Sementara itu dalam layanan Communication, Plasa.com menyediakan berbagai aplikasi seputar komunikasi online serta beragam fasilitas layanan iklan sebagai media komunikasi bagi para pebisnis dengan pelanggannya. Telkom telah melakukan studi banding ke Jepang dan Korea untuk mengembangkan e-Commerce dengan target mendorong para pelaku UKM yang berada di bawah binaan Telkom melalui Program Kemitraan untuk bergabung dalam portal Plasa.com.
    Hingga saat ini Telkom memiliki sekitar 30.000 mitra binaan aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Badan Usaha Milik Negara itu juga telah melakukan penandatangan Program Charter yaitu kerja sama antara Telkom dengan Telkomsel dan Bank Internasional Indonesia (BII) sebagai mitra penyedia gerbang pembayaran. Selain itu, kerja sama juga menggandeng Gramedia, Pasar Raya dan Grup Ciputra mewakili para merchant yang membuka toko di Plasa.com.
    Plasa.com adalah salah satu portal online tertua dan terbesar di Indonesia yang diluncurkan Telkom pertama kali pada tahun 1998. Selama ini Plasa.com telah memberikan layanan wadah kepada komunitas online Indonesia melalui layanan email gratis, web forum, web chat, dan blog. Plasa.com diluncurkan kembali dengan wajah baru dan fasilitas yang diperbaharui di antaranya dengan menyediakan fasilitas e-commerce. Melalui penyelenggaraan e-commerce, Mojopia menargetkan untuk dapat mendorong pertumbuhan pasar e-commerce. Selain itu, layanan ini juga diharapkan ikut membantu mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam negeri, serta meningkatkan jiwa entrepreneurship melalui penyediaan platform online shopping.
    Satu juta pengguna Internet telah mengandalkan internet sebagai tempat berbelanja, apalagi didorong oleh pertumbuhan internet yang sangat pesat. Di akhir 2010, Plasa.com mempunyai target sebanyak 1000 merchant pada akhir 2010. Dalam mengembangkan bisnis ini, Plasa.com memiliki partner store seperti Gramedia dan Pasaraya, selain itu juga tersedia Toko Selebriti. Mojopia dan Telkom akan memberikan perhatian dan dukungan serius terhadap pengembangan UKM di Indonesia. Dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet dan mobile web Indonesia yang sangat pesat, diharapkan Plasa.com dapat mendorong semangat kewiraswastaan sebagai sentra jual beli online terbesar di Indonesia. Brand promise Mojopia adalah educate, enrich, empower, artinya Mojopia membuat Plasa.com sebagai platform e-commerce dengan tujuan untuk memunculkan entrepreneur-entrepreneur Indonesia.

    Posted by Yuliani_09520064 | May 24, 2011, 3:59 am
  15. Kelebihan Kartu Kredit:
    1. Dari faktor Keamanan bahwa uang tunai jika dipegang tangan dalam jumlah besar jelas tidak aman, dan berisiko hilang dan bisa terjadi perampokan pada pembawa uang tunai dalam jumlah besar.
    2. Efisien karena dengan kartu plastik kecil yang ukurannya seperti kartu telepon sudah bisa memiliki dana uang sampai mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah di dalamnya.
    3. Mendapatkan bunga bank karena bunga yang kita terima karena saat transaksi kita tidak menggunakan uang tunai sehingga uang tersebut masih tersimpan dalam tabungan kita dibank lain. Mulai dari hari transaksi hingga tanggal jatuh tempo kita memiliki waktu tenggang sekitar 1 (satu) bulan. Berarti uang yang kita simpan dibank sudah mendapatkan bunga.
    4. Asuransi perlindungan pembelian
    Dicontohkan bila kita membeli Monitor computer secara tunai. Kemudian monitor itu dalam pengiriman pecah. Maka kita kehilangan uang dan monitor. Tapi kalau kita beli dengan menggunakan kartu kredit, Monitor tersebut bisa diganti karena adanya Purchase Protection yang diberikan Card Issuer yang besarnya tergantung bank yang menerbitkan. Dan untuk mendapatkan klaim asuransi ini setiap card holder hendaknya menanyakan soal itu lebih jelas pada card issuer.
    5. Asuransi kecelakaan, ketidaknyamanan dan fasilitas ruang tunggu
    Untuk yang sering bepergian dengan pesawat terbang kartu kredit punya manfaat tersendiri, karena setiap pembelian tiket dengan kartu kredit mereka otomatis mendapatkan asuransi perjalanan, asuransi ketidaknyamanan (missal tertunda keberangkatan pesawat dan hilangnya bagasi).
    6. Rewads program yakni program yang dikeluarkan oleh card issuer. Setiap transasksi pembelian yang terjadi pada kartu kredit akan mendapat poin yang bisa ditukar dengan hadiah yang diundi ataupun hadiah langsung apabila sudah memenuhi periode yang ditentukan.
    7. Terhindar dari resiko uang palsu merupakan kelebihan kartu kredit bagi pemilik took atau merchant. Dengan menerima pembayaran dengan kartu kredit maka akan terhindar dengan uang palsu yang selalu mengancam serta terhindar dari penerimaan uang yang rusak, jelek bahkan lusuh.
    8. Penolong disaat tidak terduga bahwa saat kita bepergian dengan mobil kita bawa uang tunai secukupnya. Tapi saat kita terjadi musibah dengan mobil kita karena uang yang kita bawa tidak cukup maka dengan bantuan kartu kredit semua akan teratasi.
    9. Kemudahan untuk mendapatkan uang tunai setiap waktu selama 24 jam di berbagai
    tempat strategis, sehingga memudahkan dalam memenuhi kebutuhan uang tunai secara mendadak.
    10. Bagi beberapa kelompak masyarakat, kartu kedit dapat memberikan kebanggaan
    tersendiri.
    Kelemahan Kartu kredit:
    1. Kartu kredit adalah utang sehingga tidak bisa dipungkiri jika masih ada sebagian orang yang menganggap kartu kredit adalah utang. Padahal untuk dapat kartu kredit butuh persyaratan tertentu. Ini butuh waktu dan disesuaikan kebutuhan.
    2. Bunganya tinggi karena kartu kredit termasuk kredit komsumtif bunganya tentu tidak akan lebih tinggi dari kredit produktif. Dan semuanya kembali pada bank yang menerbitkan kartu kredit ini dan ini wajar karena bank adalah perusahaan yang harus mencari keuntungan dan menutup biaya operasional.
    3. Adanya reimbursement fee biasanya tertentu dari nilai transaksi adalah biaya yang dibebankan sejumlah merchant jika seorang pembeli bertransaksi ditempat mereka dengan menggunakan kartu kredit. Dan inilah yang sering dikeluhkan pemilik kartu kredit. Keluhan ini masuk akal karena biaya yang dikeluarkan menjadi lebih tinggi.
    4. Annual fee yang tinggi bahwa kita harus tahu bahwa untuk fasilitas yang kita peroleh pihak bank akan mengenakan biaya tahunan (annual fee) yang besarnya bervariasi dari satu bank ke bank lain. Semakin banyak fasilitas yang diberikan card issuer semakin banyak annual fee yang dikenakan.
    5. Biasanya pemegang kartu cenderung boros dalam bertransaksi, karena merasa tidak mengeluarkan uang tunai, sehingga terkadang barang yang sebetulnya tidak (belum) perlu dibeli juga. Adanya sebagian merchant yang membebankan biaya tambahan untuk setiap melakukan transaksi.
    6. Adanya limit batas belanja yang terkadang terlalu kecil untuk belanja, sementara barang yang dibeli bernilai besar.

    Kelebihan smart card:
    1. Dapat menyimpan data
    2. Dapat melakukan perhitungan
    3. Dapat melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya Master Card atau Visa networks).
    4. Menghindakan dari pemalsuan kartu, penggunaan kartu diluar kewenangannya dan menghindarkan pemakaian kartu dari orang yang tidak berhak.
    5. Melakukan verivikasi identitas secara manual, seperti jenis huruf yang khas, warna tinta dan penggunaan warna yang beragam, micro pinting sistem, tinta ultra violet yang berkualitas tinggi dan gambar yang tersamarkan yang merupakan foto kedua dari pemegang yang dapat diletakkan pada tempat lain dalam kartu dan hologram yang berlapis-lapis dan dapat juga menggunakan gambar tiga dimensi.
    6. Terdapat sensor-sensor terhadap voltase, frekuensi, cahaya dan temperatur; filter yang memakai sistem clock; pengacakam memori, catu daya yang konstan dan perancangan chip yang bagus untuk menghindari analisa secara visual, micro probing atau manipulasi chip. sehingga hampir tidak mungkin di duplikasikan atau dipalsukan, dan data yang tersimpan didalam chip tidak akan dapat dimodifikasi tanpa otorisasi yang jelas biasanya menggunakan password, otentifikasi biometric, atau kunci akses menggunakan cryptograpi.
    7. Menghemat modal kerja dan juga memperkuat hubungan dagang.
    8. fleksibilitas dan interoperabilitas
    9. menstimulasi program kartu pembelian sambil menawarkan solusi yang tersedia dalam mengatasi kelemahan dalam bertransaksi menggunakan cek.
    10. Lebih handal daripada kartu magnetik (kartu magnetik): Kehandalan dari smartcard disebabkan oleh proteksi terhadap keamanan data yang disimpan.
    11. Kapasitas memori dari smartcard lebih besar
    12. Dapat digunakan kembali
    13. Dapat melakukan banyak fungsi di berbagai area industri Selalu mengalami evolusi (sesuai dengan perkembangan chip komputer dan memori).

    Kelemahan Master Card:
    1. Teknologi perangkat kerasnya sendiri tidak berkembang dengan cepat dan cenderung statis.
    2. Tidak memiliki catu daya, layar, atau keyboard
    3. Teknologi contactless pada smart card sangat cocok untuk pengamanan physical access. Karena pengecekan jati diri pemegang kartu dan mesin pembaca kartu sangatlah peka terhadap elemen-elemen tertentu (kotor dan air misalnya) dan mudah rusak jika terlalu sering digunakan.

    Kelebihan CyberCash:
    1. Tersedianya pembayaran dengan CyberCoin
    2. Pedagang tidak dapat melihat informasi account yang kita miliki
    3. CyberCash menggunakan enkripsi yang kuat untuk mengangkut informasi pembayaran.
    4. Pedagang tidak melihat nomor kartu kredit pembeli.
    5. Pedagang tidak memiliki masa tunggu untuk menerima pembayaran
    Kelemahan Cybercash:
    1. Potensi pembeli dan pedagang harus baik menginstall perangkat lunak tambahan untuk menggunakan sistem. Hal ini membuat sistem sulit untuk digunakan bagi orang-orang dengan pengalaman komputer sedikit.
    2. Pedagang harus memiliki rekening dengan bank memperoleh yang menerima CyberCash Secure Pembayaran Internet
    Kelebihan EFT:
    1. Mampu mendapatkan dan memproses uang dan transfer kredit antara bank dan konsumennya, contohnya: jaringan perbankkan mendukung kasir di bank dan Automated Teller machines (ATM)
    2. Bank dapat berhubungan dengan aplikasi-aplikasi EDI organisasi.
    Kelemahan EFT:
    1. Dana dapat dipindahkan secara instan tanpa adanya penelitian ulang oleh petugas terhadap transaksi-transaksi individual.
    2. Pembayaran yang dilakukan dengan EFT system dapat dipengaruhi oleh berbagai cara yang tidak sah.
    3. Nilai Ekonomisnya tinggi yang menyebabkan kejahatan.
    4. Dengan EFT orang cenderung melakukan tindak kriminal
    5. Kejahatan EFT sangat sulit dideteksi karena dana atau data dapat dipindahkan atau dimanipulasi oleh perintah-perintah tersembunyi di dalam perangkat lunak computer canggih; dan dinamika tindak criminal hanya dapat dipahami oleh beberapa ahli/pakar dari lembaga itu sendiri.
    7. Dapat memberi kesan lemahnya organisasi/kelembagaan atau dapat meningkatkan premi asuransi.

    Contoh Implementasi dalam perusahaan:
    BII adalah salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan internasional yang memiliki lebih dari 230 cabang dan 700 ATM di seluruh Indonesia dan dapat diakses melalui jaringan ALTO dan ATM BERSAMA, dan juga hadir di Mauritius, Mumbai dan Cayman Islands. Dengan total dana pihak ketiga sebesar lebih dari Rp36 triliun dan aset di atas Rp54 triliun, BII menyediakan serangkaian jasa keuangan melalui kantor cabang dan jaringan ATM, phone banking dan internet banking. BII telah tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BNII) dan aktif di sektor UKM/Komersial, Konsumer dan Korporasi. BII menyediakan produk dan jasa untuk perusahaan berskala menengah dan komersial serta menyediakan kepada individu produk-produk kartu kredit, KPR, deposito, pinjaman dan layanan perbankan prioritas. Sedangkan layanan untuk nasabah korporasi adalah trade finance, cash management, pinjaman, kustodian dan foreign exchange.

    Posted by Novy MustikaSari (09520016) accounting A | May 24, 2011, 4:02 am
  16. Handi Laksono
    09520047

    SMART CARD
    Smart card, yaitu kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller.
    Smartcard memiliki kemampuan untuk memproses dan menyimpan data yang diinputkan secara aman, dengan algoritma kriptografi data yang disimpan akan dienkripsi agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga akan mempersulit pemalsuan smartcard, selain itu kapasitas memorinya lebih besar daripada kartu magnetis biasa.
    Keunggulan smart card, antara lain:
    kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.

    KARTU KREDIT
    Sistem pembayaran dengan kartu kredit merupakan sistem pembayaran populer yang banyak diterapkan di jasa perdagangan online di internet. Penggunaan sistem pembayaran dengan kartu kredit pertama kali diperkenalkan sekitar antara tahun 1949 (kartu kredit Diner’s Club) dan tahun 1958 (kartu kredit American Express). Kedua kartu kredit ini menggunakan strip atau pita magnetik dengan data yang tidak terenkripsi serta berbagai informasi yang hanya bisa dibaca (read-only information). Namun seiring dengan perkembangan teknologi, jenis-jenis kartu kredit yang ada sekarang merupakan jenis “kartu kredit berteknologi pintar” yang dilengkapi dengan ekripsi data dan kapasitas penampungan data yang lebih besar daripada jenis-jenis pendahulunya.
    Pada tahun 1996 Visa dan Master Card mengumumkan bahwa mereka telah bekerjasama mengembangkan sebuah protokol tertentu yang menjamin keamanan transaksi perbankan di internet. Proses ini melibatkan penggunaan teknologi enkripsi digital signature tingkat tinggi, juga sertifikat keamanan yang menyatu dengan proses transaksi itu sendiri sehingga tidak bisa diotak-atik oleh si pengguna sendiri atau bahkan orang lain yang berniat jahat. Biaya keamanan yang harus ditanggung oleh pengguna kartu kredit tentu saja tidak murah akibat adanya penggunaan teknologi yang berbasis keamanan ini, ini tercermin dari biaya transaksi yang tidak kecil setiap kali kartu kredit itu digunakan untuk transaksi.
    Kejahatan penyalahgunaan kartu kredit ini muncul dengan berbagai versi. Kasus yang umum terjadi adalah kasus pemalsuan kartu kredit dengan berbagai tehnik terbaru, misalnya dengan teknik “Cardholder-Not-Present / CNP (Si Pemilik Kartu tidak Hadir saat transaksi) yang banyak terjadi di banyak negara akhir-akhir ini. Dengan semakin banyaknya jasa perbankan dan situs dagang yang menawarkan kemudahan jasa pembayaran dan finansial secara elektronik seperti internet banking, phone banking, dan e-commerce diiringi dengan penggunaan kartu kredit sebagai otorisasi transaksi maka para pelaku kejahatan yang mulanya bertindak secara fisik (begal, perampok, pencopet, dsb) kini mulai beralih ke dunia maya dengan harapan memperoleh target sasaran yang lebih besar, lebih menguntungkan dan resiko yang lebih kecil. Dengan berbagai cara mereka berusaha untuk mencari celah dan jalan yang bisa mereka susupi untuk menjalankan aksi-aksi kejahatan mereka.
    Namun demikian selain berbagai resiko keamanan, penggunaan kartu kredit masih mempunyai beberapa keunggulan seperti antara lain:
    - Kartu kredit memungkinkan Anda untuk membeli barang atau jasa tanpa harus membawa sejumlah uang secara tunai.
    - Setiap transaksi pembelian atau pengeluaran dana akan selalu tercatat dengan baik.
    - Anda bisa memesan suatu barang melalui surat (mail-order) dan kemudian dibayar dengan menggunakan kartu kredit
    - Kartu kredit memungkinkan Anda membeli barang berharga mahal dengan cara mencicil setiap bulannya.
    - Pada suatu kasus tertentu, Anda bisa menangguhkan pembayaran terhadap suatu barang yang sudah Anda beli bila Anda meragukan keamanan pembayaran yang akan Anda lakukan.
    - Memiliki kartu kredit berarti Anda tidak perlu merasa khawatir bepergian dan berbelanja ke luar negeri tanpa membawa mata uang lokal.
    - Dengan memiliki kartu kredit akan memudahkan Anda untuk pembayaran tagihan bulanan atau pun tagihan pajak secara otomatis.

    PAYPAL
    Paypal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna internet dapat membeli barang di ebay (tempat lelang/jual-beli/pasar-online terbesar didunia), lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet, Paypal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu.
    Kelebihan PayPal:
    Kebijaksanaan perlindungan tertulis untuk pembeli yang menggunakan Paypal menyatakan pembeli yang menggunakan Paypal dapat melakukan komplain dalam waktu 45 hari jika pembeli belum mendapatkan barang yang dipesan atau jika barang yang dipesan tidak sesuai deskripsi yang di beritahukan penjual. Jika pembeli menggunakan kartu kredit akan mendapatkan pengembalian uang chargeback dari perusahaan kartu kreditnya.
    Paypal juga melindungi penjual dari pengembalian uang atau komplain tergantung situasi dan pembuktian. Kebijakan perlindungan tertulis untuk penjual dirancang untuk melindungi penjual dari klaim pembeli yang mengaku telah mengirim uang yang tidak ada catatan bukti pembayarannya, setiap pembelian menggunakan Paypal selalu ada catatan bukti pembayarannya di account Paypal pengirim dan penerima uang, sebagai bukti jika benar telah terjadi pengiriman uang
    Kekurangan PayPal:
    Mungkin karena sistem pengamanan super ekstra sehingga terkadang sedikit menyulitkan bagi pemilik account paypal. Karena dengan adanya sistem pengamanan yang super ekstra ketat tersebut maka sangat memungkinkan untuk terjadinya account limitation acces atau dibatasinya access penggunaan account paypal. Hal ini akan terjadi jika ada kegiatan yang dianggap mencurigakan oleh pihak paypal yang sekiranya akan merugikan pihak paypal.
    Paypal kini sudah menerima 103 negara dan 16 mata uang didunia, dan bahkan bank-bank Indonesiapun kini juga sudah bisa digunakan untuk melakukan withdraw/tarik tunai.
    PENERAPAN DALAM PERUSAHAAN
    Penyedia layanan e-Commerce di Indonesia baru mencapai 3% meski pengguna Internet diperkirakan telah mencapai sebanyak 31 juta orang dan 159 juta orang lainnya Internet berbasis nirkabel. Dengan masih sedikitnya pemain di e-Commerce maka portal e-Commerce Plasa.Com yang dikelola anak usaha Telkom PT Metranet diharapkan dapat turut menggairahkan e-commerce di Tanah Air.
    Portal e-commerce Plasa.com yang dikelola oleh anak perusahaan Telkom PT Metranet fokus pada penyelenggaraan tiga layanan, yaitu e-Commerce, Content dan Communication. Portel itu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar, mengembangkan UKM (Usaha Kecil Menengah) dalam negeri serta meningkatkan enterpreneurship melalui penyediaan platform online shopping

    Posted by HANDI LAKSONO (09520047) | May 24, 2011, 4:32 am
  17. Meningkatnya penerimaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya pelanggan, baik pebisnis maupun konsumen, sekarang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan internet yang melebihi dari apa yang bisa diperoleh dari dunia nyata. Ini meliputi kesempatan untuk membeli dan menjual barang-barang komoditi secara online dari jarak jauh. Salah satu hal terpenting dalam bisnis melalui internet adalah bagaimana keuntungan dapat diperoleh secara aman dan mudah. Saat ini muncul beberapa sistem pembayaran online melalui internet untuk melayani kebutusan bisnis online.
    Internet telah membuka kesempatan baru untuk melakukan perdagangan secara elektronik bagi perusahaan-perusahaan, termasuk para penyalurnya maupun pelanggannya. Pada tahun 1996, transaksi bisnis melalui internet mencapai lebih dari 10 juta $US dan pada tahun 2000 diperkirakan akan meningkat tajam menjadi 20 kali lipatnya, yaitu sekitar 196 juta $US.
    Dalam bidang bisnis perdagangan secara elektronik, perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor mengkaji berbagai kemungkinan yang ditawarkan oleh sistem-sistem pembayaran online melalui internet. Sebagai tanggapan atas tuntutan tersebut, beberapa sistem yang muncul dirancang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan proses-proses perdagangan yang telah ada. Hal ini penting untuk menjamin masa transisi yang selancar mungkin untuk menuju mekanisme pembayaran online yang baru. Sistem ini juga memungkinkan para pedagang untuk membuka rekening bagi para penyalurnya dan melakukan pembayaran invoice tiap-tiap bulan seperti metode-metode transaksi dagang tradisional. Secara potensial, hal ini akan mempercepat sistem pembayaran dan membuat transaksi dagang lebih mudah.
    Sebagai tambahan, perusahaan-perusahaan harus dapat memeriksa status orang yang berhutang (debitur) dan menolak hutang-hutang yang belum dilunasi dengan cepat dan mudah menggunakan sarana e-mail. Perusahaan-perusahaan besar yang memiliki departemen-departemen yang berbeda dapat mengambil keuntungan besar dari divisi-divisi dagangnya yang dapat disusun dalam sistem-sistem tertentu. Sistem ini memungkinkan departemen-departemen maupun pegawai-pegawai yang berbeda untuk menyusun batas pengeluaran individu dan untuk menagih rekening-rekening guna memperjelas mana individu atau departemen yang telah melakukan pembelanjaan barang tertentu.
    Jenis-jenis aplikasi sistem bisnis online ini mungkin secara khusus sesuai dalam bidang bisnis telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan telekomunikasi tidak saja dapat menggunakan internet untuk penjualan dan pemasaran jasa, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk mempercepat proses-proses penagihan rekening dan pembayaran. Sebagai contoh, rekening telpon, dapat dikirim kepada pelanggan melalui internet dan pembayaran dapat dilakukan menggunakan sistem-sistem pembayaran berbasis jaringan internet (web). Sifat dasar dari media ini akan memungkinkan para pelanggan untuk menerima perincian yang lebih detil pada rekening-rekeningnya dan memungkinkan pengalokasikan dana dengan lebih baik guna mengidentifikasi anggaran mana yang dapat dipotong. Perusahaan-perusahaan dapat segera menetapkan sistem ini sebagai metode pembayaran. Perusahaan listrik UK’s Scottish Power mengembangkan skema untuk memungkinkan para pelanggan mengunakan kartu kredit untuk membayar rekening-rekeningnya melalui internet.
    Ketika kita menjalankan bisnis secara online, kita membutuhkan metode pembayaran untuk memproses pemindahan uang dari pembeli ke penjual. Pada bisnis secara offline, kita bisa melakukan pemindahan uang secara langsung atau transfer antar bank. Berbeda dengan bisnis secara offline, bisnis secara online tidak dilakukan secara langsung (tatap muka) namun menggunakan media perantara, misalnya Internet. Pembeli memilih barang atau jasa yang ditawarkan melalui website kemudian membayar dan pada akhirnya menerima barang atau jasa yang telah ia bayarkan.
    Salah satu kendala yang dihadapi pada bisnis online adalah keterbatasan waktu dan tempat, artinya pembeli dan penjual sangat kecil kemungkinan untuk bertemu secara langsung bahkan bisa saja tidak harus bertemu. Metode pembayaran secara online diperlukan untuk mempermudah proses pembayaran pada transaksi yang akan dilakukan.
    Beberapa pertimbangan memilih metode pembayaran antara lain : penggunaan yang mudah, terpercaya, diterima secara luas, dan biaya yang kecil.

    Metode pembayaran bisnis Internet adalah sebagai berikut:
    1. PayPal
    PayPal merupakan alat pembayaran online yang populer bagi para pelaku bisnis online. PayPal dipercaya secara meluas hampir di seluruh dunia. Hal ini terbukti dengan makin banyaknya merchant yang menggunakan PayPal untuk memproses pembayaran secara online.
    Kita bisa memiliki akun PayPal secara gratis. PayPal menggunakan email sebagai identitas atau yang lebih dikenal sebagai PayPal ID.
    Proses pembayaran dengan menggunakan PayPal:
    1. Kita membuat website yang mempromosikan barang atau jasa kita.
    2. Pembeli memilih barang atau jasa kemudian menekan tautan pembayaran.
    3. Proses pembayaran dilakukan oleh PayPal.
    4. Terjadi perpindahan dana dari PayPal pembeli ke PayPal penjual.
    5. Setelah konfirmasi maka pembeli akan menerima barang atau jasa yang telah terbayar.
    Agar proses di atas dapat dilakukan secara otomatis, kita perlu membuat merchant di PayPal. Silakan membuka artikel berikut: Membuat Form Pembayaran dengan PayPal.
    Salah satu kendala memiliki PayPal adalah adanya proses verifikasi. Kita perlu menggunakan kartu kredit agar PayPal kita terverifikasi. Namun kabar baiknya adalah kita bisa memiliki akun PayPal yang terverifikasi tanpa harus memiliki kartu kredit.
    Proses tarik tunai dari akun PayPal pun sangat mudah. Kita tinggal memnambahkan rekening bank lokal kita ke akun PayPal. Kemudian kita bisa memindahkan saldo dari PayPal ke rekening bank lokal kita.
    2. Rekening Bank Lokal
    Penggunaan rekening bank lokal sangat mudah. Metode ini sangat cocok bagi kita yang berkonsentrasi di pasar lokal Indonesia. Proses pembayaran dengan menggunakan rekening bank lokal:
     Kita hanya perlu menginformasikan rekening bank kita kepada pembeli.
     Pembeli melakukan transfer sejumlah uang yang telah disepakati.
     Kita mengirimkan barang atau jasa yang telah dibayar.
    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit sangat populer untuk membeli barang atau jasa secara online. Salah satu kelemahannya adalah rawan terjadinya pembobolan karena kita membagikan informasi kartu kredit ke semua merchant yang kita kunjungi.
    4. Liberty Reserve
    Kelebihan menggunakan Liberty Reserve adalah praktis dan cepat. Setelah Anda melakukan transaksi, Anda langsung mendapat produk yang Anda beli tanpa adanya delay. Kantornya berpusat di Torre Fuentes del Obilisco 2 do Piso, Codigo Postal 1265 Escazu, Costa Rica, central America yang pada tahun 2006 diakuisisi oleh Amed Mekovar, seorang ahli ekonomi yang telah berpengalaman 12 tahun di perbankan.
    5. Cek
    Pembayaran dengan cek umumnya dilakukan oleh jaringan affiliasi untuk membayar para anggotanya, misalnya Google AdSense, Adbrite, ClickBank, dll. Cek dikirim langsung ke alamat anggota dan dicairkan di bank lokal. Salah satu kelemahan metode cek adalah proses pencairan yang lama (30 hari) dan biaya yang besar (US$10 – US$30).
    6. Western Union
    Western Union merupakan jasa pengiriman uang ke berbagai penjuru dunia secara real time. Kelebihan WU antara lain aman, cepat, dan bisa langsung cair dalam hitungan detik.

    7. Yandex Money
    Yandex.Money merupakan sistem pembayaran dari mesin pencari berbahasa Rusia. Sistem Yandex.Money tidak hanya ditujukan untuk pembayaran yang berhubungan dengan aktifitas bisnis. Tujuan fisik dan untuk kebutuhan keluarga maupun pribadi dituliskann dalam perjanjian penggunaan sistem.
    Keuntungan:
    • pendaftaran mudah dan nyaman;
    • tampilan nyaman;
    • kemungkinan pembayaran untuk layanan jangka luas;
    • kemungkinan penggunaan Internet.Wallet di komputer apapun;
    • otorisasi sederhana, aksi tambahan minimum saat pengiriman pembayaran;
    • kemungkinan mengisi akun melalui transver bank dari akun individu manapun.
    Kerugian:
    • komisi tinggi pada saat penarikkan dana;
    • pengendalian menggunakan sistem untuk tujuan komersil;
    • kemungkinan beroperasi menggunakan hanya satu mata uang;
    • orientasinya tertuju ke Russian Federation dan penduduknya.
    9. E-Banking
    Jenis-Jenis Teknologi E-Banking

    Automated Teller Machine (ATM). Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
    Computer Banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
    Debit (or check) Card. Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
    Direct Deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
    Direct Payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
    Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
    Electronic Check Conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.
    Electronic Fund Transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
    Payroll Card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oleh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
    Preauthorized Debit (or automatic bill payment). Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
    Prepaid Card. Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
    Smart Card. Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
    Stored-Value Card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank.

    Implementasi dalam perusahaan :
    produk-produk perusahaan yang ditawarkan di website kaskus. perusahaan-perusahaan yang menawarkan brang dagangnya di website ini, sistem pebayarannya menggunakan PayPal.

    Posted by Amrulloh (09520049) Accounting | May 24, 2011, 4:45 am
  18. Macam-macam alat pembayaran elektronik
    1. Smart Card
    Smart Card merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data, media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Keunggulan Produk
    Smart Card memiliki beberapa kelebihan dalam hal kehandalan, kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan. Kartu pintar ini cukup mudah untuk diprogram, sehingga memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    Kartu berjenis smart card dapat digunakan untuk menghindakan dari pemalsuan kartu, penggunaan kartu diluar kewenangannya dan menghindarkan pemakaian kartu dari oaring yang tidak berhak. Smart card memiliki berbagai macam kemampuan yang berupa software dan hardware yang dapat mendeteksi dan bereaksi terhadap kemungkinan pemalsuan dan dapat mengkounter serangan yang mungkin dilakukan, didalam smart card terdapat sensor-sensor terhadap voltase, frekuensi, cahaya dan temperatur; filter yang memakai sistem clock; pengacakam memori, catu daya yang konstan dan perancangan chip yang bagus untuk menghindari analisa secara visual, micro probing atau manipulasi chip.
    Beberapa keuntungan pokok penggunaan contactless smart card untuk pengendalian physical access adalah :
    • Kecepatan akses dan throughput yang tinggi
    • Dapat digunakan dalam lingkungan yang kotor dan sangat ekstrim
    • Penyimpanan data yang terlindung didalam kartu
    • Mudah digabungkan dengan aplikasi lain dengan jenis yang berbeda
    • Mengurangi biaya perawatan untuk mesin pembaca kartu (jika dibandingkan dengan mesin pembaca pita magnetic dan pembaca contact card)
    • Mengurangi usaha pengrusakan mesin pembaca.
    • Kartu menjadi lebih mudah diubah dan dapat dipercaya karena tidak adanya elemen luar yang digunakan untuk mempengaruhi kartu.

    2. Cybercash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa bank pendukung.
    Salah satu tujuan awal SPI ini adalah bagaimana konsumen dapat menggunakan kartu kredit milik mereka untuk pembelian barang-barang yang berharga murah (micropayments) di Internet. Kartu kredit biasa tidak mungkin digunakan untuk transaksi yang nilainya kurang dari nilai (harga) minimum pembelian. Ini cukup penting, karena banyak barang-barang ‘murah’ yang ditawarkan di Internet seperti aneka macam foto, berita, jurnal, artikel, hasil riset, lagu dan sebagainya. Selain itu, juga memudahkan pembayaran pay-per-view, misalnya untuk video-on-demand.
    Keamanan dan Serangan
    Enkripsi yang dipergunakan untuk enkripsi informasi adalah dengan RSA 768-bit, dan enkripsi simetris DES 56-bit. Kunci privat disimpan di dalam hard disk milik konsumen dan diproteksi dengan password dari wallet. Dalam waktu dekat, CyberCash berencana untuk meningkatkan panjang kunci asimetrisnya menjadi 1024 bit.
    Karena belum menggunakan sertifikat digital, maka tentunya saat pendaftaran konsumen secara on-line ke CyberCash, penyerang masih bisa mengganti kunci publik yang sedang dipertukarkan. Jika berhasil, penyerang akan mendapatkan informasi kartu kredit atau rekening bank. Saat pertukaran kunci publik antara konsumen dengan pedagang, juga dapat dilakukan serangan untuk menukar kunci-kunci yang sedang dipertukarkan. Jika berhasil, maka penyerang dapat mengganti data transaksi seperti alamat tujuan pengiriman barang. CyberCash kini sedang bekerjasama dengan VeriSign untuk menyediakan fasilitas sertifikat digital dalam skenario transaksinya.
    Kepercayaan dan Penipuan
    Pertama, konsumen jelas harus yakin kepada CyberCash bahwa perangkat lunak wallet yang dipergunakan dan gerbang pembayaran CyberCash akan menjamin kerahasiaan konsumen, jadi tidak membocorkan informasi transaksi dan kartu kredit kepada pihak lain yang tidak perlu. Konsumen mempercayai bahwa CyberCash tidak akan menyalahgunakan informasi kartu kredit atau rekening banknya. Kedua, pedagang juga harus mempercayai pencatatan informasi kartu kredit konsumen yang dilakukan oleh CyberCash, karena akan dibutuhkan saat penagihan oleh pedagang kepada aquirer. Pedagang tidak bisa berkolusi dengan CyberCash untuk membuat transaksi fiktif atas nama seorang konsumen, karena transaksi itu tidak sah kalau tidak ditandatangani dengan kunci privat milik konsumen.
    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    a. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    b. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    c. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    d. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    f. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    a. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    b. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    c. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    d. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    e. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    f. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    g. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Setelah mengamati kelebihan dan kelemahan dari kartu kredit, diharapkan kita sebagai konsumen dapat meniliti dengan seksama sebelum mengambil keputusan untuk memiliki kartu kredit. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kartu kredit yang ditawarkan malah memberikan petaka di kemudian hari. Diharapkan juga agar konsumen dapat lebih bijak dalam memakai fungsi dari kartu kredit itu sendiri (Enrice Irene).
    4. EFT
    Kartu kredit saat ini adalah suatu alat kebutuhan masyarakat modern untuk
    digunakan sebagai alat pengganti pembayaran dana tunai. Dengan kartu plastik tersebut nasabah dapat melakukan berbagai macam transaksi dan mereka tidak perlu datang dan antri di kantor atau bank pemberi jasa, melainkan mereka cukup datang di outlet–outlet yang tersebar hampir di seluruh tempat, guna memenuhi transaksi yang dibutuhkan baik ambil tunai maupun pengiriman uang (transfer) khususnya unuk pembeyaran kartu kredit.
    Transaksi pembayaran yang demikian ini disebut dengan sistem transfer dana secara
    elekronisk atau electronic funds transfer (EFT). Kecanggihan trnasaksi yang menggunakan sarana kartu kredit tidak dapat terlepas dari kemajuan teknologi. Teknologi telah banyak merubah aspek bisnis dan pasar. Dalam bisnis perdagangan misalnya, kemajuan teknologi telah melahirkan metode bertransaksi yang dikenal dengan istilah ECommerce (Electronic Commerce). E- Commerce merupakan kegiatan–kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen, manufakur, services providers dan pedagang perantara dengan menggunakan jaringan komputer (computer network), yaitu internet. Penggunaan sarana internet merupakan suau kemajuan teknologi yang dapat dikatakan menunjang secara keseluruhan spectrum kegiatan komersial. menunjang secara keseluruhan spectrum kegiatan komersial.
    Berdasarkan pada gagasan adanya Perlindungan hukum terhadap nasabah kartu
    kredit belum berjalan sebagaimana mestinya. Pemberian informasi melalui media cetak
    maupun elekronik tersebut ternyata tidak menguntungkan nasabah kartu kredit khususnya pada saat penandatangan aplikasi, hubungan hukum yang timbul tidak seimbang, demikian juga terhadap faktor – faktor penghambat terhadap Perlindungan hukum terhadap nasabah kartu kredit ternyata lebih mengunungkan pihak Bank.
    Kelebihan teknik pembayaran EFT ini tentu saja memudahkan publisher dalam mengontrol payment history dari account na masing-masing. Sebelumnya Publisher terlebih dahulu, mengisi Data Bank yang dijadikan sebagai tujuan transfer dana AdSense na.. Dengan EFT sistem ini, akan mempeercepat update data History Payment pada account AdSense, kira-kira selang beberapa hari setelah Dana ditransfer Google, History Payment pun akan diupdate.
    E-money atau Uang elektronik (atau uang digital) adalah uang yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik. Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer (seperti internet dan sistem penyimpanan harga digital. Electronic Funds Transfer (EFT) adalah sebuah contoh uang elektronik. Secara teknis, uang elektronik dapat menjadi sebuah mata uang yang independen.
    E-Currency (electronic currency), e-money, digital money, digital currency, digital cash, virtual money atau valuta digital adalah sarana atau sistem pembayaran yang berlaku di internet.
    Kebanyakan uang di dunia sekarang ini adalah elektronik, dan uang tunai mulai semakin berkurang penggunaannya. Dengan perkenalan internet, bank online, kartu debit, dan pembayaran online, dan bisnis internet, uang kertas menjadi sebuah barang masa lalu.
    Manfaat dan kegunaan dari E-Currency antara lain:
    a. Berbelanja online langsung dari komputer.
    b. Menyimpan dana secara praktis dan efisien
    c. Melakukan pembayaran dari pribadi ke pribadi atau pribadi ke perusahaan dan sebaliknya.Melakukan transaksi e-commerce
    d. Pembayaran Payroll karyawan
    e. Membayar tagihan Menyumbang (donasi) untuk kegiatan amal Spekulasi / trading atau mengikuti program investasi di Internet.
    f. Sarana pembayaran program MLMElectronic Funds Transfer (EFT)
    Electronic funds transfer (EFT) adalah salah satu usaha untuk meningkatkan efesiensi aliran dana. Dengan Electronic funds transfer (EFT) dimungkinkan untk membayar gaji dengan lebih cepat yang langsung dimasukkan dalam rekening karyawan.

    Posted by NANIK SUGIARTI (09520082) | May 24, 2011, 4:45 am
  19. a. Kartu kredit
    Ada beberapa kelemahan dan keuntungan menggunakan kartu kredit:
    Keuntungan:
    1. Anda tak akan dikenakan bunga jika membayar utang Anda sampai lunas di bawah grace period (sebelum jatuh tempo) dalam waktu 25-30 hari.
    2. Menyederhanakan pencatatan karena perusahaan kartu kredit akan mengirimkan laporan ke rekening Anda.
    3. Kenyamanan dan dapat digunakan saat tidak memiliki dana tunai untuk keperluan mendadak.
    4. Resikonya lebih rendah dibandingkan dengan membawa uang tunai.
    5. Dapat digunakan di seluruh dunia karena pihak bank penerbit bekerja sama dengan jaringan keuangan internasional yang diakui di seluruh dunia.
    6. Manfaat luas karena saat ini pihak bank penerbit sudah bekerja sama dengan beberapa merchant untuk memberikan diskon khusus dengan kartu kredit.
    7. Jangan kuatir akan denda bunga yg tinggi, asal anda melunasi tagihan sebelum jatuh tempo.
    8. Cara menghitung bunga kartu kredit cukup mudah, tapi hasil perhitungan dengan kartu kredit sebenarnya mungkin akan ada sedikit perbedaan lebih kurang. Yang penting adalah bahwa kita mengetahui bahwa tiap tagihan yang belum dibayar lunas akan dikenai bunga dan jumlahnya akan ditambahkan ke dalam jumlah tagihan baru pada bulan berikutnya.
    9. Sebagai alat membayar segala macam pengeluaran yang bersifat darurat atau tidak bisa ditunda lagi, padahal pada saat yang bersamaan Anda tidak memiliki uang tunai untuk membayarnya.
    10. Bisa untuk menarik uang tunai dari mesin ATM. Maksimal batas penarikan uang tunai biasanya 40 persen dari batas pemakaian kartu kredit Anda. Khusus untuk penarikan uang tunai, bunga kredit yang dikenakan lebih besar. Besarnya jumlah uang yang bisa ditarik juga tergantung dari seberapa besar sisa batas pemakaian yang ada.
    11. Keleluasaan dalam pembayaran tagihan yang bisa dilakukan dalam jumlah minimal saja atau bisa dicicil, di mana Anda akan diberikan tenggang waktu pembayaran. Artinya, Anda tidak diharuskan langsung membayar tagihan saat itu juga atau keesokan harinya, tetapi biasanya diberikan masa tenggang beberapa hari (sekitar 20, 25 sampai 30 hari dari saat transaksi). Atau, Anda juga dapat membayarnya ketika surat tagihan datang. Sedangkan cara pelunasannya dapat Anda pilih, yaitu lunas sekaligus atau dicicil sesuai jumlah minimal pembayaran yang juga tertera pada surat tagihan.
    Kelemahan:
    1. Anda akan cenderung berbelanja lebih banyak dan lebih sering karena godaan yg kuat. Bayangkan tinggal gesek aja, anda sudah bisa mendapatkan apa yg anda inginkan. Bayang2 konsumerisme yg tinggi selalu menghantui para pemegang kartu kredit.
    2. Bunga yg sangat tinggi. Jika sampai pada masa jatuh tempo anda belum membayar tagihan kartu kredit, maka bisa dipastikan anda akan mulai terjerat dengan bunga kartu kredit yg tinggi dan bisa jadi ini akan melilit anda utk jangka waktu yg lama jika manajemen keuangan yg anda terapkan salah.
    Solusi:
    1. Simpan kartu kredit untuk pembayaran dengan sistem cicilan. Jangan terjebak untuk selalu mengandalkan pembayaran melalui kartu kredit kalau Anda hanya bisa membayar pinjaman dengan cicilan.
    2. Jangan membeli kebutuhan sehari-hari melalui kartu kredit karena Anda akan kecanduan kemudian terjebak dengan utang konsumtif. Bayarlah tunai untuk kebutuhan dasar harian, dan simpan kartu kredit Anda di rumah.
    3. Bayarlah tagihan Anda sebelum jatuh tempo untuk menghindari bunga.
    4. Bayarlah tagihan Anda sebesar jumlah belanjaan. Artinya, jangan memanjakan diri dengan menunda pembayaran tagihan. Jika tak sanggup, maka kontrol diri untuk tidak melulu belanja dengan kartu kredit.

    b. Smartcard
    Adapun keuntungan dan kerugian menggunakan smarcard adalah sebagai berikut:
    Keuntungan :
    1. Lebih handal daripada kartu magnetik (kartu magnetik)
    Kehandalan dari smartcard disebabkan oleh proteksi terhadap keamanan data yang disimpan. Keamanannya tidak hanya tergantung pada chip, namun juga keseluruhan system termasuk aplikasi serta proses pembuatan dari smartcard itu sendiri. Chip menjamin keamanan data yang disimpan di dalam smartcard disebabkan adanya mekanisme enkripsi sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang. Untuk membuat aplikasi smartcard juga perlu rancangan security terhadap aplikasi itu sendiri, misalnya aplikasi dibuat agar hanya pihak yang berwenang yang dapat menggunakan smartcard dan aplikasi yang ada di dalamnya. Selain keamanan chip dan aplikasi, keamanan terhadap proses pembuatan smartcard, terutama pembuatan Mikroprosesor juga perlu dipertimbangkan. Kebanyakan dari perusahaan pembuat chip menyembunyikan detail dari rangkaian mikroprosesor, tidak terkecuali pada customer-nya.Dalam hal ini ada 3 fase, yaitu designed-in security, kontrol terhadap informasi dan proses pembuatan dan pemasaran [PAMI98]. Designed-in security meliputi perancangan dari chip mikroprosesor. Kontrol terhadap informasi meliputi bagaimana informasi yang rahasia disimpan. Sedangkan proses pembuatan dan pemasaran lebih banyak memperhatikan aspek keamanan dari chip tersebut, misalnya tempat penyimpanan yang aman.
    2. Lebih banyak menyimpan informasi daripada kartu magnetik.
    Kapasitas memori dari smartcard lebih besar dibanding kartu magnetik. Kartu magnetik hanya memiliki memori sebesar 140 byte [ARCL97] yang hanya cukup untuk menyimpan kode PIN dan data untuk login ke dalam server-based system. Oleh karena itu, transaksi lebih banyak dilakukan secara on-line. Sedangkan smartcard mempunyai ukuran memory bermacam-macam, misalnya dari 1 Kbyte (CP1 dari ASE(Alladin Smartcard Environment)), 2 Kbyte (CC1 dari ASE(Alladin Smartcard Environment)), 22 Kbyte (JavaCard) dan 31 Kbyte(MSC0402 dari Motorola). Selain berisi informasi, smartcard juga berisi sistem operasi yang mengendalikan seluruh proses yang terjadi di smartcard.
    3. Lebih sulit untuk ditiru daripada kartu magnetik
    Kartu magnetik mempunyai pita magnetik pada permukaaannya. Peng-copy-an terhadap kartu magnetik dilakukan dengan meng-copy pita magnetik tersebut ke kartu lain. Pada smartcard peng-copy-an terhadap kartu sulit dilakukan, ini disebabkan karena setiap kartu memiliki nomor seri yang unik, tidak ada 2 buah kartu yang memiliki nomor seri yang sama. Jika pengaman dari kartu dilakukan dengan menghitung hash dari nomor seri kartu, maka peng-copy-an kartu tidak mungkin dilakukan. Selain itu juga disebabkan karena proteksi terhadap data dengan menggunakan secret code, sehingga data tidak dapat dibaca tanpa mengetahui secret code-nya.
    4. Dapat digunakan kembali
    Setelah nilai yang tertulis di dalam smartcard, misalnya jumlah pulsa/uang habis,smartcard dapat di’isi’ ulang dengan menuliskan nilai tertentu ke dalamnya. Ini bisa dilakukan selama kondisi smartcard masih baik, misalnya tidak terdapat kerusakan pada chip. Berbeda dengan kartu magnetik, setelah nilai yang ada di dalamnya habis, maka kartu tersebut tidak dapat digunakan kembali.
    5. Dapat melakukan banyak fungsi di berbagai area industry.
    Walapun kartu magnetik telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor, misalnya sector perbankan dan sektor telekomunikasi, tetapi fungsi yang dapat dilakukan terbatas atau disebut single function. Misalnya sebagai kartu kredit untuk melakukan fungsi kredit. Karena keistimewaan yang dimiliki oleh smartcard, yaitu dalam hal kapasitas simpan dan kemampuan untuk melakukan proses, smartcard menawarkan skema multi-function, yaitu satu kartu untuk berbagai layanan. Smartcard banyak dimanfaatkan misalnya di sektor telekomunikasi, misalnya SIM card pada layanan GSM. SIM selain sebagai kartu telepon dengan sistem Pre-paid juga akan dikembangkan layanan untuk kredit, jadi semacam ATM pribadi. Di samping itu smartcard telah dimanfaatkan di sektor lain, seperti sektor keuangan, transportasi, dan kesehatan.
    6. Selalu mengalami evolusi (sesuai dengan perkembangan chip komputer dan memori).
    Smartcard mempunyai standar mikroprosesor 8-bit, namun saat ini mulai dikembangkan mikroprosesor 32-bit yang mempunyai keuntungan, yaitu memungkinkan melakukan pemrograman dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi dan meningkatkan kekuatan komputasi untuk fungsi matematika yang kompleks yang tidak mungkin dilakukan pada mikroprosesor 8-bit [MRRK98]. Peningkatan kekuatan komputasi ini akan mempercepat jalannya program dan waktu transaksi. Dan yang paling penting, peningkatan MIPS (million instruction per second) memungkinkan industri smartcard memanfaatkan kemajuan teknologi biometri dan kriptografi. Selain perkembangan mikroprosesor, perkembangan memori merupakan faktor penting dalam perkembangan smartcard. Misalnya proses pembuatan memori menggunakan 0.8 micron menghasilkan memori dengan ukuran 23K ROM, 8K EEPROM dan 384 byte RAM [MRRK98]. Dengan makin kecilnya satuan yang digunakan, misal 0.28 microm, makin kecil pula ukuran die (unit terkecil di dalam memori). Ini menyebabkan kapasitas memori di dalam chip tersebut menjadi semakin besar.
    Keterbatasan :
    Smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak. Dan juga, saat ini smarcard masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.

    Posted by AINA SALSABILA (09520075) | May 24, 2011, 4:45 am
  20. NAMA : INTAN PURWANTI
    NIM : 09520008
    METODE PEMBAYARAN ELEKTRONIK
    Tugas ini disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Sistem Informasi Akuntansi
    yang dibimbing oleh Yuniarti Hidayah SP, SE., M.Bus
    Kartu kredit

    Kartu kredit
    Sistem kartu kredit adalah salah satu suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkankonsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Setelah mengamati kelebihan dan kelemahan dari kartu kredit, diharapkan kita sebagai konsumen dapat meniliti dengan seksama sebelum mengambil keputusan untuk memiliki kartu kredit. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kartu kredit yang ditawarkan malah memberikan petaka di kemudian hari. Diharapkan juga agar konsumen dapat lebih bijak dalam memakai fungsi dari kartu kredit itu sendiri (Enrice Irene).
    CONTOH IMPLEMENTASI KARTU KREDIT
    Penyelesaian simpanan nasabah pada bank perkreditan rakyat dilikuidasi (studi kasus PT BPR Tripanca setiadana)
    Bank untuk menjalankan fungsi perantara keuangan memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang bertindak sebagai nasabah penyimpan. Kepercayaan tersebut dapat diperoleh dengan adanya kepastian hukum dalam pengaturan dan pengawasan bank serta penjaminan simpanan nasabah. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi nasabah penyimpan, sehingga diharapkan dapat membina kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. Bank Perkreditan Rakyat Tripanca Setiadana Dalam Likuidasi adalah salah satu bank yang ditangani oleh LPS. Dengan demikian maka timbul permasalahan mengenai proses penyelesaian simpanan nasabah dan perlindungan hukum bagi nasabah di BPR Tripanca Setiadana Dalam Likuidasi apakah telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2009. Untuk menjawab permasalahan tersebut dilakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian studi kepustakaan yang bersifat yuridis normatif yang didukung dengan alat pengumpulan data berupa wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah LPS sudah melaksanakan pembayaran kepada nasabah penyimpan BPR Tripanca Setiadana Dalam Likuidasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2009, sedangkan perlindungan hukum bagi nasabah penyimpan dilaksanakan dalam bentuk penjaminan oleh LPS atas simpanan nasabah BPR tersebut, LPS menjamin simpanan pada bank dan akan membayar simpanan pada bank yang dicabut sesuai izin usahanya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2009. Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan penelitian ini adalah harus adanya sosialisasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksananya kepada masyarakat luas — Bank, in its function of a financial intermediary, needs trust from the society acting as their deposit customer. Such trust can be gained by legal certainty in the regulatory and supervisory measures of banks, as well as the customerÂ�s savings guarantee. Law No. 24 of 2004 as been amended by the Law No. 7 of 2009 concerning the Indonesia Deposit Insurance Corporation

    Posted by INTAN PURWANTI | May 24, 2011, 5:09 am
  21. ANALISIS PEMBAYARAN SECARA ELEKTRIK
    Keunggulan dan Kekurangan Pembayaran Secara Elektronik
     Cyber Cash
    Cyber Cash’s Secure Internet Kartu Kredit Service memberikan nyata, waktu solusi aman untuk merchant processing pembayaran kartu kredit melalui Internet. The Credit Card Service lets any consumer with a valid credit card buy from any CyberCash enabled merchant. Kartu Kredit Service memungkinkan setiap konsumen dengan kartu kredit yang valid membeli dari CyberCash diaktifkan setiap pedagang.
    Manfaat Merchant:
     Receive payments instantly and secure, Menerima pembayaran langsung dan aman
     Real-time authorization and settlement Real-time, otorisasi dan penyelesaian
     Open 24 hours a day, buka 24 jam sehari
     No need to maintain expensive phone or fax operations, tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
     Credit Card
    Manfaat Konsumen:
     Use existing Visa, MasterCard, American Express or Discover. Gunakan ada Visa, MasterCard, American Express atau Discover. No special credit cards are necessary. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
     Safe, private and easy to use. Aman, swasta dan mudah digunakan. Protected by the highest allowed levels of Internet encryption with assured authentication. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
     Complete on-line payments Lengkap on-line pembayaran
    Cyber Cash dirancang untuk mengintegrasikan sepenuhnya dengan ada sistem pemrosesan transaksi yang digunakan oleh bank dan lembaga keuangan lainnya, layanan ini menyediakan dan seketika otentikasi otomatis, memungkinkan pemrosesan order untuk melintasi Internet 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, pembayaran kartu kredit minimum adalah sebesar 10 persen dari besarnya jumlah tagihan Anda.
    Didalam aturan tersebut memang mengundang banyak reaksi keras dari para nasabah. Padahal Bank Indonesia mengeluarkan aturan itu dibuat justru untuk memacu orang agar segera dapat menyelesaikan utangnya dan tidak terlena dengan pembayaran minimum yang akhirnya akan menjadi beban yang menumpuk.
    1. Bayar Dulu, Jangan Ditunda
    Terdapat kebiasaan keliru yang kerap kita lakukan dalam membayar kartu kredit. Dana diambil setelah semua kebutuhan atau keinginan terpenuhi. Itu juga kalau masih sisa. Tentu ini enggak benar. Kalau memang mau bayar, ya jangan ditunda-tunda. Misalnya, Anda gajian tanggal 25. Ya bayar tagihan Anda segera setelah gajian, meski jatuh tempo pembayaran, misalnya masih tanggal 10 dan Anda belum mendapat rincian tagihan. Sebaiknya, Anda tetap segera bayar. Soal berapa besarnya, kan, bisa dikira-kira.
    2. Tetapkan Berapa Yang Bersedia Anda Bayar Sebelum Anda Benar-benar Memakai Kartunya.
    Cara ini adalah salah satu cara untuk mengatur pengeluaran Anda. Katakan saja bulan lalu tagihan Anda nol. Lalu, Anda belanja di sejumlah toko, di mana total tagihan Anda untuk bulan ini adalah Rp 250 ribu. Nah, setelah Anda melakukan pembayaran sebesar Rp 250 ribu untuk tagihan itu, coba tetapkan berapa nilai yang akan Anda bayarkan untuk bulan depan.

     Smart Card
    Smart Card dapat digunakan untuk identifikasi, otentikasi, penyimpanan data dan pengolahan aplikasi. Sistem pembayaran tol berlangganan menggunakan smart card. kartu Smart juga dapat menyimpan informasi seperti: indentitas murid di sebuah perguruan tinggi, sekolah atau universitas, atau karyawan / personil yang bekerja untuk sebuah organisasi atau perusahaan.
    Semua dalam semua kartu pintar memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan kartu magnetik. Greater kehandalan ialah pengurangan perusakan dan pemalsuan karena mekanisme keamanan yang tinggi. Kapasitas penyimpanan meningkat hingga 100 kali. Smartcard adalah multi-fungsional. Kehidupan kerja diantisipasi smartcard adalah sepuluh tahun dibandingkan dengan kartu strip magnetik di tiga.
    Juga sebagai kartu ID, kartu pintar juga dapat digunakan untuk membayar barang-barang seperti: bensin, angkutan umum, saham ritel umum, makan di restoran dan minuman di sebuah bar. Juga un-seperti strip magnetik pada kartu kredit, kenangan smartcard tidak datang dalam kontak dengan pembaca mereka dan karena itu tidak aus dari berlebihan seperti strip magnetik lakukan. Pengguna dapat memuat Smartcard dengan nilai tunai (kredit) untuk membayar barang atau jasa: dikenal sebagai dompet elektronik. Atau mereka dapat mengumpulkan poin agar dapat menerima diskon: dikenal sebagai kartu loyalitas.
     EFT (Electric Fund Transfer)
    Electronic Fund Transfer Act (15 USC1693 et seq), bermaksud untuk memberikan ketentuan dasar bagi hak, kewajiban, dan tanggung jawab pihak-pihak di dalam penyelenggaraan sistem electronic fund transfer (EFT). Termasuk di dalam pengertian ini adalah: point of sale transfers, transaksi ATM (automated teller machine), penarikan atau penyetoran uang secara langsung, dan transfer melalui telepon.
    Didalam UU ini, EFT diartikan sebagai segala jenis transfer – selain transaksi
    melalui cek, draft, atau instrument sejenis – yang dilakukan melalui terminal, instrumen telepon, atau komputer, atau magnetic tape, untuk memberikan arahan, instruksi/perintah, atau memberikan wewenang kepada institusi keuangan (bank, credit union) untuk melakukan pendebetan atau pengkreditan terhadap suatu rekening.
    Tujuan utama dari UU ini adalah memberikan perlindungan terhadap hak konsumen/nasabah individu (individual consumer). Hal-hal yang diatur di dalam undang-undang tersebut antara lain:syarat dan kondisi transfer, penyelesaian dalam hal terjadi error, tanggung jawab nasabah, tanggung jawab lembaga keuangan, penerbitan kartu atau alat akses lainnya, penangguhan tangggung jawab, kewajiban menggunakan transfer elektronik, tanggung jawab pidana, sanksi administrasi, dsb.

    Posted by Muhammad Afandi (09520059) /C | May 24, 2011, 5:18 am
  22. Dewasa ini, perkembangan teknologi sudah sangat berkembang dan arus informasipun dituntut untuk serba cepat, sampai menyebabkan tidak ada lagi batasan wilayah dalam melakukan bisnis maupun perdagangan. Dan dengan memanfaatkan teknologi (seperti: internet) penjual dan pembeli tidak lagi harus bertemu secara langsung. Perdagangan elektronik (E-Commerce) melalui internet memungkinkan ratusan ribu perusahaan bisnis dari berbagai ukuran dan puluhan juta pelanggan berkumpul dan berinteraksi dalam mal virtual yang mana seluruh dunia sudah mempraktekkannya.
    Dan di dalam E-Commerce ini pun terdapat berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, cyber cash, kartu kredit, EFT dan lain-lain, yang mana ini dapat membantu perusahaan bisnis atau pengguna dari yang remaja atau orang tua dalam melakukan pembayaran.

    A. Smart Card
    Smart Card, yaitu kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller atau merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data sekaligus media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Keunggulan Smart Card:
    1. Kehandalan dalam kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan.
    2. Mudah untuk diprogram dan memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    3. Kemudahan mengakses data.
    4. Keamanan menyimpanan data.
    5. Perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
    6. Fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Kelemahan Smart Card:
    1. Bila smart card sering diakses dengan tingkatnya kontak, maka antara smart card dengan reader dapat mengakibatkan korosi dan menempelnya kotoran.
    2. Mudah patah.
    3. Bisa tergores atau lecet.
    4. Mudah untuk membuat imitasinya.
    Contoh implementasinya dalam perusahaan yaitu dalam sistem pembayaran tol berlangganan yang menggunakan smart card. Sistem pembayaran tol yang sebelumnya melakukan proses transaksi dengan cara manual, yaitu membarikan uang ke petugas tol secara langsung membutuhkan waktu yang lebih lama sehingga menimbulkan antrian dan akan berakibat pada kemacetan. Untuk menghindari hal tersebut maka diperlukan sistem pembayaran yang proses transaksinya bisa dilakukan tanpa harus menggunakan uang tunai, untuk memperlancar proses transaksi masuk jalur tol dengan menggunakan smart card.

    B. Cyber Cash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    Keunggulan Cyber Cash:
    1. Memiliki dua macam pembayaran, yaitu kartu kredit dan Cyber Coin.
    2. Memudahkan konsumen untuk menggunakan kartu kreditnya, dalam melakukan pembayaran dengan nilai minimum (harga murah).
    3. Mudah untuk mendapatkannya, karena didukung oleh CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    Kelemahan Cyber Cash:
    1. Wallet yang harus teregistrasi dengan bank pendukung.
    2. Transaksinya bersifat pseudo-anonim.
    3. Mudah untuk terjadinya penipuan.
    4. Pembuktian transaksi tidak diketahui.
    Contoh implementasinya dalam perusahaan yaitu Kini internet telah menjadi persoalan khusus semenjak dimanfaatkan dalam kegiatan perdagangan atau bisnis. Diakui secara ekonomi, pemanfaatan internet telah memberikan nilai tambah dalam mempercepat proses transaksi, tetapi secara yuridis masalah pemanfaatan internet ini sangat riskan bagi para pihak karena karakteristiknya sangat berbeda dengan bisnis konvensional, sehingga sulit dijangkau dengan aturan hukum yang berlaku.

    C. Visa/MasterCard Secure Electronic Transactions (SET)
    Ini merupakan dua raksasa kartu kredit dunia, yaitu Visa dan MasterCard. Yang mana bekerjasama untuk membuat satu standar. Dan sebagian besar penyedia jasa pelayanan pembayaran di internet telah setuju untuk mengikuti standar SET. Protokol SET dapat mendukung sistem pembayaran dengan kartu kredit, Charge Card, dan kartu debit. Walaupun, saat ini belum ada bank pengelola kartu debit yang mendukung protokol SET ini. Akan tetapi, transaksi dengan protokol SET ini sudah terlacak.
    Keunggulan dengan SET:
    1. Keamanan dalam pengiriman informasi dan pembayaran.
    2. Pedagang dapat melihat jati diri dari seorang konsumennya.
    3. Sistem pembayaran yang tidak terikat kepada suatu protokol perangkat keras atau perangkat lunak tertentu.
    4. Keamanan protokol SET yang menggunakan sertifikat digital.
    5. Pembuktian transaksi yang menggunakan tanda tangan digital.
    Kelemahan dengan SET:
    1. Belum adanya dukungan bank pengelola kartu debit dalam protokol SET ini.
    2. Protocol SET tidak cocok untuk transaksi micropayments.
    3. Informasi kartu konsumen yang meliputi tanggal kadaluarsa dan Personal Account Number (PAN), tidak dapat diketahui oleh pedagang.
    4. Spesifikasi SET yang tidak menjelaskan mengenai biaya tambahan atas transaksi.

    D. NETCHEX
    NetChex adalah suatu cara untuk menuliskan cek dengan media elektronik atau internet. NetChex tidak mengirimkan data sensitif seperti nomor rekening bank melalui internet, melainkan menggunakan Shadow Account, yakni berkorelasi dengan informasi konsumen beserta informasi rekening sesungguhnya.NetChex menjadi perpanjangan tangan dari rekening bank konsumen yang sudah ada dan proses kliring tetap dilakukan secara konvensional.
    Konsumen (pemberi cek) dan pedagang yang menerima cek harus memiliki dahulu Shadow Accont di gerbang pembayaran NetChex. Lalu, NetChex yang sudah terhubung langsung ke jaringan privat antarbank dapat memerintahkan pembayaran dari satu bank ke bank lain secara elektronik. Dan NetChex ini tergolong sistem pembayaran debit.
    Keunggulan NetChex:
    1. Mudah untuk mendapatkan programnya.
    2. Teridentifkasinya atau terlacaknya transaksi.
    3. Pedagang tidak perlu menggunakan perangkat lunak khusus.
    Kelemahan NetChex:
    1. Bisa tertipu oleh cek kosong.
    2. Pembuktian transaksi tidak dapat diketahui.
    3. Prosedur kliring yang memakan waktu lama.

    Posted by Randi Radiantassa Putra (09520068)-Akuntansi C | May 24, 2011, 5:21 am
  23. Berbagai metode pembayaran elektronik
    1. KARTU KREDIT
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    • Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
    4. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    6. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    7. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    8. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    9. Pada bank tertentu, konsumen bisa memiliki kartu tambahan untuk pasangan atau anak (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identitas dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identitas dan nomor pin-nya.
    10. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    11. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    12. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    13. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    14. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    15. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    16. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    17. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    18. Bisa untuk menarik uang tunai dari mesin ATM. Maksimal batas penarikan uang tunai biasanya 40 persen dari batas pemakaian kartu kredit Anda. Khusus untuk penarikan uang tunai, bunga kredit yang dikenakan lebih besar. Besarnya jumlah uang yang bisa ditarik juga tergantung dari seberapa besar sisa batas pemakaian yang ada.

    19. Keleluasaan dalam pembayaran tagihan yang bisa dilakukan dalam jumlah minimal saja atau bisa dicicil, di mana Anda akan diberikan tenggang waktu pembayaran. Artinya, Anda tidak diharuskan langsung membayar tagihan saat itu juga atau keesokan harinya, tetapi biasanya diberikan masa tenggang beberapa hari (sekitar 20, 25 sampai 30 hari dari saat transaksi). Atau, Anda juga dapat membayarnya ketika surat tagihan datang. Sedangkan cara pelunasannya dapat Anda pilih, yaitu lunas sekaligus atau dicicil sesuai jumlah minimal pembayaran yang juga tertera pada surat tagihan.
    • Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    6. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    7. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    8. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    9. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    • Implementasi Penggunaan Kartu Kredit
    Umumnya ialah masyarkat umum yang kebutuhannya selalu merasa ‘kurang’ dan umumnya mereka lebih menyukai pemenuhan barang-barang tersier atau pun mewah.
    2. EFT (Electric/Electronic Funds Transfer)
    Electronic Funds Transfer merupakan pelayanan jasa bank dalam transfer dana, semula jasa bank dengan memakai warkat (transfer secara fisik) kemudian beralih dengan menggunakan teknik elektronik. Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas (paper) maka dalam Electronic Funds Transfer transaksi pembayaran dilakukan menggunakan media elektronik. yang mencakup transaksi Kartu Kredit, Automated Teller Machine (ATM) dan Transfer Dana
    Pada dasarnya transaksi dengan menggunakan Electronic Funds Transfer berbeda dengan transaksi pembayaran secara konvensional yang dilakukan dengan menggunakan kertas ( paper ) maka dalam Electronic Funds Transfer adalah transaksi pembayaran yang dilakukan tanpa menggunakan kertas ( paper ) atau warkat melainkan menggunakan media elektronik. 4 Semua jenis transaksi yang ada dalam EFT tersebut sudah diterapkan dalam perbankan Indonesia dan yang paling banyak digunakan dalam masyarakat selain ATM ( Automated Teller Machine ) adalah kartu kredit. Salah satu ciri Electronic Funds Transfer pada salah satu sistem pembayaran adalah dengan menggunakan kartu plastik ( credit card, debit card maupun dengan menggunakan sarana ATM ).
    • Kelebihan EFT
    Transaksi yang dilakukan bersifat online, singkat tanpa kertas sehingga lebih efisien dalam penggunaannya.
    • Kelemahan EFT
    Dampak negatif itu dapat timbul karena EFT sendiri mengandung berbagai kelemahan/kerentanan, yaitu sebagai berikut :
    1. Transaksi dengan EFT system dapat dipengaruhi oleh berbagai cara yang tidak sah.
    2. Dana dapat dipindahkan secara instan tanpa adanya penelitian ulang oleh petugas terhadap transaksi-transaksi individual.
    3. Data EFT mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi daripada nilai dananya itu sendiri sehingga melahirkan godaan-godaan kea rah kejahatan.
    4. Sangatlah mungkin secara periodic, sebagian besar data bank dirusak dari jarak jauh yang dapat menimbulkan peluang terjadinya kejahatan, pemerasan dan terorisme.
    5. Karena kejahatan EFT memerlukan unsur pendukung intelektual dan sekaligus merupakan tantangan intelektual, bagi banyak orang hal itu dapat menimbulkan hasrat untuk memperoleh keuntungan financial.
    6. Kejahatan EFT sangat sulit dideteksi karena dana atau data dapat dipindahkan atau dimanipulasi oleh perintah-perintah tersembunyi di dalam perangkat lunak computer canggih; dan dinamika tindak criminal hanya dapat dipahami oleh beberapa ahli/pakar dari lembaga itu sendiri.
    7. Kejahatan EFT sangat jarang dilaporkan karena publisitas dapat menarik perhatian untuk munculnya cara-cara pengrusakan integritas system EFT, dapat member kesan lemahnya organisasi/kelembagaan atau dapat meningkatkan premi asuransi.
    8. Perundang-undangan yang ada tidak cukup mampu dan tepat untuk mengusut/menuntut kajahatan EFT.
    Disamping itu, dampak negative dapat ditimbulkan dari system teknologi canggih yang melekat pada EFT. Salah satu masalah besar yang diungkapkan dalam Selected EFT Issues, antara lain pengaruh ketergantungan pada sisitemteknologi yang kompleks/canggih terhadap kesejahteraan dan keamanan nasional (national welfare and security). Dikhawatirkan meningkatnya ketergantungan pada EFT akan meningkatkan kerentanan (vulnerability sifat mudah diserang) oleh musuh, para teroris, dan bencana alam. Para teroris mungkin menyerang system EFT dengan berbagai alas an/motivasi. Disamping itu, dinyatakan pula bahwa apabila masyarakat brgantung pada system teknologi canggih, maka adanya kegagalan atau gangguan terhadap system itu dapat menimbulakn krisis (crisis), bahkan terkadang menimbulkan bancana/malapetaka (catastrophe), dan dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan penderitaan yang sangat besar.
    Kejahatan transfer dana elektronik (Electronic Funds Transfer Crime) tidak hanya ditunjukkan pada pencurian dana (theft of funds), tetapi juga pada penggunaan, pengungkapan, penghapusan, pencurian atau perusakan data (use, disclosure, alteration, theft, or destruction of data), atau bertujuan untuk mengganggu/ mengacaukan atau merusak system transfer dana elektroniknya itu sendiri (discruption or destruction of the EFT system). Sistem transfer dana elektronik juga dapat membantu menyembunyikan atau memindahkan hasil kejahatan, sehingga sering juga kejahatan pencucian uang dilakukan secara elektronik ( dikenal dengan istilah electronic money laundering)

    • Implementasi EFT
    Merujuk pada transfer uang ke dan dari institusi keuangan menggunakan jaringan telekomunikasi. EFT sekarang digunakan secara luas, pendanaan, debit, kredit & pembayaran elektronik antar bank dan antar bank dan pelanggan. BCA salah satu contoh yang menggunakan Electronic Fund Transfer. Perbankan Elektronik dari BCA menangani berbagai macam pelayanan, antara lain ATM BCA (Paspor BCA), Debit BCA, Tunai BCA, BCA by Phone, Internet Banking dan Mobile Banking. Paspor BCA, satu kartu banyak bisanya. Cukup satu kartu untuk mengakses semua layanan BCA, lebih praktis dan nyaman. Bisa untuk melakukan transaksi perbankan di ATM BCA, registrasi KlikBCA atau m-BCA di ATM BCA. Paspor BCA bisa untuk berbelanja debit dan tarik tunai di berbagai merchant bertanda Debit BCA dan Tunai BCA. Bahkan, Anda bisa melakukan transaksi di luar negeri dengan Paspor BCA melalui jaringan Cirrus dan Maestro.
    3. SMART CARD
    Smartcard memiliki kemampuan untuk memproses dan menyimpan data yang diinputkan secara aman, dengan algoritma kriptografi data yang disimpan akan dienkripsi agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga akan mempersulit pemalsuan smartcard, selain itu kapasitas memorinya lebih besar daripada kartu magnetis biasa. Smart juga bisa menyediakan otentikasi keamanan yang kuat untuk single sign-on (SSO) dalam organisasi besar.
    Misalnya, kartu cerdas ini bisa diprogram untuk hanya mengijinkan transaksi contactless jika itu juga dalam jangkauan perangkat lain seperti ponsel unik dipasangkan. Hal ini dapat secara signifikan meningkatkan keamanan kartu pintar. Sebagai contoh, konsumen hanya perlu mengganti satu kartu jika dompet mereka hilang atau dicuri. Selain itu, penyimpanan data yang tersedia pada kartu bisa berisi informasi medis yang sangat penting dalam keadaan darurat harus pemegang kartu memungkinkan akses ini.
    Kartu pintar berfungsi sebagai kartu kredit atau ATM, kartu bahan bakar, SIMs ponsel, kartu otorisasi untuk televisi membayar, rumah tangga utilitas pra-kartu pembayaran, tinggi keamanan identifikasi dan kartu akses-kontrol, dan transportasi umum dan kartu telepon umum pembayaran.
    kartu Smart juga dapat digunakan sebagai dompet elektronik. Chip kartu cerdas dapat “load” dengan dana untuk membayar meter parkir dan mesin vending atau di berbagai merchant
    Kartu plastik di mana chip tertanam cukup fleksibel, dan lebih besar chip, semakin tinggi probabilitas bahwa penggunaan normal dapat merusak itu.
    • Kelebihan Smart Card
    1. Kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    2. Kelebihan smartcard, bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    • Kelemahan Smart Card
    1. Keterbatasan smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    2. Kekurangan smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    Kartu sering dibawa dalam dompet atau kantong-lingkungan yang keras untuk sebuah chip. Namun, untuk sistem perbankan yang besar, kegagalan-biaya manajemen bisa lebih dari diimbangi oleh pengurangan penipuan.
    Menggunakan kartu cerdas untuk angkutan massal menyajikan risiko privasi, karena memungkinkan operator angkutan massal (dan pemerintah) untuk melacak gerakan individu.
    Sisi-klien identifikasi dan otentikasi kartu adalah cara paling aman untuk misalnya, aplikasi internet banking, tapi keamanan tidak pernah 100% yakin. Jika malware host komputer pemegang rekening, model keamanan mungkin rusak. Malware bisa menimpa komunikasi (baik input melalui keyboard dan keluaran melalui layar aplikasi) antara pengguna dan aplikasi. Malware (misalnya trojan Silentbanker) bisa memodifikasi transaksi, tanpa diketahui oleh pengguna.
    • Implementasi Penggunaan Smart Card
    Beberapa perusahaan menggunakan Smart Card sebagai database penyimpan data perusahaan.
    4.ATM (Automated Teller Machine)
    Pengertian ATM Automated Teller Machine.
    ATM ( dalam bahasa Indonesia : Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa inggris : Automated Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.
    ATM sering ditempatkan dilokasi-lokasi strategis, seperti restoran, pusat perbelanjaan, Airport, dan Kantor-kantor bank itu sendiri.
    • Keuntungan Menggunakan ATM
    1. ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan tinggi, multimedia dan sebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi)
    2. ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide Area Network (WAN)
    3. Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat menghemat biaya karena pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan sistern ATM LAN dapat menggunakan adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.
    • Kekurangan ATM
    Kejahatan yang marak selain cybercrime ialah pembobolan ATM yang kini marak terjadi dengan metode-metode yang tak treduga, kreatifitas dari para pembuatnya (pembobol), dengan menelan kartu ATM nasabah atapun mengcopy paste database PIN ATM nasabah merupakan beberapa trik untuk menguras habis isi ATM nasabah. Keamanan, validitas nasabah jelas terkait di sini. Kerahasiaan serta perlindungan kepada nasabah dengan jaminan validitas jelas mutlak dilakukan.
    • Implementasi Menggunakan ATM
    ATM kini semakin tersebar, karena semakin sempitnya ruang gerak dan waktu akan kemajuan teknologi, serta pola kehidupan metropolitan yang setiap saat dibutuhkan. Tak terkecuali di tempat perbelanjaan dan sekitarnya.

    Posted by Masriatun Nikmah 09520058 | May 24, 2011, 5:26 am
  24. Nama : Epsir Rasek
    Nim : 09520055
    Kelas : Akuntansi C

    Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin tuanya dunia, perkembangan teknologi sudah tidak bisa di elakkan lagi dan menuntut manusia untuk bersaing sekreatif mungkin , hingga menyebabkan tidak ada lagi batasan dunia, semua informasi harus serba up date baik di bidang perdaganngan maupun telekomunikasi dan lainnya. Dengan memanfaatkan teknologi (internet, jejaring sosial, dsb) penjual dan pembeli tidak lagi harus bertemu secara langsung yang menghabiskan waktu, tenaga, oprasinal yang menghabiskan efektifitas kerja perusahaandalam proses produksi. Perdagangan elektronik (E-Commerce) melalui internet memudahkan para produsen dan konsumen untuk berinteraksi secepat mungkin dan tanpa menghabiskan oprasional yang banyak, bahkan dalam hitungan menit bisa berinteraksi dan menjalin transaksi dengan orang banyak dengan hanya duduk santai.
    Di dalam E-Commerce ini terdapat berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, kartu kredit, cyber cash, EFT dan lain-lain, yang mana ini dapat membantu perusahaan untuk melakukan transaksi kapanpun, dimanapun bisa-bisa saja, baik tua maupun muda semua bisa menikmatinya.

    A. Smart Card
    Smart Card, adalah kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller atau merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data sekaligus media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Berikut ini adalah keunggulan dan kelemahan Smart Card:
    - Keunggulan Smart Card
    1. Kehandalan dalam kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan.
    2. Mudah untuk diprogram dan memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    3. Kemudahan mengakses data.
    4. Keamanan menyimpanan data.
    5. Perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
    6. Fleksibel mudah dibawa kemana-mana
    7. Bisa diakses setiap saat
    - Kelemahan Smart Card:
    1. Bila smart card sering diakses dengan tingkatnya kontak, maka antara smart card dengan reader dapat mengakibatkan korosi dan menempelnya kotoran.
    2. Mudah patah.
    3. Bisa tergores atau lecet.
    4. Mudah untuk membuat imitasinya.
    5. Rawan kehilangan data secara keseluruhan
    6. Ketergantungan teknologi

    B. Cyber Cash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para produsen dan konsumen. CyberCash tidak hanya menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    Berikut ini adalah keunggulan dan kelemahan Cyber Cash:
    - Keunggulan Cyber Cash:
    1. Memiliki dua macam pembayaran, yaitu kartu kredit dan Cyber Coin.
    2. Memudahkan konsumen untuk menggunakan kartu kreditnya, dalam melakukan pembayaran dengan nilai minimum (harga murah).
    3. Mudah untuk mendapatkannya, karena didukung oleh CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    - Kelemahan Cyber Cash:
    1. Wallet yang harus teregistrasi dengan bank pendukung.
    2. Transaksinya bersifat pseudo-anonim.
    3. Mudah untuk terjadinya penipuan.
    4. Pembuktian transaksi tidak diketahui.

    C. Visa/MasterCard Secure Electronic Transactions (SET)
    Merupakan dua raksasa kartu kredit didunia, yaitu Visa dan MasterCard. Yang mana bekerjasama untuk membuat satu standar. Dan sebagian besar penyedia jasa pelayanan pembayaran di internet telah setuju untuk mengikuti standar SET. Protokol SET dapat mendukung sistem pembayaran dengan kartu kredit, Charge Card, dan kartu debit. Walaupun, saat ini belum ada bank pengelola kartu debit yang mendukung protokol SET ini. Akan tetapi, transaksi dengan protokol SET ini sudah terlacak.
    Keunggulan dengan SET:
    1. Keamanan dalam pengiriman informasi dan pembayaran.
    2. Pedagang dapat melihat jati diri dari seorang konsumennya.
    3. Sistem pembayaran yang tidak terikat kepada suatu protokol perangkat keras atau perangkat lunak tertentu.
    4. Keamanan protokol SET yang menggunakan sertifikat digital.
    5. Pembuktian transaksi yang menggunakan tanda tangan digital.
    Kelemahan dengan SET:
    1. Belum adanya dukungan bank pengelola kartu debit dalam protokol SET ini.
    2. Protocol SET tidak cocok untuk transaksi micropayments.
    3. Informasi kartu konsumen yang meliputi tanggal kadaluarsa dan Personal Account Number (PAN), tidak dapat diketahui oleh pedagang.
    4. Spesifikasi SET yang tidak menjelaskan mengenai biaya tambahan atas transaksi.
    5. Rawan pembobolan

    D. NETCHEX
    NetChex adalah suatu cara untuk menuliskan cek dengan media elektronik atau internet. NetChex tidak mengirimkan data sensitif seperti nomor rekening bank melalui internet, melainkan menggunakan Shadow Account, yakni berkorelasi dengan informasi konsumen beserta informasi rekening sesungguhnya. NetChex menjadi perpanjangan tangan dari rekening bank konsumen yang sudah ada dan proses kliring tetap dilakukan secara konvensional. Ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang mempunyai tramsaksi jarak jauh dengan kliennya.
    Konsumen (pemberi cek) dan pedagang yang menerima cek harus memiliki Shadow Accont terlebih dulu di gerbang pembayaran NetChex. Lalu, NetChex yang sudah terhubung langsung ke jaringan privat antarbank dapat memerintahkan pembayaran dari satu bank ke bank lain secara elektronik. Dan NetChex ini tergolong sistem pembayaran debit.
    Keunggulan NetChex:
    1. Mudah untuk mendapatkan programnya.
    2. Teridentifkasinya atau terlacaknya transaksi.
    3. Pedagang tidak perlu menggunakan perangkat lunak khusus.
    Kelemahan NetChex:
    1. Bisa tertipu oleh cek kosong.
    2. Pembuktian transaksi tidak dapat diketahui.
    3. Prosedur kliring yang memakan waktu lama.

    Posted by EPSIR RASEK | May 24, 2011, 6:02 am
  25. Nama : Rawang Zubaidi (09520080) Akuntansi C

    Seiring dengan perkembangan yang terjadi dewasa ini, masih belum ada suatu pendefinisian yang baku tentang keberadaan istilah Electronic Commerce (“e-commerce”). Dalam sudut pandang keilmuan, tentunya suatu pendefinisian terhadap suatu istilah, diharapkan dapat secara jelas memberikan suatu batasan ataupun lingkup pengertian yang tepat dan mampu menguraikan semua komponen-komponen yang semestinya harus ada sehubungan dengan keberadaan istilah itu sendiri.
    Dalam prakteknya, yaitu dengan berdasarkan beberapa konsep definisi yang dibicarakan oleh para ahli dan praktisi Teknologi Informasi dewasa ini terdapat beberapa pembedaan yang dapat dijadikan sebagai suatu rujukan.

    Electronic Commerce can be defined as commercial activities conducted through an exchange of information generated, stored, or communicated by electronical, optical or analogues means, including EDI, E-mail, and so forth

    E-commerce is performing business transaction with the aid of evolving computing tools and paper-less communication links (electronic messaging technologies).
    Electronic Commerce may be defined as the entire set of process that support commercial activities on a network and involve information analysis.
    E-commerce refers to business activities involving consumers, manufacturers, service providers, and intermediaries using computer networks such as the Internet. The goals of e-commerce are to reduce product and service cost and improve customer response time and quality.
    Di dalam E-Commerce terdapat berbagai metode pembayaran secara elektronik seperti penggunaan smart-cards, kartu kredit, cyber cash, EFT dan lain-lain, yang dapat membantu perusahaan untuk melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun.

    A. Smart Card
    Smart Card adalah kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller atau merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data sekaligus media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    *Keunggulan Smart Card
    Kehandalan dalam kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan, mudah untuk diprogram dan memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya, kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari, bisa diakses setiap saat
    *Kelemahan Smart Card:
    Bila smart card sering diakses dengan tingkatnya kontak, maka antara smart card dengan reader dapat mengakibatkan korosi dan menempelnya kotoran, mudah patah, bisa tergores atau lecet, mudah untuk membuat imitasinya, rawan kehilangan data secara keseluruhan, ketergantungan teknologi.

    B. Cyber Cash
    CyberCash adalah sebuah perusahaan di Internet yang menyediakan jasa pembayaran transaksi yang aman bagi para pedagang dan konsumen. CyberCash tidak menyediakan satu macam pembayaran saja, namun dua macam cara pembayaran, yakni dengan menggunakan kartu kredit dan CyberCoin. Sudah ada beberapa perusahaan yang mendukung skenario transaksi CyberCash, misalnya CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.

    *Keunggulan Cyber Cash:
    Memiliki dua macam pembayaran, yaitu kartu kredit dan Cyber Coin, memudahkan konsumen untuk menggunakan kartu kreditnya, dalam melakukan pembayaran dengan nilai minimum (harga murah), mudah untuk mendapatkannya, karena didukung oleh CompuServe, CheckFree dan beberapa Bank pendukung.
    *Kelemahan Cyber Cash:
    Wallet harus teregistrasi dengan bank pendukung, transaksinya bersifat pseudo-anonim, mudah untuk terjadinya penipuan, pembuktian transaksi tidak diketahui.

    C. Visa/MasterCard Secure Electronic Transactions (SET)
    Merupakan dua raksasa kartu kredit didunia, yaitu Visa dan MasterCard. Yang mana bekerjasama untuk membuat satu standar. Dan sebagian besar penyedia jasa pelayanan pembayaran di internet telah setuju untuk mengikuti standar SET. Protokol SET dapat mendukung sistem pembayaran dengan kartu kredit, Charge Card, dan kartu debit. Walaupun, saat ini belum ada bank pengelola kartu debit yang mendukung protokol SET ini. Akan tetapi, transaksi dengan protokol SET ini sudah terlacak.
    *Keunggulan SET:
    Keamanan dalam pengiriman informasi dan pembayaran, pedagang dapat melihat jati diri dari seorang konsumennya, sistem pembayaran yang tidak terikat kepada suatu protokol perangkat keras atau perangkat lunak tertentu, keamanan protokol SET yang menggunakan sertifikat digital, pembuktian transaksi yang menggunakan tanda tangan digital.
    *Kelemahan SET:
    Belum adanya dukungan bank pengelola kartu debit dalam protokol SET ini, protocol SET tidak cocok untuk transaksi micropayments, informasi kartu konsumen yang meliputi tanggal kadaluarsa dan Personal Account Number (PAN), tidak dapat diketahui oleh pedagang, spesifikasi SET yang tidak menjelaskan mengenai biaya tambahan atas transaksi.

    D. NETCHEX
    NetChex adalah suatu cara untuk menuliskan cek dengan media elektronik atau internet. NetChex tidak mengirimkan data sensitif seperti nomor rekening bank melalui internet, melainkan menggunakan Shadow Account, yakni berkorelasi dengan informasi konsumen beserta informasi rekening sesungguhnya. NetChex menjadi perpanjangan tangan dari rekening bank konsumen yang sudah ada dan proses kliring tetap dilakukan secara konvensional.
    Konsumen (pemberi cek) dan pedagang yang menerima cek harus memiliki Shadow Accont terlebih dulu di gerbang pembayaran NetChex. Lalu, NetChex yang sudah terhubung langsung ke jaringan privat antarbank dapat memerintahkan pembayaran dari satu bank ke bank lain secara elektronik. Dan NetChex ini tergolong sistem pembayaran debit.
    *Keunggulan NetChex:
    Mudah untuk mendapatkan programnya, teridentifkasinya atau terlacaknya transaksi, pedagang tidak perlu menggunakan perangkat lunak khusus.
    *Kelemahan NetChex:
    Bisa tertipu oleh cek kosong, pembuktian transaksi tidak dapat diketahui, prosedur kliring yang memakan waktu lama.

    E. PAYPAL
    PayPal adalah e-commerce bisnis yang memungkinkan pembayaran dan uang transfer harus dilakukan melalui Internet. Transfer uang online menjadi alternatif elektronik dengan metode kertas tradisional seperti cek dan money order. Sebuah account PayPal dapat didanai dengan debet elektronik dari rekening bank atau dengan kartu kredit. Penerima transfer PayPal bisa meminta cek dari PayPal, membuat account PayPal deposito sendiri atau permintaan transfer ke rekening bank mereka.
    PayPal melakukan proses pembayaran untuk vendor online, lelang situs, dan pengguna komersial lainnya, untuk yang mengenakan biaya. Ini juga mungkin mengenakan biaya untuk menerima uang, proporsional terhadap jumlah yang diterima. Biaya tergantung pada mata uang yang digunakan, pilihan pembayaran yang digunakan, negara pengirim, negara penerima, jumlah yang dikirim dan rekening jenis penerima. Di samping itu, pembelian eBay dilakukan dengan kartu kredit melalui PayPal mungkin dikenakan biaya tambahan jika pembeli dan penjual menggunakan mata uang yang berbeda.
    *Keunggulan PayPal:
    Cepat dan mudah bagi pembeli untuk digunakan, terutama jika mereka sudah memiliki account paypal, lebih murah dan lebih mudah untuk memenuhi syarat untuk rekening PayPal dari merchant account bisnis, ebay memiliki Paypal, jadi jika ingin menghabiskan banyak waktu di eBay, setelan Paypal sangat berguna, banyak penjual ebay hanya menerima pembayaran Paypal.

    *Kelemahan PayPal:
    Memakan waktu untuk menyiapkannya, sangat rentan terhadap penipuan, PayPal terkenal dengan layanan pelanggan buruk(menyembunyikan nomor telepon mereka dan hanya mengirim jawaban otomatis untuk pertanyaan diemail), banyak orang menganggap PayPal merchant account bagi amatir bisnis online, dan percaya bahwa profesional memiliki “nyata” merchant account.

    Implementasi dalam perusahaan:
    Pada tanggal 3 Oktober 2002, PayPal sepenuhnya menjadi milik anak perusahaan dari eBay. Kantor pusat perusahaan di San Jose , California , Amerika Serikat di eBay Street Pertama satelit kampus kantor Utara. Perusahaan ini juga memiliki operasi yang signifikan di Omaha, Nebraska , Scottsdale, Arizona , dan Austin, Texas di Amerika Serikat , Chennai , Dublin , Kleinmachnow (dekat Berlin) dan Tel-Aviv. Pada Juli 2007, di seluruh Eropa, PayPal juga beroperasi sebagai Luxembourg berbasis bank.
    Pada tanggal 17 Maret 2010, PayPal mengadakan perjanjian dengan China UnionPay (CUP), kartu bank asosiasi China, untuk memungkinkan konsumen Cina untuk menggunakan PayPal untuk berbelanja online. PayPal berencana untuk memperluas tenaga kerja di Asia untuk tahun 2.000 sampai 2010.

    Posted by RAWANG ZUBAIDI | May 24, 2011, 6:28 am
  26. Fitri ardiansari
    09520028
    System informasi akuntansi

    Metode pembayaran secara elektronik
    1. Smart card
    didefinisikan sebagai kartu sejenis ATM yang disatukan dengan integrated circuit (IC) yang mana dapat memproses informasi. Smart card juga digunakan untuk menyimpan data pribadi, kesehatan, dan informasi asuransi.banyak smart card yang menggunakan kombinasi password atau PIN. Sejauh ini tidaklah sukses di amerika, tetapi sangat terkenal di eropa, australia dan jepang.Mondexmerupakan salah satu penerbit smart card yang terkenal. Melalui smartcard pembeli akan mengirimkan informasi tentang kartu kredit yang dibutuhkan oleh penjual, lalu selanjutnya akan dilakukan otorisasi oleh bank (Virtual Acquirer/Payment Gateway) terhadap informasi yang diperoleh penjual, kemudian penjual akan mengirimkan jumlah tranksasi yang dilakukan pembeli kepada bank. Dan oleh pihak bank akan dikeluarkan tagihan bagi kartu kredit pembeli yang kemudian dibayarkan ke pihak penjual. Saat mengiriman informasi kartu kredit dengan smartcard kemanannya sudah terjamin, sebab smart card yang digunakan sudah memiliki Certification Authority (CA) atau pengabsahan digital tertentu, dimana CA ini nantinya akan memeriksa sertifikat digital dimana private key “direkatkan” yang gunanya untuk mendeskripsikan informasi kartu kredit yang dikirimkan pembeli.Bahkan kini untuk mempermudah transaksi smart card untuk E-Commerce telah tersedia dalam bentuk software yaitu Virtual Smart Card. Dengan virtual smartcard, pembeli tidak perlu mengetikkan nomor kreditnya setiap kali melakukan transaksi, namun hanya tinggal menjalankan software ini, dengan menekan satu tombol tertentu saja.
    Keunggulan smart card, antara lain:
    a. kemudahan mengakses data, keamanan menyimpanan data, perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    b. bagi masyarakat pengguna jasa E-Commerce (pembeli) dengan adanya smartcard sangat menolong saat melakukan transaksi sebab keamanan lebih terjamin. Sedangkan bagi penjual, teknologi smartcard akan meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap situs E-Commerce yang dikelolanya.
    c. Kecepatan akses dan throughput yang tinggi
    d. Dapat digunakan dalam lingkungan yang kotor dan sangat ekstrim
    e. User friendly :
    o Tidak perlu perlakuan khusus
    o Tidak perlu menggesekkan pada mesin pembaca
    o Tidak perlu masa perkenalan terhadap kartu
    o Untuk keamanan dapat tetap disimpan dalam dompet atau saku
    f. Memiliki tingkat security yang sama dengan contact smart card (tanda tangan digital dan lain sebagainya).
    g. Penyimpanan data yang terlindung didalam kartu
    h. Mudah digabungkan dengan aplikasi lain dengan jenis yang berbeda
    o Contactless card saja
    o Interface ganda contact dan contactless card
    o Kartu hybrid yang meliputi teknologi 125 kHz, 13,56 MHz, pita magnetic, barcode, hologram, foto dan sistem mkeamanan kartu lainnya.
    i. Mengurangi biaya perawatan untuk mesin pembaca kartu (jika dibandingkan dengan mesin pembaca pita magnetic dan pembaca contact card)
    j. Mengurangi usaha pengrusakan mesin pembaca.
    k. Kartu menjadi lebih mudah diubah dan dapat dipercaya karena tidak adanya elemen luar yang digunakan untuk mempengaruhi kartu.
    l. Mudah digunakan dan disosialisasikan kepada staff keamanan perusahaan.
    m. Meiliki standard internasional (ISO/IEC)
    Kekurangan smartcard antara lain:
    a. smartcard saat ini adalah dalam hal memori, tetapi tidak tertutup kemungkinan daya tampung memory smartcard akan bertambah besar nantinya, sehingga dapat menyimpan dan mengenkripsi data dalam jumlah yang lebih banyak.
    b. smartcard, saat ini masih mahal dan digunakan oleh kalangan tertentu saja, sehingga teknologi ini masihbelum dikenal oleh masyarakat luas.
    c. Mudah patah.
    d. Bisa tergores atau lecet.
    e. Mudah untuk membuat imitasinya
    Contoh implementasi smart card
    Di Singapura, smartcard dikenal dengan istilah cash card. Pemakaian smartcard ini hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja, yaitu pada saat transaksi, uangnya didebet langsung dari account di bank. Untuk pembayaran di internet, user harus memiliki ‘smart card reader’. Dalam pemakaiannya, alat khusus ini disambungkan ke port serial di komputer. Pada saat melakukan transaksi, kartu smart card harus digesekkan ke alat tersebut, sehingga chip yang terdapat di kartu dapat dibaca oleh komputer. Untuk softwarenya, digunakan software bernama ‘e-wallet

    2. cyber cash
    CyberCash’s Secure Internet Kartu Kredit Service memberikan nyata, waktu solusi aman untuk merchant processing pembayaran kartu kredit melalui Internet. The Credit Card Service lets any consumer with a valid credit card buy from any CyberCash enabled merchant. Kartu Kredit Service memungkinkan setiap konsumen dengan kartu kredit yang valid membeli dari CyberCash diaktifkan setiap pedagang.Dirancang untuk mengintegrasikan sepenuhnya dengan ada sistem pemrosesan transaksi yang digunakan oleh bank dan lembaga keuangan lainnya, layanan ini menyediakan dan seketika otentikasi otomatis, memungkinkan pemrosesan order untuk melintasi Internet 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
    Keunggulan dari cyber cash
    a. Aman, swasta dan mudah digunakan. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
    b. Gunakan ada Visa, MasterCard, American Express atau Discover. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
    c. Lengkap on-line pembayaran
    d. Real-time otorisasi dan penyelesaian
    e. Menerima pembayaran langsung dan aman
    f. Tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
    g. Buka 24 jam sehari
    Kelemahan dari cyber cash
    a. Keamanan dan serangan cyber cash berencana untuk meningkatkan panjang kunci asimetrisnya menjadi 1024 bit. Karena belum menggunakan sertifikat digital, maka tentunya saat pendaftaran konsumen secara on-line ke CyberCash, penyerang masih bisa mengganti kunci publik yang sedang dipertukarkan.
    b. Kepercayaan dan penipuan cyber cash.
    c. Pencatatan patut dicatat bahwa cyber cash tidak menerima detail transaksi, hanya sebagian data transaksi yang perlu saja.
    d. Penerimaan pembayaran dan biaya transaksi dilakukan melalui jaringan privat perbankan, jadi tidak melalui Internet.
    e. Wallet yang harus teregistrasi dengan bank pendukung.
    f. Transaksinya bersifat pseudo-anonim.
    g. Mudah untuk terjadinya penipuan.
    h. Pembuktian transaksi tidak diketahui.
    3. kartu kredit
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    a. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    b. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    c. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga. D
    d. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    f. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    h. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    i. (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    j. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    k. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    l. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    m. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    n. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    o. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    p. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    q. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    a. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    b. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    c. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    d. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    e. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    f. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    g. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    h. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    i. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Setelah mengamati kelebihan dan kelemahan dari kartu kredit, diharapkan kita sebagai konsumen dapat meniliti dengan seksama sebelum mengambil keputusan untuk memiliki kartu kredit. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kartu kredit yang ditawarkan malah memberikan petaka di kemudian hari. Diharapkan juga agar konsumen dapat lebih bijak dalam memakai fungsi dari kartu kredit itu sendiri (Enrice Irene).
    Contoh implementasi kartu kredit
    Kasus Penipuan Kartu Kredit pada Sistem Pembayaran Elektronik. Sistem pembayaran secara elektronik telah begitu mendominasi dalam era teknologi seperti sekarang dan banyak menarik minat para pemodal, pebisnis, perusahaan jasa pembayaran elektronik, perusahaan kartu kredit. Resiko yang harus ditanggung dalam sistem transaksi, banyak penyalahgunaan teknologi untuk kejahatan, mengingat transaksi elektronik umumnya mengandalkan teknologi internet, maka kasus-kasus kejahatan internet secara langsung berhubungan dengan kerentanan transaksi dan pembayaran elektronik yang dilakukan melalui internet ini. Maka tentu saja kejahatan teknologi internet berhubungan pula dengan sistem pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, sehingga muncullah apa yang dinamakan dengan tindak penipuan atau penyalahgunaan kartu kredit (credit card fraud).Kasus yang umum terjadi adalah kasus pemalsuan kartu kredit dengan berbagai tehnik terbaru, misalnya dengan teknik “Cardholder-Not-Present / CNP (Si Pemilik Kartu tidak Hadir saat transaksi) yang banyak terjadi di banyak negara akhir-akhir ini. Dengan semakin banyaknya jasa perbankan dan situs dagang yang menawarkan kemudahan jasa pembayaran dan finansial secara elektronik seperti internet banking, phone banking, dan e-commerce diiringi dengan penggunaan kartu kredit sebagai otorisasi transaksi maka para pelaku kejahatan yang mulanya bertindak secara fisik (begal, perampok, pencopet, dsb)

    4. Secure Electronic Transactions (SET)
    Ini merupakan dua raksasa kartu kredit dunia, yaitu Visa dan MasterCard. Yang mana bekerjasama untuk membuat satu standar. Dan sebagian besar penyedia jasa pelayanan pembayaran di internet telah setuju untuk mengikuti standar SET. Protokol SET dapat mendukung sistem pembayaran dengan kartu kredit, Charge Card, dan kartu debit. Walaupun, saat ini belum ada bank pengelola kartu debit yang mendukung protokol SET ini. Akan tetapi, transaksi dengan protokol SET ini sudah terlacak.
    Keunggulan dengan SET:
    1. Keamanan dalam pengiriman informasi dan pembayaran.
    2. Pedagang dapat melihat jati diri dari seorang konsumennya.
    3. Sistem pembayaran yang tidak terikat kepada suatu protokol perangkat keras atau perangkat lunak tertentu.
    4. Keamanan protokol SET yang menggunakan sertifikat digital.
    5. Pembuktian transaksi yang menggunakan tanda tangan digital.
    Kelemahan dengan SET:
    1. Belum adanya dukungan bank pengelola kartu debit dalam protokol SET ini.
    2. Protocol SET tidak cocok untuk transaksi micropayments.
    3. Informasi kartu konsumen yang meliputi tanggal kadaluarsa dan Personal Account Number (PAN), tidak dapat diketahui oleh pedagang.
    4. Spesifikasi SET yang tidak menjelaskan mengenai biaya tambahan atas transaksi.

    Contoh implementasi dari pembayaran secara elektronik
    1. Pembayaran tol elektronik, adalah sebuah adaptasi dari teknologi militer identifikasi teman atau lawan, yang bertujuan untuk menghilangkan kemacetan di jalan tol. Dia merupakan implementasi teknologi konsep pembayaran jalan. Dia menentukan apakah mobil-mobil yang melewati terdaftar dalam program, alarm bagi yang tidak terdaftar, dan mendebit secara elektronik rekening dari mobil terdaftar tanpa harus berhenti, atau membuka jendela. ETC pertama kali diperkenalkan pada 1987 di Aalesund, Norwegia.
    2. Pada bulan Februari 2010 PLN telah meluncurkan sistem aplikasi terpadu berupa pembayaran tagihan listrik secara online terpusat dengan menggunakan sistem P2APST (Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat).Sistem P2APST adalah suatu sistem pembayaran tagihan listrik dan non-tagihan listrik melalui bank dan/atau pihak selain bank secara online realtime per transaksi dan pelimpahan dana dilakukan dari account bank ke account PLN. Tujuan utamanya untuk mempercepat arus dana dan meningkatkan program revenue protection.Setelah sukses diterapkan di unit PLN di pulau Jawa dan Bali, PLN Wilayah Kalimantan Timur adalah PLN Wilayah Luar Jawa yang pertama kali bergabung dalam Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat (P2APST).Bergabungnya PLN Wilayah Kalimantan Timur dalam P2APST ini ditandai dengan pembayaran secara online kepada 10 pelanggan melalui ATM, teller dan Edisi Bank Bukopin oleh DIROPIT dan DIRUT BUKOPINJumlah pelanggan PLN Wilayah Kalimantan Timur sebanyak 463.908 Pelanggan dengan pendapatan Rp. 226.959.108.558 /bulan. Dengan bergabungnya PLN Wilayah Kalimantan Timur ke dalam P2APST memudahkan masyarakat dalam membayar rekening listrik selama didaerah tersebut terdapat ATM, atau Bank dan bagi PLN memudahkan dalam mengelola dan mengawasi pendapatan penjualan tenaga listrik.Sebelumnya PLN Kalimantan Timur telah melakukan program PPOB dengan menggaet beberapa bank dan collecting agent yang terdiri dari Bank Bukopin, BNI, BII, OCBC NISP, dan PT POS. Dengan masuknya Kalimantan Timur dalam P2APST diharapkan memberikan dorongan bagi unit lainnya untuk dapat segera bergabung dalam P2APST.
    Sumber: http://www.pln.co.id
    3. Tiket Pesawat yaitu selembar kertas dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah maskapai penerbangan atau biro perjalanan yang menyatakan bahwa seseorang yang tertera namanya telah membeli kursi di sebuah pesawat terbang. Tiket Pesawat berisikan data-data penumpang seperti : nama penumpang, maskapai/agen penerbit, kode tiket, kota asal dan tujuan, tarif, masa berlaku dan data-data lainnya. Sejalan dengan Perkembangan teknologi Informasi, tiket pesawat kini tidak lagi berbentuk buku, namun berupa tiket elektronik yang dikenal dengan e-ticket, pergeseran bentuk dokumen ke tiket elektronik secara langsung mengurangi biaya di sisi maskapai maupun agen/biro perjalanan.
    Begitu mudahnya, E tiket pesawat bisa di sampaikan lewat e-mail ataupun di informasikan kode bookingnya ke calon penumpang lewat SMS, dan konsumen dapat mencetaknya sendiri atau di counter maskapai penerbangan di bandara. Tiket pesawat pada saat ini, dapat di peroleh dengan mudah dan murah, berbekal jaringan internet kita bisa melihat harga-harga tiket tiap maskapai dan dapat melakukan transaksi pembelian tiket tersebut.www.tiketpesawat-11.com melayani reservasi dan booking tiket pesawat murah secara online untuk semua maskapai domestik Indonesia yaitu : Garuda Indonesia, Merpati Air lines, Lion Air, Batavia Airlines, Kartika Air lines, Citilink, Riau Airlines, Trans Nusa dengan berbagai kota-kota tujuan penerbangan di antaranya : Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya,Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Ujung Pandang, Gorontalo, Kupang, Maumere, Ambon, Papua dan kota-kota lainnya di Nusanatara.

    Posted by fitri ardiansari 09520028/akuntansi c | May 24, 2011, 7:08 am
  27. Nama : Eko Risky Ardiansyah (09520065)-Akuntansi C

    1. Smart Card
    Smart Card, yaitu kartu dengan chip silikon didalamnya yang biasanya disebut dengan microcontroller atau merupakan sebuah jenis kartu yang tertanam komponen chip sehingga kartu smart card ini memungkinkan untuk dapat digunakan sebagai media penyimpan data sekaligus media yang memiliki frekuensi dan media yang mampu berkomunikasi dengan alat pembaca dan penulis smart card. Smart card dilengkapi dengan sebuah teknologi pengamanan yang sangat tinggi melalui metode enkripsi sehingga penggunaan smart card saat ini cukup luas karena tingkat keamanan penggunaan kartu yang relatif terjamin.
    Keunggulan Smart Card:
    - kemampuan menyimpan beratus-ratus informasi dan sulit untuk dipalsukan.
    - Mudah untuk diprogram dan memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut di sisi aplikasinya.
    - Kemudahan mengakses data.
    - Keamanan menyimpanan data.
    - Perlindungan data dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
    - Fleksibilitas untuk dibawa dengan mudah dalam kegiatan sehari-hari.
    Kelemahan Smart Card:
    - Bila smart card sering diakses dengan tingkatnya kontak, maka antara smart card dengan reader dapat mengakibatkan korosi dan menempelnya kotoran.
    - Mudah patah.
    - Bisa tergores atau lecet.
    - Mudah untuk membuat imitasinya
    .
    2. Cyber Cash
    Keunggulan metode cyber cash:
    - Aman, swasta dan mudah digunakan. Dilindungi oleh tingkat diperbolehkan tertinggi enkripsi Internet dengan otentikasi terjamin.
    - Gunakan ada Visa, MasterCard, American Express atau Discover. Tidak ada kartu kredit khusus yang diperlukan.
    - Lengkap on-line pembayaran
    - Real-time otorisasi dan penyelesaian
    - Menerima pembayaran langsung dan aman
    - Tidak perlu menjaga ponsel mahal atau operasi faks
    - Buka 24 jam sehari
    Kelemahan metode cyber cash:
    - Kepercayaan dan penipuan cyber cash.
    - Pencatatan patut dicatat bahwa cyber cash tidak menerima detail transaksi, hanya sebagian data transaksi yang perlu saja.
    - Penerimaan pembayaran dan biaya transaksi dilakukan melalui jaringan privat perbankan, jadi tidak melalui Internet.
    - Wallet yang harus teregistrasi dengan bank pendukung.
    - Pembuktian transaksi tidak diketahui

    3. Kartu Kredit
    Kartu kredit merupakan alat bantu pembayaran yang lazim di sebagian masyarakat kita, bahkan kecenderungannya kartu kredit sudah merupakan gaya hidup. Kartu kredit bahkan memberikan banyak peluang tambahan bagi konsumen pengguna untuk mendapatkan kemudahan baik dalam bertransaksi maupun skema pembayaran yang bisa dicicil.
    Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain:
    a. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
    b. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efisien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik, dan tagihan air.
    c. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga. D
    d. kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar hotel, diskon makan di restoran, atau diskon belanja.
    e. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bisa membahayakan keselamatan kita.
    f. Pengeluaran akan tertera jelas di rekening giro, bisa untuk melakukan cross checking di rumah pada akhir bulan.
    g. Kartu kredit tertentu memberi servis asuransi kesehatan, perjalanan, pencurian, ataupun kerusakan barang yang dibeli dengan kartu tersebut (perlu dibicarakan pada bank pada saat transaksi).
    h. Pemilikan kartu kredit international mempermudah perjalanan anda ke luar negeri.
    i. (untuk satu account), baik berupa kartu identik dengan nomor identiti dan pin yang sama ataupun kartu tambahan yang berbeda nomor identiti dan nomor pin-nya.
    j. Bisa melakukan transaksi lewat internet (hati-hati dalam memilih website).
    k. Bisa belanja sekarang dan bayar bulan depan dengan bunga sekitar 2,5% – 3 % tergantung bank yang bersangkutan.
    l. Bisa melakukan transaksi bisnis di internet (e-commerce) dengan menuliskan nama dan nomor kartu kredit (16 digit).
    m. Bisa dianggap lebih bergengsi, karena orang yang mempunyai kartu kredit adalah orang yang berpenghasilan cukup besar.
    n. Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulannya.
    o. Tingkat keamanan yang cukup tinggi jadi bila kartu kredit kita dicopet, maka bisa segera melapor ke card center untuk melakukan pemblokiran kartu kredit.
    p. Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
    q. Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga diskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
    Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain:
    a. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
    b. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila di penjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
    c. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak dari kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentase bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
    d. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetik tidak terlalu baik keamanan-nya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
    e. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang di luar negeri, termasuk transaksi internet pada website yang berada di luar negeri.
    f. Nilai pertukaran uang ditentukan oleh bank penerbit, sehingga terkadang pihak bank agak seenaknya memberi rata rata harian nilai pertukaran uang.
    g. Jangan sampai berurusan dengan debt collector yang sering dipakai oleh pihak Bank di Indonesia untuk menagih hutang. Bisa jadi perabotan rumah tangga pun akan dibawa pada saat penagihan.
    h. Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
    i. Beban administratif dan beban bunga yang terlalu tinggi jika melakukan pengambilan uang di ATM.
    Setelah mengamati kelebihan dan kelemahan dari kartu kredit, diharapkan kita sebagai konsumen dapat meniliti dengan seksama sebelum mengambil keputusan untuk memiliki kartu kredit. Jangan sampai kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh kartu kredit yang ditawarkan malah memberikan petaka di kemudian hari. Diharapkan juga agar konsumen dapat lebih bijak dalam memakai fungsi dari kartu kredit itu sendiri (Enrice Irene).
    4. NETCHEX
    NetChex adalah suatu cara untuk menuliskan cek dengan media elektronik atau internet. NetChex tidak mengirimkan data sensitif seperti nomor rekening bank melalui internet, melainkan menggunakan Shadow Account, yakni berkorelasi dengan informasi konsumen beserta informasi rekening sesungguhnya.NetChex menjadi perpanjangan tangan dari rekening bank konsumen yang sudah ada dan proses kliring tetap dilakukan secara konvensional.
    Konsumen (pemberi cek) dan pedagang yang menerima cek harus memiliki dahulu Shadow Accont di gerbang pembayaran NetChex. Lalu, NetChex yang sudah terhubung langsung ke jaringan privat antarbank dapat memerintahkan pembayaran dari satu bank ke bank lain secara elektronik. Dan NetChex ini tergolong sistem pembayaran debit.
    Keunggulan NetChex:
    1. Mudah untuk mendapatkan programnya.
    2. Teridentifkasinya atau terlacaknya transaksi.
    3. Pedagang tidak perlu menggunakan perangkat lunak khusus.
    Kelemahan NetChex:
    1. Bisa tertipu oleh cek kosong.
    2. Pembuktian transaksi tidak dapat diketahui.
    3. Prosedur kliring yang memakan waktu lama.

    Contoh kasus dari pembayaran secara elektronik
    contoh kasus cyber crime:
    KEAMANAN KARTU KREDIT DAN SISTEM PEMBAYARAN ELEKTRONIK (E-PAYMENT)
    Kasus Penipuan Kartu Kredit pada Sistem Pembayaran Elektronik
    Kemudahan dalam transaksi perdagangan secara elektronik ternyata membawa beberapa masalah serius sehubungan dengan masalah keamanan dalam pembayaran secara elektronik yang diterapkan. Sistem pembayaran secara elektronik telah begitu mendominasi dalam era teknologi seperti sekarang dan banyak menarik minat para pemodal, pebisnis, perusahaan jasa pembayaran elektronik, perusahaan kartu kredit. Namun demikian kemudahan ini diiringi pula oleh resiko yang harus ditanggung dalam menggunakan sistem transaksi perdagangan seperti ini. Masalah utama yang dihadapi adalah begitu banyak penyalahgunaan teknologi untuk kejahatan, mengingat transaksi elektronik umumnya mengandalkan teknologi internet, maka kasus-kasus kejahatan internet secara langsung berhubungan dengan kerentanan transaksi dan pembayaran elektronik yang dilakukan melalui internet ini. Mengingat transaksi elektronik umumnya dilakukan dengan menggunakan pembayaran melalui kartu kredit sebagai aktivasi atau otentifikasi transaksi, maka tentu saja kejahatan teknologi internet berhubungan pula dengan sistem pembayaran yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, sehingga muncullah apa yang dinamakan dengan tindak penipuan atau penyalahgunaan kartu kredit (credit card fraud).
    Kejahatan penyalahgunaan kartu kredit ini muncul dengan berbagai versi. Kasus yang umum terjadi adalah kasus pemalsuan kartu kredit dengan berbagai tehnik terbaru, misalnya dengan teknik “Cardholder-Not-Present / CNP (Si Pemilik Kartu tidak Hadir saat transaksi) yang banyak terjadi di banyak negara akhir-akhir ini. Dengan semakin banyaknya jasa perbankan dan situs dagang yang menawarkan kemudahan jasa pembayaran dan finansial secara elektronik seperti internet banking, phone banking, dan e-commerce diiringi dengan penggunaan kartu kredit sebagai otorisasi transaksi maka para pelaku kejahatan yang mulanya bertindak secara fisik (begal, perampok, pencopet, dsb) kini mulai beralih ke dunia maya dengan harapan memperoleh target sasaran yang lebih besar, lebih menguntungkan dan resiko yang lebih kecil. Dengan berbagai cara mereka berusaha untuk mencari celah dan jalan yang bisa mereka susupi untuk menjalankan aksi-aksi kejahatan mereka.
    Ide pembayaran transaksi perdagangan secara elektronik bukanlah hal yang baru. Bahkan sejak tahun 1970-an dan awal 1980-an, berbagai metode dan tehnik pembayaran melalui jaringan komputer dan kartu kredit sudah mulai diperkenalkan, terutama di negara-negara maju. Semakin tidak mengherankan lagi bahwa beberapa tahun terakhir ini para pengguna internet dunia meningkat dengan pesat hingga mencapai 930 juta pengguna dan jumlah ini terus meningkat secara eksponensial dari waktu ke waktu. Sistem pembayaran secara elektronik baru benar-benar mendunia sekitar akhir tahun 1996 dan awal tahun 1997, dimana begitu banyak lembaga komersial maupun lembaga pendidikan mulai berlomba-lomba mengembangkan sistem pembayaran baru ini dengan berbagai cara dan variasi yang unik pula. Beberapa banyak pula yang gagal dalam menerapkan sistem pembayaran elektronik ini. Misalnya sistem cyber cash dan Digi cash yang mengalami kerugian saat memperkenalkan cara pembayaran elektronik dan kemudahan penarikan uang tunai.
    Sistem pembayaran elektronik (E-Payment) mengandalkan pada sistem pentransferan nilai mata uang melalui jaringan internet dan teknologi komunikasi sebagai sarana lalu lintas data finansial sehubungan dengan sistem perdagangan elektronik yang diberlakukan (e-commerce). Sistem pembayaran elektronik (E-Payment) yang umum dilakukan ada beberapa jenis, yaitu menurut kategori Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C).
    Masalah keamanan masih saja menjadi isyu utama dalam hal sistem pembayaran seperti ini karena resiko penipuan dan pemalsuan data elektronik masih saja ditemui sebagai kendala utama dalam sistem pembayaran elektronik ini. Bahkan dari tahun ke tahun jumlah kejahatan elektronik ini bukannya menurun malah semakin bertambah. Hal ini terutama terjadi karena semakin bertambahnya penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran secara luas, dimana celah ini dimanfaatkan oleh berbagai pelaku kejahatan terorganisir (baca= mafia) yang semakin merajalela melibatkan diri dalam berbagai aksi. Sebagai contoh, lebih dari satu dekade yang lalu kejahatan penipuan dan pemalsuan kartu kredit yang terjadi di Inggris mencapai jumlah kerugian sekitar 96.8 juta poundsterling. Dewasa ini angka itu meledak berkali lipat mencapai 402.4 juta poundsterling per tahun. Ini baru nilai nyata kerugian yang terlihat, belum nilai lain yang tidak langsung tampak seperti biaya yang harus ditanggung untuk pemulihan reputasi suatu lembaga finansial atau perusahaan, juga ongkos yang harus dikeluarkan untuk membiayai berbagai proses hukum sehubungan dengan kasus kejahatan yang menimpa suatu lembaga jasa finansial pembayaran atau perusahaan dagang yang menggunakan jasa pembayaran elektronik dalam transaksinya.
    Sistem pembayaran dengan kartu kredit merupakan sistem pembayaran populer yang banyak diterapkan di jasa perdagangan online di internet. Penggunaan sistem pembayaran dengan kartu kredit pertama kali diperkenalkan sekitar antara tahun 1949 (kartu kredit Diner’s Club) dan tahun 1958 (kartu kredit American Express). Kedua kartu kredit ini menggunakan strip atau pita magnetik dengan data yang tidak terenkripsi serta berbagai informasi yang hanya bisa dibaca (read-only information). Namun seiring dengan perkembangan teknologi, jenis-jenis kartu kredit yang ada sekarang merupakan jenis “kartu kredit berteknologi pintar” yang dilengkapi dengan ekripsi data dan kapasitas penampungan data yang lebih besar daripada jenis-jenis pendahulunya.
    Pada tahun 1996 Visa dan Master Card mengumumkan bahwa mereka telah bekerjasama mengembangkan sebuah protokol tertentu yang menjamin keamanan transaksi perbankan di internet. Proses ini melibatkan penggunaan teknologi enkripsi digital signature tingkat tinggi, juga sertifikat keamanan yang menyatu dengan proses transaksi itu sendiri sehingga tidak bisa diotak-atik oleh si pengguna sendiri atau bahkan orang lain yang berniat jahat. Biaya keamanan yang harus ditanggung oleh pengguna kartu kredit tentu saja tidak murah akibat adanya penggunaan teknologi yang berbasis keamanan ini, ini tercermin dari biaya transaksi yang tidak kecil setiap kali kartu kredit itu digunakan untuk transaksi.
    Setiap kali akan bertransaksi di internet, seorang pengguna kartu kredit haruslah menyediakan data detil pribadinya sebagai salah satu otorisasi transaksi baik untuk layanan jasa maupun jual beli barang yang diaksesnya di internet. Celah keamanan saat pengisian data pribadi yang berisi detil data si pemilik kartu kredit ini tampaknya menjadi semacam senjata makan tuan. Celah inilah yang banyak digunakan oleh para pelaku kejahatan internet untuk memalsukan otorisasi transaksi sehingga seakan-akan transaksi tersebut benar-benar telah valid disetujui oleh si pemilik kartu kredit.
    Namun demikian selain berbagai resiko keamanan, penggunaan kartu kredit masih mempunyai beberapa keunggulan seperti antara lain:
    - Kartu kredit memungkinkan Anda untuk membeli barang atau jasa tanpa harus membawa sejumlah uang secara tunai.
    - Setiap transaksi pembelian atau pengeluaran dana akan selalu tercatat dengan baik.
    - Anda bisa memesan suatu barang melalui surat (mail-order) dan kemudian dibayar dengan menggunakan kartu kredit
    - Kartu kredit memungkinkan Anda membeli barang berharga mahal dengan cara mencicil setiap bulannya.
    - Pada suatu kasus tertentu, Anda bisa menangguhkan pembayaran terhadap suatu barang yang sudah Anda beli bila Anda meragukan keamanan pembayaran yang akan Anda lakukan.
    - Memiliki kartu kredit berarti Anda tidak perlu merasa khawatir bepergian dan berbelanja ke luar negeri tanpa membawa mata uang lokal.
    - Dengan memiliki kartu kredit akan memudahkan Anda untuk pembayaran tagihan bulanan atau pun tagihan pajak secara otomatis.
    Dengan kehadiran cara pembayaran online menggunakan kartu kredit, kemudahan belanja jarak jauh semakin mungkin untuk dilakukan. Anda tidak perlu keluar negeri hanya untuk membeli barang produk buatan luar negeri. Cukup berbelanja melalui internet, dan melakukan pembayaran dengan kartu kredit, maka barang akan diantarkan sampai ke alamat Anda dengan selamat.
    Upaya-upaya pendeteksian dan pencegahan terhadap tindak penipuan dan penyalahgunaan kartu kredit semakin perlu dipertimbangkan dalam hal manajemen resiko yang diterapkan di berbagai industri kartu kredit dan perusahaan jasa layanan e-commerce.
    Menurut sebuah studi mengenai profitabilitas layanan kartu kredit oleh bank sehubungan dengan aspek Manajemen Kartu Kredit, industri perdagangan online dan jasa pembayaran online mengalami kerugian mencapai satu milyar dolar setiap tahunnya akibat adanya tindak penipuan dan penyalahgunaan kartu kredit. Ini baru dihitung dari besarnya kerugian akibat adanya kartu-kartu kredit yang kebobolan, belum dihitung berapa besar kerugian yang dibebankan kepada para merchant (pedagang) akibat tindak penipuan melalui mail-order atau telephone order ; biasa disebut MOTO (layanan jual beli melalui transaksi surat menyurat; semacam katalog dan jual beli melalui telepon ; biasa dilakukan di negara-negara maju).
    Tingkat kerugian ini meningkat dengan drastis dalam beberapa tahun terakhir ini, dimana tindak penipuan dan pemalsuan kartu kredit biasanya menggunakan tehnik terbaru yaitu dengan mengakali sistem pembayaran Cardholder-Not-Present (CNP) yang biasa diterapkan dalam sistem pembayaran transaksi online di internet, kemudian dikenal dengan istilah CNP Fraud. Di Inggris sendiri pada tahun 2004,kejahatan CNP fraud sendiri telah menyebabkan kerugian senilai 116.4 juta poundsterling, sementara itu di Amerika hal yang sama menyebabkan kerugian sebesar 428.2 juta dolar, sementara di Perancis menyebabkan kerugian sekitar 126.3 juta frank dalam periode yang sama. (Financial Times, January 2005; UN World Report on Electronic Fraud, December 2004).

    Posted by eko risky ardiansyah 09520065/akuntansi c | May 24, 2011, 7:11 am
  28. Hello, I think your
    site might be having browser compatibility issues. When I look
    at your
    blog site in Safari, it looks fine but when
    opening in Internet Explorer, it has some overlapping. I just wanted to give you a quick
    heads up! Other then that, excellent blog!

    Posted by Sheldon | April 10, 2013, 4:05 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: