My Lecture Schedules

Office:

Yuniarti Hidayah Suyoso Putra

Accounting Dept. 1st Floor, Faculty of Economics UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Consultation Hours:

  • Please Notice My Lecture Schedules or
  • Leave your requests, comments or suggestions  in “Leave a comment” menu, I will reply it as soon as possible

My Lecture Schedules Tahun Akademik 2012/2013 Semester GENAP

No Hari Pukul Matakuliah Ruang Kelas Jurusan
1 Senin 09.00 – 11.40 SIA B.202 AKUNTANSI
2 Senin 12.20 – 14.50 LAB SIA LAB KOMPT AKUNTANSI AKUNTANSI
3 Selasa 12.20 – 14.50 LAB SIA LAB KOMPT AKUNTANSI AKUNTANSI
4 Rabu 08.10 – 10.40 AUDIT BANK C105 D3 PERBANKAN
5 KAMIS 08.10 – 10.40 ACCOUNTING Micro Teaching INTERNATIONAL CLASS PROGRAM -SOCIAL SCIENCE
6 Kamis 12.20 – 14.00 BUSINESS ENGLISH II B.310 BAHASA & SASTRA INGGRIS

Note: Any changing schedules to be advised

Discussion

3 thoughts on “My Lecture Schedules

  1. for Case study SIA1 :

    pengertian internal control adalah Resiko diartikan sebagai adanya hubungan dengan ketidakpastian ini terjadi oleh karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Atau dalam situs ini juga diartikan secara umum yaitu sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan. Dan Resiko tersebut dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu :

    Risiko spekulatif adalah suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian. SedangkanResiko murni adalah sesuatu yng hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan.
    Sedangakan Ancaman merupakan suatu keadaan yg dapat membahayakan baik itu dari dalam (intern) ataupun dari luar (ekstern), biasana bersifat6 merugikan.

    sedangkan untuk risk exposure adalah obyek yang rentan terhadap risiko dan berdampak pada kinerja perusahaan apabila risiko yang diprediksikan benar-benar terjadi. Eksposur yang paling umum berkaitan dengan ukuran keuangan, misalnya harga saham, laba, pertumbuhan penjualan, dan sebagainya.

    Posted by Bakti wardiyanah -09520040- Accounting C | June 3, 2011, 3:37 pm
  2. Case study SIA2

    Dalam arti sempit : Pengendalian Intern disamakan dengan “Internal Check” yang merupakan prosedur-prosedur mekanisme untuk memeriksa ketelitian dari data-data administrasi, seperti mencocokkan penjumlahan Horizontal dengan penjumlahan Vertikal.

    Dalam arti luas: Pengendalian Intern dapat disamakan dengan “Manajemen Control”, yaitu suatu sistem yang meliputi semua cara-cara yang digunakan oleh pimpinan perusahaan untuk mengawasi/mengendalikan
    perusahaan.
    Dalam

    pengertian Pengendalian Intern meliputi : Struktur Organisasi, formulir- formulir dan prosedur pembukuan dan laporan (Administrasi), budget dan standart pemeriksaan intern dan sebagainya. (Hartanto, 1997 : 51).
    dan dari kedua makna di atas, pengertian pengendalian intern dapat disimpulkan bahwa, Sistem Pengendalian Intern merupakan suatu “Sistem” yang terdiri dari berbagai macam unsur dengan tujuan untuk melindungi harta benda, meneliti ketetapan dan seberapa jauh dapat dipercayai data akuntansi, mendorong efisien operasi dan menunjang dipatuhinya kebijaksanaan Pimpinan.

    dibedakan atas pengendalian Intern yang bersifat accounting dan
    administrasi. (Ikatan Akuntansi Indonesia, 1998 : 23).

    Dari keempat definisi yang diungkapkan di atas tersebut, dapat disimpulkan bahwa, Sistem Pengendalian Intern merupakan suatu “Sistem” yang terdiri dari berbagai macam unsur dengan tujuan untuk melindungi harta benda, meneliti ketetapan dan seberapa jauh dapat dipercayai data akuntansi, mendorong efisien operasi dan menunjang dipatuhinya kebijaksanaan Pimpinan.
    2.
    Tujuan Pengendalian Intern

    Pengendalian Intern yang diciptakan dalam suatu perusahaan harus mempunyai beberapa tujuan. Sesuai dengan definisi yang dikemukakan AICPA tersebut diatas, maka dapatlah dirumuskan tujuan dari Pengendalian Intern yaitu :

    a. Menjaga keamanan harta milik perusahaan.
    b. Memeriksa ketelitian dan kebenaran data akuntansi.
    c. Memajukan efisiensi operasi perusahaan.
    d. Membantu menjaga kebijaksanaan manajemen yang telah
    ditetapkan lebih dahulu untuk dipatuhi. (Zaki, 1999:14).
    Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, maka perlu adanya syarat-syarat tertentu untuk mencapainya, yaitu unsur-unsur yang mendukungnya,Unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern

    Dalam buku Akuntansi Keuangan (Zaki, 1999; 15) bahwa penerapan unsur-unsur sistem pengendalian intern dalam suatu perusahaan tertentu harus mempertimangkan biaya dan manfaatnya. Suatu Sistem Pengendalian Intern yang baik haruslah bersifat cepat, murah dan aman, sehingga perusahaan dapat menjalankan operasinya dengan lancar, terjamin keamanannya dan biaya pengawasan yang dibutuhkan relatif tidak mahal. Prinsip-prinsip umum Sistem Pengendalian Intern hanya berlaku sebagai pedoman, bukan merupakan suatu keharusan yang ditetapkan secara baku.

    Posted by Bakti wardiyanah -09520040- Accounting C | June 3, 2011, 4:12 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: