you're reading...
Agent of Change

Apakah Anda Mengalami “LISTENING IMPAIRMENT?”

Pertanyaan yang cukup menggelitik. Apaan sih listening impairment? aneh-aneh saja, setahu saya kalau di akuntansi ada istilah yang namanya impairment test misalnya untuk menilai apakah goodwill mengalami penurunan nilai atau tidak. Tetapi listening atau mendengarkan kok bisa ya mengalami impairment?

Listening Impairment berbeda dengan Hearing impairment.istilah apa pula ini. Perbedaan sederhannya adalah sebagai berikut:

Listening impairment adalah kondisi dimana si pendengar memilih untuk tidak mendengarkan apa yang sedang dikatakan. Sedangkan hearing impairment adalah kehilangan pendengaran.

 Listening impairment bisa terjadi karena:

1. Si pendengar menolak untuk menerima informasi dan memblokir makna yang sesungguhnya

2. Si pendengar lebih memilih berbicara daripada mendengar dan sebagai akibatnya menggunakan waktu mendengar untuk memikirkan apa respon yang harus diberikan selanjutnya

3. Si pendengar merasa bahwa informasi yang diberikan terlalu menyakitkan sehingga ia melindungi

4. Si pendengar melihat dirinya sebagai seorang ahli dan tidak butuh untuk mempelajari hal yang lainnya

5. Si pendengar memiliki informasi yang berbeda dengan si pembicara dan tidak mau menerima perbedaan tersebut

6. Si pendengar cenderung ingin diperhatikan atau memiliki kepribadian yang selalu merasa tidak aman serta tidak mengijinkan orang lain untuk berbicara

7.  Si pendengar tidak mau mendengarkan informasi baru sehingga tidak bisa menyerap informasi yang sedang dikatakan

8. Si pendengar memiliki persepsi komplek bahwa semua orang mengkritiknya dan dia tidak menganggap kritikan atau informasi yang disampaikan sebagai umpan balik yang positif

Sebenarnya dengan mendengarkan kata hati seringkali dapat mencegah kita melakukan kesalahan yang mungkin dapat merusak kehidupan personal maupun profesional. Kata hati mengingatkan kalau kita bertindak kurang benar. Bahkan sejak jaman dulu sampai sekarang orang-orang tua kita memberikan nasehat bijak juga karena pengalaman-pengalaman yang lampau.

Mendengarkan yang efektif seharusnya berdasarkan pada landasan hati yang memiliki:

  1. Karakter kuat yang memiliki nilai-nilai dan etika moral
  2. Sense spiritual atau sense utama untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah
  3. Kebanggaan diri yang positif  dan citra diri yang menunjukkan bahwa Anda berharga
  4. Tujuan dan arah hidup, jalan pintas tidak akan dipilih tanpa pemikiran yang matang
  5. Kecerdasan emosi dalam mengelola perasaan serta mengontrol impulse
  6. Emphathy terhadap orang lain dan juga memiliki sikap postif dalam menghadapi hidup
  7. Gairah dalam bekerja serta menunjukkan aktivitas pengembangan diri
  8. Belajar dari kesalahan berdasarkan pengalaman-pengalaman yang sebelumnya
  9. Mempertimbangkan segala aspek yang terlibat sebelum mengambil keputusan.

Nah jika membaca uraian diatas, sebenarnya patut menjadi renungan apakah kita termasuk orang-orang yang mengalami listening impairment, entah itu terkait dengan pekerjaan, dunia perkuliahan, atau dalam kehidupan sehari-hari ketika berinteraksi dengan orang lain? Tanpa kata impairment, menurut anda apakah listening berbeda dengan  hearing? Sekarang anda berada pada taraf yang mana “listening” atau “hearing”??

Reading Source: Service with A Heart – Achieving EQ for Outstanding Customer Service by Patricia Patton

About yuniartihidayah

Monash University, Australia, PPAK UB Interests: Listening to music, reading, traveling, eating delicious food, and networking

Discussion

5 thoughts on “Apakah Anda Mengalami “LISTENING IMPAIRMENT?”

  1. menurut saya listening impairment yaitu pura pura gak mendengarkan pa yang telah ia dengar. atau suwaktu di beri nasehat masuk kuping kanan keluar kuping kiri he he gitu ya bu,,,,

    Posted by bams Akun A 4 | May 23, 2011, 12:01 pm
  2. reading this article make me remember what Prophet said” undur ma kolla wala tandur man kolla”consider what is said and do not look at people who say” There is a good strategy when the listener does’t respect with us, we should patient, giving opportunities for him to speak, we should try to listen him more respectfully, and giving a good respont for what he said.

    I think after this, he is more respect and he didn’t force us to agree what he said, it’s make the conversation more enjoy and interesting. ” Good speaker begins from good listener”

    Posted by citra priski abadi | May 24, 2011, 9:53 pm
    • Fact said that listening is proven more harder than just hearing. Listening involves all of our senses and also thought as well, and often during the process we lost tracks. Therefore, I’m agree with your final remarks that good speaker begins from good listener

      Posted by yuniartihidayah | May 25, 2011, 10:25 am
  3. Sometimes, I do it! I ignore when my friends said to me, in fact I know if my act is wrong, astaghfirullah!
    After read this article, I hope I will and I try to be good listener, hehe

    Posted by dewi rossilia | June 1, 2011, 6:27 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: